Sunday , 18 November 2018
Breaking News
Home / Breaking News / Triwulan Pertama 2018, Intiland Bukukan Penjualan Rp966 Miliar

Triwulan Pertama 2018, Intiland Bukukan Penjualan Rp966 Miliar

Jajaran Komisaris dan Direksi PT Intiland Development Tbk usai RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa

BERITA PROPERTI – PT Intiland Development Tbk (Intiland) menargetkan penjualan pemasaran (marketing sales) tahun ini sebesar Rp3,3 triliun. Hingga akhir triwulan pertama 2018, Perseroan telah membukukan marketing sales sebesar Rp966 miliar, atau setara 29,3 persen dari target.

Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi Intiland Archied Noto Pradono mengatakan, pihaknya optimis pasar properti tahun ini akan membaik. Perseroan telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mengantisipasi perubahan pasar dan pulihnya minat beli dan investasi masyarakat terhadap sektor properti.

“Kami optimis pasar properti membaik. Kami memberi kesempatan untuk konsumen dan investor agar dapat memanfaatkan momentum yang baik ini. Kondisi pasar properti sepanjang tahun 2017 cukup menantang. Namun kamu masih cukup berhasil menjaga kinerja dan pertumbuhan usaha, baik secara keuangan maupun penjualan,” kata Archied usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dan RUPS Luar Biasa, Jumat (20/4).

Lebih lanjut Archied jelaskan, tahun ini Intiland merencanakan untuk meluncurkan beberapa beberapa proyek baru. Salah satunya yang sedang disiapkan adalah Tierra, sebuah proyek pengembangan mixed-use & high rise terpadu di kawasan Surabaya Barat, Jawa Timur.

Proyek baru tersebut memiliki skala pengembangan cukup besar dan jangka panjang. Menempati area seluas 7,5 hektar, pengembangan Tierra dilakukan dalam beberapa tahapan yang meliputi apartemen, gedung perkantoran, komersial, shopping district, hotel, hingga penyediaan area terbuka yang luas.

Pengembangan tahap pertama meliputi pembangunan dua tower apartemen setinggi 24 lantai dan 14 lantai. Dari dua tower tersebut, Perseroan akan memulai dari pembangunan satu tower apartemen yang menyediakan sebanyak 638 unit. Proyek Tierra menjadi salah satu key project Intiland untuk pengembangan jangka panjang.

Intiland juga telah meluncurkan “Intiland Smart Deal”, sebuah program promosi penjualan (marketing campaign) terpadu yang menawarkan banyak kemudahan dan keuntungan bagi konsumen untuk pembelian produk properti Intiland. Program ini menawarkan kemudahan dan keuntungan bagi konsumen untuk pembelian maupun berinvestasi pada produk-produk Intiland dan berlaku hingga 31 Mei 2018 ini.

Terkait agenda RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa, para pemegang saham perseroan menyetujui dan menerima laporan pertanggungjawaban manajemen dan rencana-rencana perseroan yang tertuang di dalam agenda rapat.

Perseroan juga mendapat persetujuan dari pemegang saham atas usulan perubahan susunan direksi dan pengangkatan satu anggota direksi baru. Direktur perseroan Utama Gondokusumo menempati posisi baru sebagai Wakil Direktur Utama dan Chief Operating Officer serta pengangkatan Permadi Indra Yoga sebagai salah satu anggota direksi perseroan.

Para pemegang saham juga telah menyetujui rencana perseroan untuk tidak membagikan dividen untuk tahun buku 31 Desember 2017. Seluruh laba bersih yang dibukukan akan digunakan untuk menambah modal kerja seiring dengan kondisi perusahaan yang berkembang pesat. “Kami perlu memperkuat modal kerja untuk pengembangan usaha,” ungkap Archied.

Selain menyetujui agenda RUPS Tahunan, pemegang saham juga menyetujui rencana Perseroan untuk menerbitkan obligasi dengan nilai sebesar maksimal USD 250 juta dalam kurun waktu dua tahun sejak disetujui. Rencana penerbitan obligasi dalam bentuk USD merupakan langkah perseroan untuk mengatur keragaman profil sumber pembiayaan strategis seiring dengan usaha perseroan yang tumbuh pesat.

“Dana hasil penerbitan obligasi akan digunakan untuk menambah modal kerja dan re-financing sebagian hutang,” ungkap Archied.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*