Sunday , 20 August 2017
Home » Breaking News » Upaya Pemerintah Cina Stabilkan Pasar Properti

Upaya Pemerintah Cina Stabilkan Pasar Properti

UBVhitwyahDilansir Global Property Guide Penurunan harga properti paling drastis terjadi di Cina. Setelah ledakan properti pada dua tahun lalu, pasar Cina berada di ambang kehancuran dengan hanya mencatat pertumbuhan harga 2,31% ketimbang pertumbuhan yang kuat 11,11% tahun lalu. Pemerintah Cina tengah berupaya stabilkan harga rumah. Lesunya iklim properti di China juga ditandai dengan gagalnya pembayaran cicilan KPR. Kegagalan tersebut menurut data resmi pemerintah setempat, antara lain terjadi di Provinsi Zhejiang, Provinsi Fujian, dan Provinsi Jiangsu.

Sementara itu, untuk mengembalikan aktivitas properti, Pemerintah China secara berkala mengendurkan beberapa aturan perpajakan yang semula diberlakukan untuk meredam kenaikan harga properti. Pengenduran tersebut juga dilakukan oleh perbankan setempat, antara lain dengan mempermudah syarat pengambilan kredit.

Propinsi Fujian memperkenalkan insentif pajak untuk pembelian properti pada bulan Juli 2014. Selatan kota Foshan mengendurkan peraturan batasan pembelian apartemen lebih dari satu. Pemerintah daerah dari Hohhot, Jinan, dan Nanchang juga telah melonggarkan peraturan ini. Selain itu, dari 47 kota di China yang memiliki aturan pembatasan pembelian rumah, 34 di antaranya mendapat kelonggaran kebijakan pemerintah tersebut. Sementara sisanya telah dihapus dari kebijakan itu. Prediksi tentang masa depan pasar properti China adalah masih belum jelas.

“Skenario yang paling mungkin adalah data properti dapat stabil atau bahkan meningkatkan dalam beberapa bulan berkat keseluruhan langkah-langkah pengenduran ini,” kata Wei Yao dari Societe Generale.

Pada kuartal kedua 2014, pertumbuhan ekonomi China mencapai 7,5 persen, sedikit naik dari tingkat pertumbuhan (Produk Domestik Bruto) PDB tahunan sebesar 7,4 persen di kuartal pertama 2014. Tahun ini, ekonomi Cina diperkirakan akan tumbuh sebesar 7,5 persen, setelah tingkat pertumbuhan PDB riil tahunan 7.7 persen pada tahun 2012 dan 2013. Pada tahun 2011 PDB tahunan tumbuh sebesar 9,3 persen dan 10,5 persen pada tahun 2010. Data ini dihimpun dari International Monetary Fund (IMF).

Share artikel ini dengan teman