Thursday , 17 August 2017
Home » Breaking News » Sejumlah BUMN Kucurkan Rp5 T Untuk Becakayu

Sejumlah BUMN Kucurkan Rp5 T Untuk Becakayu

Progres pengerjaan Tol Becakayu

Progres pengerjaan Tol Becakayu

INFRASTRUKTUR-Sinergi antar BUMN kembali mewujudkan salah satu infrastruktur penting yang dapat mendukung akselerasi pembangunan infrastruktur. Kali ini, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menyalurkan kredit sindikasi untuk kelompok usaha Waskita Karya dalam membangun jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu). Nilai kredit yang disalurkan lebih dari Rp5 triliun.

Pembiayaan dilakukan dalam 2 tahap. Pada tahap kontruksi proyek jalan tol, pembiayaan diberikan dalam bentuk kredit modal kerja kepada PT Waskita Karya (Persero) Tbk dan PT Waskita Beton Precast selaku turn key contractor masing-masing sebesar Rp735,6 miliar dan Rp1,70 triliun.

Pada tahap proyek jalan tol beroperasi, pembiayaan diberikan dalam bentuk kredit investasi sebesar Rp3,49 triliun kepada PT Kresna Kusuma Dyandra Marga selaku investor dan operator tol yang saat ini 60% sahamnya dikuasai PT Waskita Toll Road. BNI dan BRI bertindak sebagai Joint Mandated Lead Arranger (MLA). Adapun Agen Fasilitas dan Agen Penampungan juga ditangani oleh BNI. Sedangkan BRI bertindak sebagai Agen Jaminan.

Penandatanganan Perjanjian Kredit ini dilaksanakan di Jakarta, Jumat (30 Oktober 2015). Hadir pada kesempatan tersebut Direktur Keuangan BNI Rico Budidarmo dan Direktur BRI Haru Koesmahargyo.

Direktur Keuangan BNI Rico Budidarmo mengungkapkan, penyaluran kredit pada proyek pembangunan Jalan Tol Becakayu ini merupakan upaya yang dilakukan BNI untuk mengoptimal fungsi intermediari perbankan nasional. BNI sendiri telah menegaskan akan mendukung program-program pembangunan negara, terutama pada bidang energi, industri, dan infrastruktur.

Hal senada juga disampaikan oleh Direktur BRI, Mohammad Irfan bahwa dukungan ini merupakan upaya nyata dunia perbankan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di Indonesia. Penandatanganan ini sekaligus membuktikan dukungan dari dunia perbankan kepada Waskita Group untuk mempercepat penyelesaian pembangunan Tol Becakayu tersebut.

Tol Becakayu yang memiliki panjang 21,04 km ini terbagi atas dua seksi yaitu Seksi I sepanjang 11 km (ruas Casablanca – Jaka Sampurna), dan Seksi II sepanjang 10,04 km (ruas Jaka Sampurna – Duren Jaya). Dimana, seksi I menelan biaya investasi Rp5 triliun, biaya konstruksi Rp4,6 triliun dan masa konsesi 45 tahun (sejak SPMK).

Sebagai bagian dari Jaringan jalan Tol di Jabodetabek, Jalan Tol Becakayu memiliki peranan penting dalam memperlancar arus lalu lintas, distribusi barang dan jasa yang menghubungkan Provinsi DKI Jakarta dengan Kota Bekasi dan sekitarnya. Progress yang telah dicapai sampai dengan September 2015 adalah 27,5%. Target operasi jalan tol ini direncanakan mulai pada bulan Desember 2017.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*