Tuesday , 20 November 2018
Breaking News
Home / Breaking News / Program Price Lock, SML Targetkan Rp 3 Triliun

Program Price Lock, SML Targetkan Rp 3 Triliun

Iskhak Chandra, CEO Strategic Development and Services Sinarmas Land, saat memaparkan program Price Lock di Jakarta (5/10)

BERITA PROPERTI – Setelah sukses dengan program sensasional Price Amnesty, pada akhir 2016 lalu. Kini Sinarmas Land (SML) kembali meluncurkan program yang lebih menarik, yakni ‘Price Lock’. Program spektakuler ini, menawarkan berbagai macam keuntungan yang menarik bagi para konsumen, mulai dari keringanan pembayaran down payment, direct discount hingga 20%, voucher, sampai grand prize senilai ratusan juta rupiah.

Program yang merupakan bagian dari strategi akhir tahun Sinar Mas Land ini,  menggandeng sepuluh bank terkemuka di Indonesia untuk mempermudah cara pembayaran yang akan diselenggarakan mulai 3 Oktober hingga 31 Desember 2017.

Iskhak Chandra, CEO Strategic Development and Services Sinarmas Land, mengatakan, “program ini diluncurkan atas dasar aspirasi konsumen untuk bisa memiliki hunian  dengan mudah,” ujarnya di Jakarta, Kamis (5/10).

Produk-produk properti Sinarmas Land yang ditawarkan dalam program ‘Price Lock’ meliputi produk property stock serta yang sudah diluncurkan oleh Sinarmas Land. seperti residensial di area Jakarta BSD City, Balikpapan, Batam, Cibubur, dan bangunan komersial. Ada lagi Aerium, Akasa, Kota Wisata, Wisata Bukit Mas, Legenda Wisata, Banjar Wijaya, Grand City Balikpapan, Southgate, Casa De Parco, Taman Permata Buana, Navapark, The Elements, Klaska Residence, The Icon Business Park, Pasar Modern, Deltamas, Pesona Wisata Dunia Balikpapan serta Nuvasa Bay Batam.

Iskhak Chandra menjelaskan, bahwa Mekanisme dan detail program Price Lock yang berlangsung 3 Oktoberhingga 31 Desember 2017 secara nasional ini dimana konsumen bisa membayar down payment (DP) sebesar 15 persen pada Oktober – Desember 2017. “DP ini pun bisa dicicil 24 kali. Yang membuat menarik, konsumen akan bisa “cuti bayar” karena sisa 85% baru akan dibayar pada Januari 2020. Bahkan sebagai tambahan, jika konsemuen melakukan pelunasan sebelum Januari 2019, akan ada potongan harga tambahan sebesar 5 persen,” jelasnya.

Selain itu,tambah Iskhak Chandra, konsumen akan diberikan potongan harga langsung untuk program barang ready stock sebesar 20 persen, jika memilih cara pembayaran hard cash atau melalui KPR Ekspres. Konsumen juga diharapkan lebih cepat mengambil keputusan karena pada November 2017, program DP 15 persen hanya dapat dicicil 12 kali dan dibulan desember DP 15 persen ini hanya bias dicicil 6 kali.

“Kami yakin program ini akan mendapatkan sambutan dan respons yang baik dari masyarakat karena ini memang yang dibutuhkan masyarakat untuk bias memiliki rumah dengan mudah. Untuk itu kami menargetkan  pemasukan Rp 3 triliun selama 3 bulan program ini berjalan.” tegas Ishak.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*