ofis taşıma evden eve nakliyat evden eve nakliyat ofis taşıma evden eve nakliyat evden eve nakliyat sarıyer evden eve nakliyat evden eve nakliyat evden eve nakliyat kartal escort pendik escort tuzla escort izmit escort kurtkoy escort atasehir escort istanbul escort sex hikaye fuck google sex hikayeleri kurtkoy escort kurtkoy escort kurtkoy escort istanbul travesti kurtköy escort kurtköy escort kurtköy escort maltepe escort ataşehir escort Bahis Poker oyna kadıköy escort Böcek İlaçlama Ataköy Escort beylikdüzü escort ankara escort beşiktaş escort ankara escort ankara escort ankara escort bursa sınırsız escortlar beylikdüzü escort avcılar escort Ataköy escort beylikdüzü escort beylikdüzü escort istanbul travesti izmir travesti gebze escort ataköy escort ankara escort ankara escort şişli escort ankara escort bayan ankara escort antep escort astropay adana seo astropay card astropay kart astropay kart al astropay card al ucuz astropay ucuz astropay satın al canlı bahis kaçak bahis siteleri Sejak 2010, PPDPP Telah Salurkan FLPP Rp 28,26 T | Property & Bank
Monday , 25 September 2017
Home » Indeks Berita » Sejak 2010, PPDPP Telah Salurkan FLPP Rp 28,26 T

Sejak 2010, PPDPP Telah Salurkan FLPP Rp 28,26 T

Direktur Utama PPDPP, Budi Hartono (dua dari kiri) saat jumpa pers

Direktur Utama PPDPP, Budi Hartono (dua dari kiri) saat jumpa pers

BERITA PROPERTI – Hingga saat ini, Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) telah menyalurkan dan mengelola dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dari tahun 2010 sampai dengan bulan Februari tahun 2017 untuk 496.475 unit rumah dengan nilai FLPP sebesar Rp28,26 triliun.

Direktur Utama PPDPP, Budi Hartono menjelaskan, sebaran penyaluran dana FLPP tahun 2010 sampai dengan bulan Februari 2017 berdasarkan bank pelaksana, 3 (tiga) tertinggi adalah: (1) Bank BTN dengan jumlah 435.120 unit (87,64%); (2) Bank BTN Syariah dengan jumlah 31.454 unit (6,34%); dan (3) Bank BRI Syariah sebesar 9.836 unit (1,98%).

“Sebaran penyaluran dana FLPP tahun 2010 sampai dengan bulan Februari 2017 berdasarkan provinsi, 3 (tiga) tertinggi adalah provinsi Jawa Barat dengan jumlah 187.451 unit (37,76%), kemudian menyusul provinsi Banten dengan jumlah 51.914 unit (10,46%), dan yang ketiga adalah provinsi Jawa Timur sebesar  33.245 unit (6,70%),” tegas Budi.

Pada tahun 2017 telah ditandatangani Perjanjian Kerjasama Operasional antara PPDPP dengan 27  bank pelaksana yaitu: Bank BJB, Bank BJB Syariah, Bank Artha Graha, Bank BRI, Bank BRI Syariah, Bank Sumut, Bank Sumut Syariah, Bank NTB, Bank DIY, Bank Papua, Bank Jambi, Bank Sumselbabel, Bank Sumselbabel Syariah, Bank Kalsel, Bank Kalteng, Bank Nagari, Bank NTT, Bank Sultra, Bank Jateng, Bank SulutGo, Bank Riau Kepri, Bank Sulselbar, Bank Sulselbar Syariah, Bank Mayora, Bank Jatim, Bank BNI dan Bank Mandiri.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*