Sunday , 20 August 2017
Home » Breaking News » Sosok Menteri Agraria dan Tata Ruang, Ferry Baldan

Sosok Menteri Agraria dan Tata Ruang, Ferry Baldan

Ferry Baldan

indonesiarayanews.com

Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla resmi menunjuk Ferry Mursyidan Baldan sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang. Penetapan ini diumumkan Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Minggu (26/10/2014) kemarin.

Ferry merupakan anak kedua dari pasangan Baldan Nyak Oepin Arif dan Syarifah Fatimah yang berasal dari Aceh. Pria kelahiran Jakarta, 16 Juni 1961 silam ini, menyelesaikan pendidikan Sekolah Dasar di SD Slipi II Pagi Jakarta pada 1973. Ia melanjutkan pendidikan menengah di SMP Al-Azhar Jakarta dan SMA Negeri XI (sekarang bernama SMAN 70) Jakarta.

Gelar sarjana Ferry didapat dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran (Unpad). Selepas kuliah, Ferry menjadi peneliti Lapangan Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES), Bandung.

Saat menjadi mahasiswa, Ferry aktif di berbagai organisasi kemasyarakatan seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Dia pernah menjabat Ketua Umum Badko, Jawa Barat (1988-1990) dan Ketua Umum PB HMI periode 1990-1992.

Pada tahun 1992, Ferry resmi menjadi anggota Golkar. Kemudian ia terpilih menjadi anggota MPR RI periode 1992-1997 mewakili organisasi pemuda/mahasiswa. Ia juga pernah menjadi Sekjen DPP Angkatan Muda Pembaruan Indonesia (AMPI) pada periode 1998-2003 dan terpilih sebagai Ketua DPP Kosgoro (1994-1999).

Pemilu 1997 menjadi pengalaman pertama Ferry menjadi anggota calon legislatif dan mengantarnya sebagai anggota DPR  dari daerah pemilihan Bandung. Dia menempati posisi sebagai anggota Komisi II yang membidangi Pemerintahan Dalam Negeri, Hukum, Kepolisian, dan Aparatur Negara.

Pada pemilu 1999, Ferry kembali menjadi anggota DPR RI periode 1999-2004 dan terpilih menjadi Wakil Ketua Komisi II. Dalam periode ini, Ferry terlibat penyusunan UU yang dinilai banyak pengamat sebagai landasan menuju Indonesia yang demokratis, yakni UU No 22/1999 tentang Otonomi Daerah, UU No 25/1999 tentang Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah, dan Pansus tiga UU Bidang Politik, khususnya UU Parpol dengan Ferry sebagai Ketua Pansus.

Sebelum ditunjuk Jokowi menjadi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Ferry merupakan fungsionaris dan sempat menjadi Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Nasional Demokrat (Nasdem).

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*