Monday , 25 March 2019
Home / Properti / Apartemen & Perhotelan / Tak Lagi Dipegang Lippo Cikarang, Bagaimana Nasib Meikarta ?

Tak Lagi Dipegang Lippo Cikarang, Bagaimana Nasib Meikarta ?

Proyek megaproyek Meikarta. (sumber : liputan6.com)

BERITA PROPERTI – PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) saat ini bukan lagi pemegang saham langsung PT Mahkota Utama Sentosa (MSU), pemilik megaproyek Meikarta. Sejak Mei 2018 MSU tidak dikonsolidasikan dalam laporan keuangan LPCK.

Seperti dikutip dari CNBC Indonesia, Selasa (12/3), berdasarkan Akta Notaris No.13, tanggal 11 Mei 2018, Peak Asia Investments Pte. Ltd, (PEAK), yang merupakan anak usaha PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), melepas 14.000 saham di MSU, yang juga anak usahanya sendiri, ke Mas Agoes Ismail Ning, dengan harga pengalihan sebesar Rp 14.

LPCK menjual seluruh kepemilikan saham di PEAK kepada Hasdeen Holdings Limited, pihak ketiga, dengan harga pengalihan sebesar US$ 1. Atas pelepasan saham tersebut, selisih nilai transaksi pengalihan saham dan bagian investasi di PEAK dan MSU yang dialihkan sebesar Rp 119.201 dicatat sebagai selisih transaksi pihak non-pengendali.

BACA JUGA :   Proyek Meikarta Terus Berlanjut Dan Sudah Serah Terima 300 Unit

Kemudian, MSU menerbitkan 14.000 saham baru yang diambil oleh PEAK dengan harga Rp 4,05 juta. Sebagai akibat dari peningkatan modal pada MSU dan pelepasan seluruh kepemilikan saham PEAK. Dengan demikian perusahaan kehilangan pengendalian atas MSU.

Hilangnya pengendalian atas MSU, selisih transaksi pihak non-pengendali sebesar Rp 119.201 direklasifikasi pada laba rugi dan laporan keuangan MSU tak dikonsolidasi oleh Grup. Sisa investasi pada MSU sebesar 49,72% diakui sebagai investasi pada entitas asosiasi. Artinya kepemilikan LPCK tercatat secara tidak langsung.

Hari Selasa (12/3) kemarin, LPCK menyampaikan rencana penerbitan saham baru. Perseoan membutuhkan pendanaan untuk ekspansi bisnis sebesar US$ 200 juta atau setara Rp 2,85 triliun. Sebab itu, perusahaan bakal menambah modal dengan menerbitkan saham baru (rights issue), dengan nilai nominal Rp 500 per saham.

BACA JUGA :   Jelang Akhir Tahun, Saham-saham Emiten Ini Layak Anda Koleksi

Dalam keterbukaan informasi, tujuan rights issue tersebut untuk pengembangan atau ekspansi usaha Perseroan, baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak. Proyek Meikarta sejatinya berkontribusi signifikan terhadap pendapatan Lippo Cikarang.

Pada kuartal I 2018, prapenjualan (marketing sales) Meikarta mencapai Rp 1,9 triliun atau 97,4% dari total marketing sales Lippo Cikarang yang sebesar Rp 1,95 triliun. Dengan penjualan dari proyek Meikarta tersebut, marketing sales Lippo Cikarang melambung hingga 1.058% jika dibandingkan dengan kuartal I 2017.

Sebelum kasus ini mencuat, Lippo Cikarang menargetkan marketing sales pada 2018, mencapai Rp 10,52 triliun dengan kontribusi Meikarta sekitar Rp 10 triliun. Lembaga pemeringkat Moody’s Investor Service dalam laporannya 18 Oktober 2016 menyebutkan, kasus Meikarta menahan penjualan baru karena kepercayaan konsumen berkurang.

BACA JUGA :   NISSAN dan HABITAT for Humanity melanjutkan program CSR

Analis Senior Moody’s Jacintha Poh mengatakan, kasus ini menambah tekanan terhadap likuiditas PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) yang merupakan induk bisnis properti Grup Lippo. “Ketidakpastian mengenai penyelesaian unit-unit yang dijual bisa menunda atau mengurangi arus kas dari konsumen.”

Kasus Meikarta ini juga menjadi sentimen negatif bagi pergerakan harga saham emiten Grup Lippo. Pada periode 15-23 Oktober 2018, harga saham Lippo Cikarang merosot 18,15% menjadi Rp 1.330. Harga saham PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) juga tergerus 16,49% menjadi Rp 4.990.

Sedangkan harga saham PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) turun 8% menjadi Rp 161. Begitu pula dengan saham PT First Media Tbk (KBLV) dan PT Link Net Tbk (LINK) yang masing-masing turun 1,3% dan 1,41%. Adapun saham PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) stagnan di Rp 298. (Artha Tidar)

Check Also

Saumata Apartment Hadirkan Suites Premium, Hanya 104 Unit

BERITA PROPERTI-  PT. Sutera Agung Properti kembali menawarkan hunian eksklusif Saumata Suites. Pembangunan proyek yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Telah Terbit Edisi Terbaru

Majalah Property&Bank
Edisi. 157

Pesan Sekarang!
close-link