Thursday , 17 October 2019
Home / Breaking News / Tingkatkan Aktifitas Penerbangan, BIJB Fokus Layani Umroh dan Kargo

Tingkatkan Aktifitas Penerbangan, BIJB Fokus Layani Umroh dan Kargo

Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat, amat potensial dikembangkan sebagai salah satu bandara kargo e-commerce (poto skanaa.com)

UMUM – Setelah tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan beroperasi, jumlah penumpang Bandara Kertajati diharapkan meningkat. PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) mendorong agar masyarakat yang ingin umroh berangkat dan pulang melalui Bandar Udara Kertajati, yang terletak di Majalengka, Jawa Barat.

Langkah ini jadi salah satu upaya terobosan agar bandara yang baru diresmikan tahun lalu itu tak lagi sepi. Direktur Keuangan Umum BIJB Muhamad Singgih mengaku, selain umroh perusahaan juga akan mendorong pengiriman kargo. “Kami akan mendorong umroh supaya terbang lewat Kertajati, juga kargo,” ujarnya pada Senin (6/5).

BACA JUGA :   Hari Ini, Menperin Resmikan Keramika 2017

Paska tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) beroperasi, harapannya jumlah penumpang lewat bandara itu bisa ditingkatkan. Tol ini dibangun demi konektivitas Jawa Barat bagian selatan menuju utara. Jalur ini menghubungkan dua tol yang yakni tol Purwakarta-Bandung-Cileunyi (Purbaleunyi) dengan jalan tol Cikopo-Palimanan (Cipali).

Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil (Emil) menjelaskan, Bandara Kertajati potensial dikembangkan sebagai bandara kargo e-commerce karena kapasitas Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten, sudah tidak memadai. Menurut dia, sudah ada investor asal Singapura tertarik untuk berinvestasi.

BACA JUGA :   Gading Development Topping Off The Spring

“Mereka mau menjadikan Bandara Kertajati jadi bandara kargo e-commerce,” kata Emil pada Maret lalu. Kawasan yang disiapkan untuk fasilitas kargo e-commerce di bandara tersebut luasnya mencapai 20 hektare. Untuk mengelolanya, PT Jasa Angkasa Semesta (JAS) telah bersepakat dengan BIJB.

PT Pos Indonesia akan dilibatkan untuk distribusi kargonya. Rencana menjadikan Bandara Kertajati sebagai bandara kargo, Emil mengaku, merupakan salah satu upaya untuk meningkatakan load factor di bandara tersebut. “Hasil penelitian bandara itu ada yang 10 tahun baru ramai. Jangan khawatir, karena semua butuh strategi,” kata dia.

Selain itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla menyarankan adanya pengembangan bisnis pariwisata di Indrawayu, Subang dan sekitarnya. Harapannya, langkah ini meningkatkan daya tarik penerbangan melalui bandara tersebut. Bandara Kertajati dibangun pada 2014 dan diresmikan Presiden Joko Widodo pada 24 Mei 2018.

BACA JUGA :   Premier Estate 2 Gandeng PROJEK Dan 7 Master Franchise

Mengacu pada situs resmi Bandara Kertajati, awalnya terdapat empat maskapai yang memiliki rute dari dan menuju bandara tersebut. Maskapai yang dimaksud yakni Citilink, Garuda Indonesia, Lion Air, dan Wings Air. Namun, saat ini hanya Citilink yang masih aktif beroperasi di Bandara Kedua Terbesar di Indonesia Setelah Soetta.

Rute yang ditawarkan melalui bandara internasional tersebut hanya rute domestik. Citilink menyediakan rute Bandara Juanda Surabaya-Bandara Kertajati dan sebaliknya. Waktu penerbangan terbatas yaitu hanya satu kali pada Minggu pagi. (Artha Tidar)

Check Also

Morotai

Pembangunan 6 Jembatan dan Jalan Lingkar Morotai Maluku Utara Dilanjutkan

INFRASTRUKTUR – Pulau Morotai sebagai salah satu pulau terluar dan terdepan di wilayah perbatasan Indonesia …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 164

Klik Disini
close-link