Thursday , 17 August 2017
Home » Breaking News » SMF Berikan Refinancing KPR Pada BPD DIY

SMF Berikan Refinancing KPR Pada BPD DIY

 

Prosesi Perjanjian Kerjasama SMF dan BPD DIY

Prosesi Perjanjian Kerjasama SMF dan BPD DIY

PEMBIAYAAN-PT. Sarana Multigriya Finansial (Persero) /”SMF” memberikan pembiayaan refinancing KPR kepada PT Bank Pembangunan Daerah, Daerah Istimewa Yogyakarta (BPD DIY) yang merupakan realisasi dari Nota Kesepahaman tentang Penyaluran Pinjaman di tahun 2014. Realisasi kerjasama pembiayaan refinancing KPR tersebut ditandai dengan ditandatanganinya Perjanjian Pembiayaan sebesar Rp30 miliar oleh Raharjo Adisusanto, Direktur Utama PT SMF dan Bambang Setiawan, Direktur Utama BPD DIY, pada Kamis, 7 Mei 2015 di kantor BPD DIY, Yogyakarta.

“Kerjasama ini sebagai salah satu upaya SMF untuk mendukung program satu juta rumah yang dicanangkan pemerintah dengan cara menyalurkan pinjaman jangka menengah panjang ke perbankan di Indonesia terutama di daerah-daerah dengan cara memfasilitasi pembiayaan jangka menengah/panjang dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kesinambungan pembiayaan perumahan sehingga terjangkau oleh masyarakat. Selain itu, diharapkan kerjasama ini dapat membuka kesempatan bagi Bank Pembangunan Daerah (BPD) lainnya untuk bersinergi bersama SMF,” ujar Raharjo.

Keinginan BPD untuk memberikan pembiayaan perumahan dengan dana jangka panjang yang prioritasnya kepada masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah sudah terlihat, terbukti mulai banyak Bank Pembangunan Daerah (BPD) melakukan kerjasama Refinancing KPR dengan SMF, seperti Bank BPD DIY, Bank DKI, Bank NTB, Bank Nagari, Bank Kalsel, BPD Bali dan Bank Kalbar, serta BPD lainnya yang saat ini dalam proses penjajakan untuk kerjasama. Selain dengan Bank BPD DIY, SMF juga telah menjalin kerjasama pembiayaan dengan 17 institusi lainnya baik bank maupun multifinance diantaranya Bank BTN (yang merupakan peminjam terbesar SMF), Bank Muamalat Indonesia, Bank Syariah Mandiri, Bank BRI Syariah, Bank BNI syariah, Bank BJB Syariah & MNC Finance.  Total aliran dana kumulatif yang telah dialirkan SMF untuk program pembiayaan ini mencapai sebesar Rp11.062 miliar.

Raharjo menegaskan kembali, kerjasama ini sejalan dengan misi SMF dalam rangka mengembangkan pembiayaan sekunder perumahan untuk meningkatkan keterjangkauan kepemilikan rumah yang layak bagi masyarakat, sekaligus merefleksikan dukungan SMF terhadap BPD agar semakin aktif dalam penyaluran pembiayaan KPR di daerahnya masing-masing, terutama untuk mendukung program satu juta rumah yang telah di canangkan oleh Presiden Jokowi pada tanggal 29 April 2015 di Semarang.  Dalam program satu juta rumah tersebut kami akan berperan menyediakan dana jangka menengah panjang dari pasar modal bagi para bank pelaksana.  Disampaikan pula oleh Raharjo, dalam rangka mendukung program satu juta rumah, saat ini sedang dalam proses pencairan pinjaman kepada 3 bank yg lainnya setelah Bank BPD DIY, yaitu Bank BTN ±Rp1 triliun, Bank DKI ±Rp250 miliar dan Bank BPD Kalbar ±Rp50 miliar.

Bagi BPD DIY, kerjasama ini dapat mendorong peningkatan sumber dana bagi BPD DIY dalam menjalankan fungsinya sebagai lembaga keuangan dalam penyaluran kredit/pembiayaan, khususnya kredit/pembiayaan pemilikan rumah yang memenuhi kriteria SMF, tukas Bambang Setiawan.

Selain program pembiayaan, SMF juga berperan dalam memfasilitasi sekuritisasi KPR.  Total sejak tahun 2009, telah dilakukan 7 (tujuh) kali transaksi sekuritisasi bersama Bank BTN dengan total aliran dana kumulatif sebesar Rp5.455 miliar.  Mulai tahun 2015, SMF akan mulai berperan sebagai Penerbit EBA Surat Partisipasi (EBA-SP) setelah diterbitkannya Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.23/POJK.04/2014. EBA-SP dapat menjadi alternatif investasi yang menarik dan aman bagi investor, karena diterbitkan dan dijamin langsung oleh SMF sebagai BUMN yang 100% dimiliki oleh Pemerintah.

Harapan kedepan, kerjasama yang tercipta antara SMF dan Bank BPD DIY ini merupakan langkah SMF dalam mendorong pertumbuhan pembiayaan KPR di Indonesia dalam menunjang program satu juta rumah, terutama di daerah-daerah yang memiliki potensi pengembangan wilayah yang diperuntukkan bagi perumahan masyarakat. Selain itu, kerjasama ini dapat terus berlanjut, guna tercapainya tujuan mulia bersama, menyediakan rumah yang layak dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*