2017, Crown Group Siapkan Dua Proyek Anyar | Property & Bank
Sunday , 17 December 2017
Home / Indeks Berita / 2017, Crown Group Siapkan Dua Proyek Anyar

2017, Crown Group Siapkan Dua Proyek Anyar

Iwan Sunito selaku Chief Executive Officer Crown Group

Iwan Sunito selaku Chief Executive Officer Crown Group

BERITA PROPERTI – Sepanjang tahun 2016 lalu, Crown Group, perusahaan pengembang properti yang berbasis di Sydney, Australia, mencatatkan kinerja yang sangat positif. Sementara untuk tahun 2017, Crown Group telah mempersiapkan sejumlah proyek prestisius yang tak kalah dengan proyek-proyek sebelumnya.

CEO Crown Group, Iwan Sunito menjelaskan, tahun 2016 merupakan tahun yang penuh dengan kesuksesan bagi Crown Group. “Total nilai transaksi penjualan global kami yang mencapai Rp. 5 triliun pada akhir 2016d an diperkirakan akan menyentuh angka Rp. 8 triliun pada akhir tahun finansial 2016/2017 kami yang akan jatuh pada Juni 2017,” ujar Iwan dalam keterangan tertulis.

Pihaknya, lanjut Iwan, juga akan menyelesaikan dua unit apartemen yang ikonik, Skye by Crown Group di kawasan North Sydney dan Oasis by Crown Group di Ashfield. Menurut penerima Australian Property Person of The Year 2015 ini, penyelesaian Skye by Crown Group adalah salah satu tonggak kesuksesan bagi Crown Group.

“Tahun ini kami meluncurkan proyek baru di Sydney yakni 1 (satu) proyek ikonik kami Waterfall by Crown Group di kawasan Waterloo serta meluncurkan hotel pertama Crown Group, Skye Hotel & Suites di kawasan Parramatta. Peluncuran hotel kami ini juga menandai perluasan usaha kami untuk masuk di industri perhotelan mewah,” Iwan.

Skye Hotel Suites akan menjadi hotel bintang 5 pertama di Parramatta, dan akan segera menyusul lokasi lainnya di kawasan CBD Sydney dan Green Square pada tahun 2019 Ada sekitar 3,3 juta pengunjung internasional yang menginap di Sydney pada tahun 2016, atau terjadi peningkatan sebesar 8,5%  dibandingkan tahun 2015. Ini sangat potensial.

Sedangkan khusus untuk Indonesia, dengan pertumbuhan kelas menengahnya yang saat ini berjumlah sekitar 50 juta orang, merupakan peluang besar bagi industri pariwisata dan pendidikan Australia.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*