Tuesday , 11 December 2018
Breaking News
Home / Indeks Berita / Serpong Bangun Cipta Bantah Terlibat Bangun Jalan Puspitek

Serpong Bangun Cipta Bantah Terlibat Bangun Jalan Puspitek

Banara Serpong

BERITA PROPERTI – PT Serpong Bangun Cipta, pengembang perumahan Banara Serpong yang berlokasi di wilayah Kota Tangerang Selatan, memastikan bahwa mereka tidak terlibat dalam rencana pembangunan jalan yang hendak mengintegrasikan jalan provinsi yang melintas di kawasan Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek).

Rencana pembangunan jalan tersebut, akan melintas dari perempatan Muncul di Kecamatan Setu, Tangsel, Banten hingga ke selatan di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Meski diyakini bakal meningkatkan perekonomian di wilayah tersebut, adanya rencana pembangunan jalan tersebut menimbulkan pro dan kontra.

BACA JUGA :   Kinerja BTN Tahun 2015 Sangat Memuaskan

“PT Serpong Bangun Cipta tidak terlibat dalam perencanaan maupun pelaksaanaan pembangunan jalan baru propinsi Banten – Jawa Barat tersebut, sehingga mengenai masalah pembongkaran 50 rumah sebagai imbas dari rencana pembangunan jalan propinsi tersebut, kami tegaskan untuk tidak dikaitkan dengan PT Serpong Bangun Cipta,” tegas Drs. Haroan Ritonga, Direktur PT Serpong Bangun Cipta dalam keterangan tertulis.

Haroan menambahkan, pihaknya sudah mengantongi seluruh perizinan yang dipersyaratkan dan saat ini Banara Serpong telah menyelesaikan seluruh pembangunan unit perumahan dan telah dilakukan serah terima pada konsumen. Bahkan, pihaknya juga telah memperbaiki jalan Rajawali (d/h dikenal dengan nama Gang Gopek) sebagai bentuk program CSR dari PT Serpong Bangun Cipta. Pasalnya, selain perumahan Banara Serpong terdapat juga perumahan atau pengembang lain dan rumah warga yang rencananya akan dilalui oleh jalan propinsi tersebut.

BACA JUGA :   Eureka Tawarkan Dua Properti Tematik Di Bogor

“PT Serpong Bangun Cipta menyampaikan bahwa kami memiliki hak untuk mengajukan tuntutan dan gugatan dalam bentuk dan nama apapun kepada pihak manapun juga sehubungan dengan adanya pemberitaan-pemberitaan atau pernyataan-pernyataan yang tidak benar sehingga merugikan atau mencemarkan nama baik kami,” tukas Haroan.

Dilihat dari rencana pembangunan jalan tersebut, sebetulnya akan memberikan dampak yang sangat positif terhadap kawasan sekitar. Adanya jalan itu diyakini akan ikut mendorong dan meningkatkan perekonomian penduduk di kawasan tersebut. Jalur transportasi tentu akan semakin mudah dengan jalan itu.

Awang, salah satu warga sekitar mengaku sangat senang dengan integrasi jalan tersebut. Adanya integrasi jalur itu, kata dia, membuat pertumbuhan ekonomi warga sekitar  semakin baik karena pusat-pusat perdagangan akan tumbuh. “Saya merasakan dengan adanya jalan ini. Warung-warung banyak tumbuh, begitupun dengan toko material yang geliatnya meningkat beberapa tahun belakangan,” kata Awang yang berprofesi sebagai tukang las.

BACA JUGA :   68 Tahun, BTN Telah Salurkan Kredit Rp437 T

Maka itu, ia berharap jalan tersebut bisa segera direalisasikan. Perihal adanya penolakan, menurutnya hal biasa karena dampak dari pembangunan pasti menimbulkan pro dan kontra. Ribuan warga sekitar mendukung pembangunan jalan provinsi.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*