Thursday , 17 August 2017
Home » Properti » Apartemen & Perhotelan » Villatel Mewah Royal Tulip Hadir Di Lombok

Villatel Mewah Royal Tulip Hadir Di Lombok

PT. The One Partners,  yang merupakan anak perusahaan dari TheVoo Architect & Engineers Group yang berasal dari Korea, mengembangkan Villa Hotel (Villatel) Royal Tulip Resort & Spa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Tampak dalam gambar (Kanan – Kiri) Vice President PT The One Partners Kim Min Sung, Managing Director PRO/MAX Indonesia Sulihin Widjaja, dan Director PT The One Partners Andy Lee mengamati maket Royal Tulip Resort & Spa.

(Kanan – Kiri) Vice President PT The One Partners Kim Min Sung, Managing Director PRO/MAX Indonesia Sulihin Widjaja, dan Director PT The One Partners Andy Lee mengamati maket Royal Tulip Resort & Spa.

PROPERTI-PT. THE ONE PARTNERS, yang merupakan anak perusahaan dari TheVoo Architect & Engineers Group yang berasal dari Korea, mengembangkan Villa Hotel (Villatel) ROYAL TULIP Resort & Spa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan nilai investasi Rp250 miliar.  Lokasinya terletak di Lombok Tengah bagian selatan, hanya 3 km dari Mandalika, Kuta, tepatnya di Are Guling, yang merupakan pantai favorit untuk para surfer. Hanya 20 menit dari Lombok International Airport dan 90 menit dari Senggigi.

Menurut  Eric Kim, Chief Executive Officer (CEO)  THE ONE PARTNERS ada beberapa alasan mengapa THE ONE PARTNERS mengembangkan Villatel ROYAL TULIP Resort & Spa di Lombok.  Antara lain, saat ini Lombok mempunyai daya tarik yang mirip dengan Bali 10 tahun yang lalu.  Memiliki pantai-pantai yang bersih dengan pasirnya yang putih dan lautnya yang jernih biru kehijauan, bukit dan pegunungan hijau yang masih alami. Sementara Bali semakin padat dan ramai,  potensi area yang dapat dikembangkan di Bali juga semakin terbatas.

Kunjungan wisatawan ke Lombok juga terus meningkat. Sejak tahun 2010  hingga 2014 tercatat rata-rata 20% peningkatan jumlah wisatawan yang Lombok setiap tahunnya. Terus bertambahnya wisatawan membuat tingkat hunian rata-rata  hotel dan villa yang sudah beroperasi mencapai 50%, bahkan untuk hotel dan villa bintang 5 mencapai 70-80%.

Selain itu juga karena meningkatnya pembangunan kompleks villa dan hotel skala menengah dan menengah atas di Senggigi dan sekitarnya, serta rencana pembangunan mega proyek Mandalika yang merupakan proyek pemerintah, Mekaki Bay Resort, proyek hotel resort dan theme park dari perusahaan nasional terkemuka, juga villa-villa skala kecil sedang banyak dibangun.

Kemudian pada April 2015 lalu, Presiden Jokowi juga menyatakan dukungan pemerintah untuk pengembangan pariwisata di Lombok dengan pengembangan infrastruktur yang alokasi dananya mencapai Rp1,8 triliun. “Bandar udara internasional Lombok yang baru kini memiliki penerbangan langsung dari Singapura dan Australia. Sebentar lagi juga akan ada penerbangan langsung dari Hongkong dan dari Australia Timur,” kata  Eric Kim.

Villatel ROYAL TULIP Resort & Spa dikembangkan di atas lahan seluas 20.263 m2 dengan luas bangunan 7.328 m2.  Ada 61 unit villa type 1, 2, dan 3 kamar tidur dengan luas unit mulai dari 175.72 / 99.12 m2 sampai dengan 582.68 / 270.39 m2.  “Total unit villa yang dijual 45 unit dimana 10 unit telah dibeli oleh investor dari Shanghai dan Beijing, sehingga hanya 35 unit villa yang akan ditawarkan kepada para investor di Indonesia. Sebanyak 16 unit akan dimiliki oleh pengembang dan tidak untuk dipasarkan,” ujar Kim Min Sung, Vice President THE ONE PARTNERS.

Untuk unit 1 kamar tidur ditawarkan mulai dari USD 375,480 setelah discount dengan pembayaran 10% down payment dan 60% pembayaran dilakukan secara bertahap (cicilan), sedangkan pelunasan dilakukan pada saat pembangunan selesai. Pelunasan dapat dilakukan dengan fasilitas kredit dari Bank Hana. “Kami membidik para investor menengah atas. Dan mengingat unit yang terbatas maka penjualan akan dilakukan dengan pendekatan yang lebih personal kepada investor dengan melakukan private gathering bekerjasama dengan agen properti PRO/MAX Real Estate,” ujar Kim Min Sung.

Ditambahkan Kim Min Sung,  keuntungan yang ditawarkan kepada investor antara lain 40% Return Guarantee untuk 5 tahun, Buy Back System di tahun ke 5, gratis 30 point untuk menginap, Switching System antar hotel yang dikelola oleh Louvre di dalam Asia Tenggara, investasi yang aman dengan Escrow Account, jaminan konstruksi dari induk perusahaan pengembang, pembayaran yang flexible dengan cicilan dan pelunasan dilakukan pada saat pembangunan selesai, pelunasan dengan tunai atau menggunakan fasilitas kredit dari Bank Hana, dan fix rate IDR 11,500 jika pembayaran dengan IDR.

“Kami optimis ROYAL TULIP Resort & Spa akan diminati para investor karena memiliki banyak keunggulan,” kata Kim Min Sung.  Keunggulan ROYAL TULIP Resort & Spa antara lain akan dikelola oleh Louvre Hotels Group yang merupakan salah satu dari 10 operator hotel top bertaraf international. Bahkan saat ini Louvre Group merupakan operator hotel international no. 2 di Eropa. Louvre Group telah mengembangkan jaringannya di Indonesia melalui brand Golden Tulip untuk hotel bintang 4, sedangkan brand Royal Tulip merupakan brand untuk hotel bintang 5 dimana Royal Tulip Lombok merupakan satu-satunya hotel bintang 5 yang disetujui oleh Louvre Hotels Group untuk dipasarkan sebagai Villatel.

Lalu ROYAL TULIP Resort & Spa akan dilengkapi berbagai fasilitas yang akan memberikan kenyamanan paripurna kepada para tamu. Fasilitas umum yang akan dibangun antara lain outdoor wedding area seluas 670 m2, wedding chapel, promenade seluas 400 m2, kolam renang  &  kolam renang anak, restaurant, spa, beach bar, beach volley ball, dan healing path. Sementara fasilitas untuk tiap unit villa antara lain  infinity & private pool, luxury dress room, surround system, outdoor cabana, outdoor shower, interior landscape, dan galaxy ceiling.

ROYAL TULIP Resort & Spa juga memiliki keunggulan yakni lokasinya yang strategis dan mudah diakses.  Hanya 20 menit dari Lombok Int’l Airport, 20 menit ke Kuta Beach (pantai favorite para surfer), 3 km ke Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, dan 90 menit ke Senggigi.  Selain itu juga memiliki keungggulan ocean view dan private pool untuk setiap unit villa, direct access ke pantai, pemandangan laut dan perbukitan , 100% Freehold (Sertipikat HGB), dan sudah lengkap segala perizinan termasuk AMDAL dan IMB. Pembangunan Royal Tulip Resort and Spa telah dimulai sejak Februari 2015 yang lalu dan diperkirakan pembangunan akan selesai pada Desember 2016.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*