Tuesday , 20 November 2018
Breaking News
Home / Properti / Apartemen & Perhotelan / Sasar Konsumen, BTN Buka KCP Green Pramuka

Sasar Konsumen, BTN Buka KCP Green Pramuka

(Kiri-Kanan) Eddy Hartono, Komisaris PT Duta Paramindo Sejahtera didampingin Jeffry Yamin, Marketing Director Green Pramuka, saat memaparkan tentang dibukanya KCP BTN di Green Pramuka. (30/10/2017)

Potensi pasar dari Apartemen Green Pramuka City, Jakarta Pusat yang begitu tinggi, tidak lepas dari bidikkan kalangan perbankan. Salah satunya PT Bank Tabungan Negara Tbk, (BTN).

Meski saat ini dikatakan kondisi ekonomi nasional mengalami pelemahan, namun  BTN justru menggandeng pengembang Green Pramuka City dengan membuka kantor Cabang Pembantu di kawasan hunian tersebut.

Menurut Kepala Cabang BTN Kelapa Gading Square, Muhammad Faiz, target tinggi Green Pramuka City seiring dengan target penambahan kantor jaringan BTN sampai akhir 2017 yang merupakan bagian dari perampungan rencana bisnis bank (RBB).

“Dibukanya cabang di Green Pramuka City merupakan bagian dari target pengembangan jaringan kantor cabang. Hingga akhir tahun 2017, BTN menargetkan membuka 41 kantor cabang pembantu dan 22 kantor kas baru,” tutur Muhammad Faiz, disela-sela peresmian KCP BTN Green Pramuka. (30/10).

Faiz juga menambahkan, BTN Kcp Green Pramuka ini merupakan kantor cabang ketiga yang menggunakan Smart Brands. “jadi semua sistem disini sudah menggunakan sistem digital. Sehingga akan memudahkan nasabah dalam melakukan aktivitas perbankannya,” ujarnya.

Adapun yang menjadi target sasaran BTN tersebut adalah Ibukota Provinsi dan Kabupaten Kota yang berpotensi memiliki Dana Pihak Ketiga (DPK) yang besar, juga mampu membeli ataupun menambah pertumbuhan jumlah KPR baik yang subsidi ataupun non subsidi.

Hal tersebut dijadikan target karena dapat memberi keuntungan besar kepada bank juga dapat melayani nasabah dan mampu memberikan pinjaman dengan bunga yang rendah.

Hal tersebut terlihat pada bagaimana BTN tidak hanya mengembangkan konvensional channel  tapi juga mengembangkan digital channel yang terus mengalami penyempurnaan.

Bahkan baru-baru ini BTN akan meluncurkan pemakaian QRP yang mana akan lebih menguntungkan dari pada pemakaian EDC. Rencananya, akan diluncurkan sebelum ulang tahun BTN atau sebelum 2017 ini berakhir. Saat ini BTN sedang menunggu izin Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dalam kesempatan itu, Muhammad Faiz juga menegaskan keoptimisannya terhadap realisasi pertumbuhan kredit yang meningkat sebab terdapat indikator baik pada permintaan kredit properti pada semester kedua ini. Hal tersebut terlihat dari proyeksi pertumbuhan ekonomi di Jakarta dan Banten.

Sementara itu, Marketing Director Green Pramuka, Jeffry Yamin menyatakan terima kasihnya kepada BTN yang telah melibatkan Green Pramuka City sebagai bagian pengembangan jaringan kantor cabang BTN di Jabodetabek.

“Tentu kami senang dengan kerjasama ini, artinya bank sekelas BTN yang memimpin di sektor kredit properti pun percaya dengan kredibilitas hunian Green Pramuka dengan konsep one stop living merupakan pasar yang besar bagi industri perbankan,” ujar Jeffry yang mendampingi Eddy Hartono, Komisaris PT Duta Paramindo Sejahtera.

Kerjasama BTN dan Green Pramuka, lanjutnya, sangat tepat mengingat hingga akhir tahun ini Green Pramuka akan membukukan kenaikan penjualan yang cukup signifikan. Kenaikan ini bertolak belakang dengan penjualan sepanjang dua tahun lalu yang sempat melemah.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*