Thursday , 15 November 2018
Breaking News
Home / Breaking News / TJP Group Bangun Proyek Di Kawasan Produksi Film

TJP Group Bangun Proyek Di Kawasan Produksi Film

Salah sudut lokasi Cina Town di Infinite Studio, Nongsa, Batam saat shooting sebuah film

Salah satu sudut lokasi Cina Town di Infinite Studio, Nongsa, Batam saat shooting sebuah film

BERITA PROPERTI-TJP Group melalui anak perusahaannya, PT. Landstar Development tengah mengembangkan kondotel dan apartemen, di kawasan yang ingin memberikan keleluasaan bagi tamu dan penghuni menyaksikan secara langsung proses pembuatan sebuah film. Kondotel dan apartemen kelas premium tersebut, bernuansa Eropa selatan, lengkap dengan fasilitas pendukung seperti wedding chapel, kolam renang, rooftop bar dan specialty restaurant serta retail shop.

Proyek berlabel The Scene itu menawarkan investasi berupa 163 unit kondotel dan 130 unit apartemen yang akan dikelola dengan sangat profesional. “Yang punya visi untuk mengembangkan proyek ini adalah partner kita, Mike Wiluan CEO sekaligus pemilik Infinite Studio. Kawasan itu sudah lama digunakan sebagai tempat pembuatan film skala internasional dan terbesar di Asia Tenggara,” ujar Djaja Roeslim, CEO TJP Group di Batam beberapa waktu lalu.

The Scene berdiri diatas lahan seluas 3 ha, yang merupakan bagian dari kawasan Movie town seluas 10 ha. Sementara total seluruh kawasan resort Nongsa, Batam tersebut seluas 400 ha yang sudah dilengkapi sejumlah hotel seperti Turi Beach, Nongsa Village, Nongsa Point Marina, dan pelabuhan ferry internasional Nongsa Pura yang langsung akses ke Singapura dengan waktu tempuh hanya 35 menit.

Landstar mulai memasarkan condotel dan resmi diluncurkan April 2016 dan saat ini condotel sudah terjual sebanyak 20% meski baru dilakukan soft  launching. “Investor atau pemilik unit kondotel akan memperoleh ROI 20% dalam 2 tahun. Pembagian keuntungan yang didapat dari hasil operasi hotel yang akan dibayarkan ke pembeli sebesar 40%. Sementara kenaikan unit pertahunnya di Batam rata-rata bisa mencapai 20 % bahkan di tahun 2013 dan 2014 kenaikan mencapai 50%,” jelas Djaja.

Keuntungan lain, kata Djaja, pemilik mendapatkan free stay 21 point per tahun, bukan 21 hari. Itu artinya pemilik bisa menggunakan unitnya meski saat libur atau peak season. Yang paling penting juga adalah, pemilik mendapatkan garansi akan memperoleh uang kembali (money back policy) dalam jangka waktu 15 tahun. Hal ini akan melibatkan perusahaan asuransi yang profesional.

The Scene akan mulai dibangun pada pertengahan tahun 2016. Ditargetkan akan selesai bertahap mulai Desember 2017 hingga Maret 2018. Sementara target total keseluruhan selesai diperkirakan pada akhir tahun 2018. Namun untuk kondotel sudah mulai beroperasi dan menerima tamu pada Maret 2018. 

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*