Wednesday , 21 November 2018
Breaking News
Home / Indeks Berita / The SMITH Konsep Inovatif dan Pertama Di Alam Sutera

The SMITH Konsep Inovatif dan Pertama Di Alam Sutera

BERITA PROPERTIThe SMITH, proyek yang sedang dikembangkan PT TRINITI DINAMIK di kawasan Alam Sutera merupakan Office-Soho & Residential dengan konsep mixed use. The Smith merupakan mixed use pertama di Alam Sutera yang dilengkapi fasilitas sekelas “Silicon Valley” di San Francisco, Amerika Serikat yang merupakan markas besar start up company seperti Google, Facebook, dan Yahoo.

The SMITH merupakan #1 Best Selling Property in Alam Sutera yang didesain khusus oleh Arsitek Top dari Polandia, Rafal Kapusta, yang juga mendesain Garden by The Bay, Singapore dan beberapa proyek prestisius berkelas international. Lokasi THE SMITH berada di dalam kawasan premium Alam Sutera dan terletak dekat sekali dengan pintu tol dan hanya 1 menit menuju pintu keluar tol Alam Sutera, ruas tol Jakarta – Merak. Selain itu lokasinya juga sangat dekat dengan Mall Alam Sutera, IKEA, dan Kampus Binus University. The Smith hanya berjarak 10 menit dari kawasan Puri Indah dan 25 menit menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

The SMITH  terdiri dari 638 unit, yaitu 100 unit small office home office (SOHO), 98 unit ruang perkantoran dan 440 unit residential, dengan nilai revenue lebih dari Rp 1 Triliun. Sejak diperkenalkan tahun 2017, The SMITH telah berhasil menjual hampir 80% dari total unit yang akan dikembangkan tersebut. Catatan penjualan ini sangat menarik, mengingat penjualan properti belakangan ini sedikit lesu. Selain melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar dan “pesta” politik dalam negri baik itu Pilkada maupun Pilpres tahun depan membuat konsumen wait and see, ditambah cukup banyak pengembang lain juga akan membangun apartemen di kawasan Alam Sutera menyebabkan pasokan apartemen semakin banyak. Dengan demikian, menyebabkan persaingan kian ketat.

BACA JUGA :   Triyasa Luncurkan Samira Residence di Sentul

Direktur Utama PT TRINITI DINAMIK, Samuel Stepanus Huang mengatakan modal yang ditonjolkan perusahaan dalam memasarkan proyek tersebut adalah konsep. The SMITH dikembangkan dengan konsep yang berbeda dari pengembang lain yaitu  konsep mixed use menyerupai Silicon Valley yang cocok untuk profesional muda dan perusahaan-perusahaan start up. “Saat ini di kawasan Alam Sutera beragam proyek bangunan vertikal sedang dikembangkan dan dipasarkan sehingga persaingan cukup ketat. Namun The Smith memiliki KONSEP yang kuat dan berbeda, yaitu konsep “Home for startup company. Hal ini sangat menarik minat investor dan end user karena ada value added,” ujar Samuel S. Huang.

Dengan konsep tersebut maka The SMITH memiliki tiga konsep yang kuat yaitu Profesional, Status, dan Community. Untuk menyajikan konsep PROFESSIONAL tersebut, The Smith menyediakan satu lantai yang menyediakan meeting room, teleconference room, paket F&B dan resepsionis. Ini merupakan fasilitas untuk mengakomodir para pemilik SOHO ataupun perkantoran jika ingin mengadakan rapat, pertemuan atau menerima tamu.

Sementara konsep STATUS tadi diakomodasi lewat pemasangan GIANT LED Screen di lobi utama yang menyajikan profil perusahaan-perusahaan yang berkantor di The SMITH. Untuk mengedepankan konsep COMMUNITY, perusahaan menyediakan co-working space yang menjadi fasilitas bagi perusahaan start up untuk bisa berinteraksi. Konsep ruang kantor terbuka dan bersama ini akan memberikan aura bekerja lebih segar dan nyaman berada di ketinggian.

Selain KONSEP yang kuat, di saat sektor properti yang belum pulih total, hal yang tidak kalah penting bagi pengembang adalah INTEGRITAS. “Kami sangat bersyukur semua proyek yang kami kerjakan saat ini, seperti Springwood Residence dan juga termasuk Brooklyn dan Yukata (oleh Triniti Land), dapat berjalan lancar,” ujar Samuel. Saat ini Proyek Brooklyn telah diselesaikan dan diserah terimakan kepada konsumen, begitu juga dengan Springwood residence yang sedang dalam proses serah terima.

Terkait progres pembangunan, The SMITH SOHO Office sudah groundbreaking pada akhir 2017. Pada awal tahun 2018, seluruh pekerjaan pondasi sudah rampung yang diselesaikan oleh salah satu kontraktor pondasi yang terbaik di Indonesia yaitu INDOPORA. Sementara untuk mengerjakan pembangunan strukturnya,The SMITH telah menunjuk PT TOTAL Bangun Persada Tbk (TOTL) sebagai kontraktor utama.  Seluruh pelaksanaan penggalian dan basement telah diselesaikan dan seluruh proyek The SMITH ditargetkan akan rampung pada akhir tahun 2019. Samuel menambahkan, “Untuk memastikan pembangunan dengan kualitas terbaik dan serah terima yang tepat waktu, kami memilih salah satu kontraktor yang terbaik di seluruh Indonesia, yaitu TOTAL BANGUN PERSADA.”

Saat ini, harga unit yang ditawarkan di The Smith Soho-Office mencapai sekitar Rp 28 juta-Rp 29 juta per meter persegi (m²). Sehingga harga unit proyek ini mulai dari Rp 800 juta-Rp 3 miliar.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*