Wednesday , 28 June 2017
Home » Properti » Apartemen & Perhotelan » Tax Amnesty, Peluang Investasi Di Depan Mata

Tax Amnesty, Peluang Investasi Di Depan Mata

Progres proyek Signature Park Grande

Progres proyek Signature Park Grande

BERITA PROPERTI-Kebijakan pemerintah yang memberlakukan aturan pengampunan pajak atau tax amnesty, memberikan peluang yang sangat luas kepada pelaku industri properti untuk segera menggeliat. Setelah beberapa waktu lalu sedikit mengalami perlambatan, kebijakan tax amnesty diharapkan mampu menggairahkan bisnis ini.

Direktur Savills Indonesia Anton Sitorus mengatakn, tax amnesty memang secara , langsung tidak memengaruhi bisnis properti. Namun, kata Anton, dirinya yakin bahwa likuiditas sektor properti Indonesia akan bertambah karena orang-orang yang mendapatkan keuntungan dari amnesti pajak, akan membelanjakan uangnya keproduk properti.

Dikatakan Anton, ada kemungkinan dan harapan mereka akan memborong properti tertentu seperti apartemen atau juga landed house dengan motif investasi. Dengan demikian, akan mendorong pengembang melakukan pengembangan proyek baru karena dana konstruksi dari dana luar yang masuk ke Indonesia sehingga properti Indonesia akan bergairah kembali.

”Masuknya dana segar ke dalam negeri akan menggairahkan minat investasi. Hal ini mendorong bergeraknya sektor rill dan banyak menyerap tenaga kerja. Permintaan properti memberikan efek ganda dan menimbulkan dampak positif terhadap semua sektor diluar properti,” ujar Anton.

Tak sedikit pengembang yang merespon kebijakan tax amnesty dan bersiap meluncurkan sejumlah strategi. Salahsatunya PT Pikko Land Development Tbk, yang memanfaatkan momen saat ini dengan mengembangkan Signature Park Grande, yang berlokasi di Central Business District MT. Haryono, Jakarta Timur.

Direktur Utama PT Pikko Land Development Tbk Nio Yantony mengatakan, masyarakat juga harus memanfaatkan peluang ini dengan berinvestasi di properti. ”Saat ini adalah momentum yang sangat tepat bagi pengembang dan juga konsumen untuk memilih properti yang menguntungkan,” katanya.

Dijelaskan Nio, pihaknya mengembangkan Signature Park Grande menjadi kawasan terintegrasi yang terdiri dengan 2 (dua) menara yaitu The Light (19 lantai) dan Green Signature (20 lantai) dengan total 2.500 unit bersertifikat strata title. Kawasan ini berdiri di atas lahan seluas 4.4 hektar.

“Rencana serahterima unit kepada enduser maupun investor mulai Desember 2016 untuk menara The Light dan Green Signature mulai Juni 2017. Sedangkan realisasikan penutupan atap akhir (topping off) telah dilaksanakan pada akhir 2015, lalu” tegas Nio Yantony.

Apartemen The Light dan Green Signature yang dikembangankan PT KSO Fortuna Indonesia, konsorsium anak usaha PT Pikko Land Development Tbk dengan PJM Group ini, memiliki 3 (tiga) tipe unit kamar dan dipasarkan dengan harga kompetitif mulai Rp 700-jutaan hingga Rp 1.6 miliaran sesuai dengan komposisi kamar per unitnya. Untuk pusat bisnis dan komersial, dipasarkan pada kisaran harga Rp.3,3 hingga Rp. 6,7 milliar untuk luas 44 sampai 90 meter persegi.

Share artikel ini dengan teman

One comment

  1. Lokasi sangat strategis terhubung infrastruktur transportasi terlengkap.
    http://pikkoland.blogspot.co.id/2016/12/apartemen-signature-park-grande.html?m=0

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*