Friday , 18 August 2017
Home » Breaking News » Tembus 1.000 Unit Akad Kredit, SPS Group Raih MURI

Tembus 1.000 Unit Akad Kredit, SPS Group Raih MURI

Jajaran Direksi dan Manajemen SPS Group

Jajaran Direksi dan Manajemen SPS Group

PROPERTI-Menjelang tutup tahun 2015, perusahaan pengembang kawakan SPS Group mencatat prestasi yang sangat membanggakan. Melalui PT. Budi Langgeng Persada (PT BLP), pengembang ini meraih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) atas prestasi dalam penjualan unit rumah terbanyak di proyek perumahan Villa Kencana Cikarang.

Penghargaan ini merupakan even fenomenal yang direalisasikan dalam acara “Akad Kredit 1.000 Unit Villa Kencana Cikarang Dalam 1 Hari” pada hari Sabtu 12 Desember 2015 lalu. Marketing Manager PT BLP Tuti Mugiastuti yang hadir dalam penganugerahan MURI tersebut menyambut positif dan bersuka cita atas raihan tersebut.

“Kami sangat gembira atas penghargaan yang diberikan oleh pihak MURI. Selain itu, kami juga merasa bangga karena berhasil menjual seluruh unit rumah (2.500 unit) yang ada di tahap pertama hanya dalam kurun waktu 2 bulan. Di tahap lanjutan inilah kami jadikan momen untuk akad kredit 1.000 unit dalam 1 hari dari total 2.500 unit pengembangan tahap kedua,” ujar Tuti. Ia juga sangat yakin, penjualan unit Villa Kencana Cikarang akan menembus angka 5.000 unit di akhir tahun ini.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT BLP Asmat Amin mengungkapkan, segmen market di Cikarang yang terbesar saat ini masih didominasi perumahan bersubsidi. Menurutnya, sebagai kawasan industri, Cikarang dipenuhi oleh ribuan pekerja pabrik yang daya belinya terbatas hanya untuk rumah bersubsidi.

“Pasar perumahan untuk kelas menengah bawah terutama perumahan bersubsidi masih terus diburu oleh masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di kawasan Cikarang dan sekitarnya. Hal inilah yang dibuktikan oleh PT BLP dengan penjualannya yang sangat fantastik ini,” tegas Asmat. 

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*