Sunday , 24 February 2019
Breaking News
Home / Properti / Apartemen & Perhotelan / Target Selesai Tepat Waktu, Pollux Topping Off Tower A1 Meisterstadt Batam

Target Selesai Tepat Waktu, Pollux Topping Off Tower A1 Meisterstadt Batam

CEO PT Pollux Properti Indonesia Tbk., Nico Purnomo Po (kedelapan kiri) didampingi Komisaris Utama PT Pollux Barelang Megasuperblok, Ilham Akbar Habibie (ketujuh kiri), Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Isdianto, S.Sos, M.M (keenam kiri) dan Chairman Pollux Properties Group, Po Sun Kok (kelima kiri) saat prosesi topping off tower A1 Meisterstadt Batam.

BERITA PROPERTI – Pembangunan proyek mega superblok Meisterstadt Batam menunjukkan progres yang signifikan, dengan dilakukannya prosesi topping off atau tutup atap Tower A1, Selasa (15/1). Tower A1 merupakan bagian dari phase pertama pengembangan proyek sebanyak 4 (empat) tower, dari seluruh proyek di mega superblok yang berada di Jl. Ahmad. Yani, Batam Center itu.

Sebagai pengembang, PT Pollux Barelang Megasuperblok optimis secara proyek yang dibangun di atas lahan seluas 9 hektar akan selesai tepat pada waktunya, usai dilakukan topping off ini. PT Pollux Barelang Megasuperblok merupakan perusahaan kolaborasi antara PT Pollux Properti Indonesia Tbk. dan keluarga besar mantan Presiden RI, BJ. Habibie.

“Kita akan lakukan serah terima tiga tower pertama secara bertahap pada akhir 2019 mendatang. Setelah topping off ini, maka dilakukan tahapan finishing dan kami akan menjalankan komitmen dengan terus membangun kawasan megasuperblok Meisterstadt Batam secara keseluruhan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan,” ujar CEO PT Pollux Properti Indonesia Tbk. Nico Po dalam keterangan tertulis.

BACA JUGA :   Crown Resmikan SKYE Suites Sydney, Apartemen Butik Bintang Lima

Dijelaskan Nico Po, pada penjualan apartemen fase pertama (A1 & A2) tahun 2016 lalu, penjualan sudah mencapai 100% atau sold out hanya dalam waktu satu hari saja. Maka pada 2017, pihaknya kembali memasarkan tower ketiga (A3) yang saat ini penjualannya sudah mencapai 70% dan berikutnya, akan dipasarkan tower keempat (A5) yang rencananya mulai dipasarkan pada 2019.

Lebih lanjut Nico uraikan, penjualan proyek ini dilakukan dalam 4 fase. Pada fase pertama telah dipasarkan tiga menara apartemen (A1, A2 dan A3) sebanyak 1.575 unit dan 113 unit ruko dengan harga mulai dari Rp3 miliar serta mall. Ada tiga type unit apartemen yang ditawarkan, yakni type one bedroom dengan total luas 24,82 m2, one bedroom plus seluas 42,51 m2, dan type two bedroom seluas 51,59 m2, dengan harga yang ditawarkan mulai dari Rp400 juta sampai dengan Rp1,1 miliar.

BACA JUGA :   Dua Menteri Resmikan Dua Proyek Infrastruktur Di Kota Ambon

Megasuperblok ini akan merangkum 11 gedung pencakar langit yang terdiri atas 8 menara apartemen sebanyak 6500 unit, 1 hotel, 1 rumah sakit bertaraf internasional, mal, pertokoan serta 1 perkantoran dengan rencana ketinggian 100 lantai. Tak kurang, sebesar Rp11 triliun dana investasi yang dipersiapkan perseroan untuk mengembangkan proyek terbesar di Batam tersebut.

“Meisterstadt dibangun dengan tujuan menciptakan area komersial bertaraf internasional—yang menunjang kegiatan free trade zone Asia bagi kota Batam. Kami sudah menunjuk PT PP (Persero) Tbk.  sebagai kontraktor utama untuk mengerjakan fase pertama konstruksi Meisterstadt yang meliputi pembangunan empat tower apartemen sebanyak 3000 unit, area ruko, serta pusat perbelanjaan (mal),” jelas Nico Po.

Menanggapi bagusnya penjualan Meisterstadt hingga saat ini, Komisaris Utama PT Pollux Barelang Megasuperblok, Ilham Akbar Habibie mengatakan, karena proyek ini berada di lokasi yang sangat strategis sehingga memiliki nilai investasi paling baik di Batam. Lokasinya dikelilingi berbagai pusat fasilitas publik seperti Hang Nadim International Airport, Batam Center Ferry Terminal, dan Distrik perniagaan Nagoya.

BACA JUGA :   Perumnas-BRI Kerjasama Layanan Bayar Sewa Online

“Meisterstadt Batam dikembangkan dengan mengacu pada konsep kemajuan kota berstandar Jerman. Lomposisi bangunannya terintegrasi dengan beberapa proyek properti khususnya perkantoran dan rumah sakit. Proyek ini merupakan hasil dari visi Habibie untuk menciptakan integrated vertical city yang terinspirasi dari standar kemajuan negara Jerman,” kata Ilham.

Batam, sambung putera pertama dari BJ. Habibie ini, merupakan salah satu kota terbesar di Indonesia yang angka pertumbuhan penduduknya cukup pesat. Karena itu, kata dia, bisa dipastikan, dengan lokasi yang strategis dan menjadi penghubung antar negara-negara di Asia Tenggara. Maka, kehadiran Meisterstadt diharapkan dapat lebih meningkatkan keberadaan kawasan Batam sebagai salah satu pusat ekonomi baru Indonesia.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*