Rumah Aman Saat Mudik Dengan Perangkat Schneider | Property & Bank
Saturday , 16 December 2017
Home / Indeks Berita / Rumah Aman Saat Mudik Dengan Perangkat Schneider

Rumah Aman Saat Mudik Dengan Perangkat Schneider

Schneider - 1TEKNOLOGI-Schneider Electric, perusahaan global di bidang pengelolaan energi dan automasi hari ini menghadirkan perbincangan mengenai persiapan yang harus dilakukan sebelum pulang mudik, terutama untuk melindungi rumah atau gedung dari potensi bahaya listrik yang dapat berujung pada kebakaran.

Di kesempatan yang sama, diperkenalkan pula sebuah inovasi terbaru yaitu Residual Current Circuit Breaker with Over Current Protection (RCBO), perangkat listrik yang menggabungkan fungsi Mini Circuit Breaker (MCB) dan Earth Leakage Circuit Breaker (ELCB) sehingga seluruh penghuni rumah dapat terlindung dari bahaya hubungan arus pendek dan beban lebih (overload), sekaligus dari ancaman sengatan listrik akibat arus bocor.

Saat mudik, kita meninggalkan rumah atau bangunan tanpa penjagaan dan pengawasan. Kondisi tanpa penghuni ini terkadang menimbulkan potensi masalah jika sebelumnya pemiliknya tidak mempersiapkan keamanan rumah dan bangunan, seperti insiden kebakaran akibat arus pendek listrik. Faktanya, menurut data dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta, tahun lalu sebanyak 52 kasus kebakaran terjadi di DKI Jakarta saat musim mudik Lebaran (9-17 Juli 2015), dan penyebabnya didominasi oleh hubungan pendek arus listrik.

Mateus Bernath selaku Vice President Partner Retail Business Schneider Electric Indonesia berkomentar, “Schneider Electric memiliki solusi lengkap untuk membantu masyarakat melindungi diri dari berbagai bahaya listrik. Misalnya, agar terlindung dari bahaya arus pendek yang berujung pada potensi kebakaran, kita harus menggunakan MCB yang akan bekerja atau trip ketika terjadi arus pendek atau saat daya listrik yang kita gunakan melebihi arus nominal yang tertera pada MCB. Namun perlu diingat, MCB tidak memiliki kemampuan untuk melindungi diri dan keluarga kita dari bahaya sengatan listrik karena ia tidak memiliki kemampuan untuk mendeteksi arus bocor.”

MCB ukuran terkecil yang umum dipakai adalah 2 A, dan ukurannya akan semakin besar mengikuti daya listrik di rumah kita. Sehingga jika terjadi kebocoran arus yang melewati tubuh kita sebesar 220 mA secara teori tidak akan membuat MCB bekerja atau trip karena arus tersebut dianggap sebagai beban (load), dan bukan sebagai gangguan.

Untuk mengantisipasi hal ini, dibutuhkan solusi tambahan di dalam box MCB kita, yaitu ELCB yang dapat melindungi aset dari kebakaran (300mA) dan melindungi manusia dari bahaya sengatan listrik (30mA).

Frankco Nasarino selaku Product Marketing Partner Retail Business Schneider Electric Indonesia menjelaskan, “Kini, seiring dengan berkembangnya teknologi dan juga kebutuhan masyarakat akan kepraktisan, Schneider Electric menghadirkan solusi terbaru yaitu RCBO yang menggabungkan kedua fungsi MCB dan ELCB. Jadi, selain berfungsi untuk memutus arus listrik secara otomatis apabila terjadi hubungan arus pendek karena beban arus berlebih, RCBO juga berfungsi untuk memutus arus listrik saat terdeteksi adanya kebocoran arus listrik ke tanah.”

Selain dari sisi keamanan, aspek lain yang tak kalah penting untuk dipastikan saat meninggalkan rumah dalam waktu yang lama adalah power supply yang konstan untuk alat-alat listrik yang harus standby menyala. Hal ini menjadi penting di tengah potensi lonjakan listrik yang mungkin saja terjadi.

Memiliki power supply yang konstan dan handal sangatlah penting, dan Schneider Electric berkomitmen untuk menyediakan solusi power yang terintegrasi untuk melindungi perangkat listrik penting di rumah, termasuk perangkat yang bekerja dalam jaringan, seperti CCTV rumah.

 

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*