Friday , 20 September 2019
Home / Indeks Berita / Sebanyak 1.173 Prajurit Zeni TNI AD Ikuti Program Sertifikasi Bidang Konstruksi

Sebanyak 1.173 Prajurit Zeni TNI AD Ikuti Program Sertifikasi Bidang Konstruksi

1.173 Prajurit Zeni Angkatan Darat dapatkan sertifkasi konstruksi

UMUM — Sebagai upaya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) bidang konstruksi melalui program percepatan sertifikasi, Kementerian PUPR menggandeng seluruh stakeholders konstruksi termasuk Kementerian/Lembaga untuk bersama mewujudkan tenaga kerja konstruksi Indonesia berkompetensi yang dijamin melalui sertifikat.

Setelah sebelumnya menjalin kerja sama diantaranya dengan Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Pendidikan Nasional, perguruan tinggi, dan sekolah menengah, kali ini Kementerian PUPR menggandeng TNI Angkatan Darat (AD) untuk turut menjamin kompetensi para prajurit TNI AD dalam membangun infrastruktur terutama di daerah perbatasan atau rawan konflik yang perlu penanganan khusus.

BACA JUGA :   Terjual 70%, Bhuvana Ciawi Targetkan Beroperasi 2017

Menteri Basuki menyadari bahwa pembangunan Infrastruktur memerlukan kerja sama dari semua pihak, termasuk militer. Dan hal ini sudah terbukti di mana tidak sedikit proyek infrastruktur terutama di daerah rawan yang mendapat penjagaan militer, bahkan mereka pun terjun langsung dalam pelaksanaan konstruksi.

“Apresiasi setinggi-tingginya kepada Zeni TNI AD yang turut menjalankan peraturan Undang-Undang No 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi yang menyebutkan bahwa setiap tenaga kerja konstruksi yang bekerja pada pembangunan konstruksi harus memiliki kompetensi dan kualitas yang terjamin melalui sertifikat. Untuk itu kini saatnya TNI AD pun mendapat sertifikasi kompetensi tenaga kerja,” ungkap Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat membuka kegiatan Sertifikasi Kompetensi Prajurit Zeni TNI AD, Kamis (16/05).

BACA JUGA :   Terus Ekspansi, YELLO Hotels Buka Hotel Baru di Kota Manado

Menteri Basuki menambahkan selama ini keterlibatan TNI di bidang infrastruktur tidak hanya jalan dan jembatan saja seperti Jalan Trans Wamena-Mumugu dan Jalan Pararel Perbatasan Kalimantan dan Papua, akan tetapi juga terlibat dalam pembangunan infrastruktur pascabencana seperti di Pidie Aceh, Garut Jawa Barat, Lombok NTB, Palu Sulawesi tengah, serta erupsi Gunung Sinabung.

“Untuk itu ke depannya kalau diijinkan, para prajurit yang sudah disertifikasi ini bisa dilibatkan dalam proyek pembangunan Bendungan agar memperoleh pengalaman,” tambahnya.

Kegiatan sertifikasi kompetensi bidang konstruksi ini merupakan usulan dari Direktorat Zeni Angkatan Darat kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jenderal Bina Konstruksi untuk mensertifikasi sebanyak 1.173 Prajurit Zeni Angkatan Darat di wilayah DKI Jakarta.

BACA JUGA :   Gree Hadirkan Pendingin Udara Premium

Permintaan ini akan terus ditindaklanjuti oleh Ditjen Bina Konstruksi dengan menginstruksikan ke semua Balai Jasa Konstruksi Wilayah di seluruh Indonesia untuk melaksanakan sertifikasi kompetensi bidang konstruksi bagi Prajurit Zeni AD tidak hanya di Jakarta tetapi juga di seluruh Indonesia.

Para prajurit Zeni TNI AD akan mendapatkan pembekalan dengan materi regulasi peraturan jasa konstruksi dan materi keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi (K3). Selanjutnya para peserta akan melaksanakan proses sertifikasi menggunakan metode wawancara yang dilakukan oleh tim assesor dari LPJKP DKI Jakarta.

BACA JUGA :   The HUD Institute Gelar Dialog Nasional Perumahan Rakyat

“Dengan semangat dan sinergi yang kuat kita dapat meningkatkan daya saing Infrastruktur, menciptakan infrastruktur yang handal, serta menciptakan tenaga kerja konstruksi yang kompeten dan berdaya saing”, ungkap Basuki.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Direktur Jenderal Bina Konstruksi Syarif Burhanuddin, Dirjen Bina Marga Sugiyartanto, Staf Ahli Menteri Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat Sudirman, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letnan Jenderal TNI Tatang Sulaiman, Direktur Korps Zeni TNI AD Brigadir Jenderal TNI M. Munib, Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Dewi Chomistriana, dan Ketua LPJK Nasional Ruslan Rivai.

Check Also

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

Sah, Anggaran PUPR Di 2020 Sebesar Rp 120,21 T, Khusus Perumahan Rp 8,48 T

EKONOMI – Alokasi anggaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam RAPBN TA 2020 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit Edisi Terbaru

Majalah Property&Bank
Edisi. 163

Pesan Sekarang!
close-link