Monday , 25 March 2019
Home / Breaking News / Sudah Jalan Dua Bulan, Progres Kontrak Adhi Karya Baru 5% Dari Target

Sudah Jalan Dua Bulan, Progres Kontrak Adhi Karya Baru 5% Dari Target

Kontrak baru sebesar Rp1,18 triliun (di luar pajak) yang dikantongi oleh T Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), masih berkisar 5% dari target tahun ini, yang diperkirakan mencapai Rp35 triliun. (spacestock.com

BERITA PROPERTI – PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) menyatakan hingga Februari 2019 mencatat perolehan kontrak baru sebesar Rp1,18 triliun (di luar pajak). Artinya, kontrak baru yang dikantongi oleh Adhi, masih berkisar 5% dari target tahun ini, yang diperkirakan mencapai Rp35 triliun.

Sekretaris Perusahaan Adhi Karya, Ki Syahgolang Permata, mengatakan bahwa realisasi perolehan kontrak baru di bulan Februari 2019 tersebut, kini didominasi oleh proyek pembangunan Oyama Plaza Apartemen di Sunter (Rp122,2 miliar).

“Kontribusi per lini bisnis pada perolehan kontrak baru pada Februari 2019, meliputi lini bisnis Konstruksi & Energi sebesar 90,0%, Properti sebesar 6,8% dan sisanya merupakan lini bisnis lainnya,” ujar Syahgolang, dalam keterangan resminya, di Jakarta, pada Rabu (13/3).

BACA JUGA :   BTN Kucurkan Kredit Konstruksi Ke PP Properti

Ia menerangkan bila dilihat dari tipe pekerjaannya, perolehan kontrak baru terdiri dari proyek Gedung sebesar 20,2% serta proyek Infrastruktur Lainnya sebesar 79,8%. “Kalau berdasarkan segmentasi sumber dana, realisasi kontrak baru dari BUMN sebesar 85,1%, sementara Swasta atau Lainnya sebesar 14,9%,” katanya.

Syahgolang juga mengungkapkan untuk progres LRT Jabodebek Tahap I hingga 1 Maret 2019 telah mencapai 59,0%. Rincian progres setiap lintas pelayanannya sebagai berikut, untuk lintas Pelayanan 1 – Cawang – Cibubur sudah mencapai 79,2%. Lalu untuk lintas Pelayanan 2 yaitu dari Cawang – Kuningan – Dukuh Atas sudah mencapai 46,9%.

“Untuk lintas Pelayanan 3 dari Cawang – Bekasi Timur mencapai 53,4%,” lanjutnya. Proyek itu sesuai penugasan ADHI pada Peraturan Presiden No. 98 Tahun 2015 beserta perubahannya. Proyek itu telah dilaksanakan sejak September 2015 dengan nilai pekerjaan sebesar Rp 22,8 triliun termasuk pajak.

BACA JUGA :   REI Tawarkan Kerjasama 16 Proyek Kepada Peserta Kongres FIABCI Dunia

Sekedar informasi, ADHI ditugaskan melaksanakan pembangunan LRT Jabodebek Tahap I, yang awalnya ditargetkan selesai tahun ini. Sayangnya, beberapa waktu lalu, Direktur Operasional II PT Adhi Karya (Persero) Tbk Pundjung Setya Brata mengatakan, proyek ini baru bisa dioperasikan secara komersial, paling cepat pada 2020 atau 2021.

“Komersialnya akhir 2020 atau pertengahan 2021, karena kita ada testing dan komisioning, untuk memastikan proyek kereta ini aman. Jadi kalau sudah selesai, kita uji coba 3 bulan,” ucapnya beberapa waktu lalu.

Pengoperasian LRT Jabodebek molor dari target lantaran pembangunan Depo di Bekasi Timur masih terkendala oleh pembebasan lahan. Depo LRT di Bekasi Timur tersebut, bakal menempati bidang tanah seluas 12 hektar. Sampai saat ini, kata dia, PT Adhi Karya sudah mulai melakukan pembayaran untuk sebagian dari lahan tersebut. (Artha Tidar)

Check Also

Saumata Apartment Hadirkan Suites Premium, Hanya 104 Unit

BERITA PROPERTI-  PT. Sutera Agung Properti kembali menawarkan hunian eksklusif Saumata Suites. Pembangunan proyek yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Telah Terbit Edisi Terbaru

Majalah Property&Bank
Edisi. 157

Pesan Sekarang!
close-link