Saturday , 24 June 2017
Home » Properti » Apartemen & Perhotelan » Tangsel Melesat Sebagai Jantung Ekonomi Baru

Tangsel Melesat Sebagai Jantung Ekonomi Baru

Proyek Kingland AvenueBERITA PROPERTI – Tangerang Selatan (Tangsel) diprediksi bakal menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi). Tahun ini, Pemerintah Kota Tangerang Selatan menargetkan perekonomian Tangsel mampu tumbuh hingga 8,5% atau naik tipis dibanding pencapaian 2016 yang sebesar 8,4%.

Perkembangan ekonomi di wilayah Tangsel terutama untuk sektor perdagangan, jasa dan properti bisa dikatakan yang paling pesat di Indonesia. Wilayah ini memiliki fasilitas perkotaan paling lengkap, terutama dengan kehadiran pengembang-pengembang besar seperti BSD City, Alam Sutera dan Gading Serpong.

Tidak heran bila kini deretan pusat bisnis dan perbelanjaan berkelas internasional telah menghiasi jalan-jalan protokol di Tangsel. Beberapa developer asing yang mulai merealisasikan pembangunan properti residensial maupun komersial disinyalir turut memacu pertumbuhan ekonomi wilayah tersebut. Selain itu perkembangan infrastruktur juga terus dibenahi untuk menopang perkembangan kawasan.

Direktur Marketing Kingland Avenue @Alam Sutra Bambang Sumargono mengatakan bahwa kondisi tersebut menambah keyakinan pengembang di wilayah Tangsel untuk terus berkarya menghasilkan produk-produk properti berkualitas khususnya apartemen.

Menurutnya hunian vertikal merupakan alternatif tempat tinggal paling bagus untuk mengakomodasi generasi muda dengan kemampuan membeli setara kelas menengah di wilayah Tangerang Selatan. Kondisi saat ini menunjukkan bahwa Tangsel memang sedang diproyeksikan menjadi kawasan elit bagi masyarakat kelas atas.

“Dengan nilai jual tanah di Tangsel yang saat ini sudah berada di kisaran Rp 15 – 25 juta per meter persegi, maka bisa dibayangkan berapa harga rumah tapak dengan luas bangunan 45 meter persegi. Solusinya adalah membeli apartemen,” ungkap Bambang.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Kingland Avenue melalui produk pertamanya The Venetian. Harganya Rp 700 jutaan, konsumen sudah bisa memiliki tipe apartemen smart loft one bedroom seluas 45 meter persegi. Bahkan Hong Kong Kingland selaku pengembang Kingland Avenue belakangan tengah melakukan persiapan untuk meluncurkan Tower II di semester II–2017.

Peluncuran tower pertama The Venetian yang dilakukan sejak akhir November 2016 mendapatkan respon yang sangat positif dari para investor maupun end-user. “Saya sangat surprise melihat antusiasme konsumen yang luar biasa saat peluncuran Kingland Avenue. Saat ini hanya tersisa 25 persen dari total unit yang ada,” jelas Bambang.

Untuk pembayaran, The Venetian at Kingland Avenue menawarkan cara bayar menarik, seperti cash back 10 persen untuk pembayaran cash satu bulan atau cash bertahap hingga 12 kali tanpa dikenakan bunga. Selain itu juga tersedia angsuran ringan sebesar 5 juta dan 8 juta flat selama 48 bulan sampai dengan akhir April 2017.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*