Friday , 18 August 2017
Home » Properti » Apartemen & Perhotelan » Wismaya Optimis Karena Perkembangan Infrastruktur

Wismaya Optimis Karena Perkembangan Infrastruktur

Corporate Secretary and Branding Custodian PT Langgeng Makmur Perkasa, Iwan Nur Iswan sedang memaparkan potensi pasar apartemen di Bekasi

Corporate Secretary and Branding Custodian PT Langgeng Makmur Perkasa, Iwan Nur Iswan sedang memaparkan potensi pasar apartemen di Bekasi

PROPERTI – Kawasan penyangga Jakarta seperti bekasi terus menunjukan taji perkembangannya. Saat ini, setidaknya ada 25 proyek hunian vertikal dengan belasan ribu unit apartemen yang menggerojok pasar Bekasi. Segmen dan target yang dibidik beragam. Namun, secara umum pasar yang paling banyak diincar adalah segmen menengah bawah.

Praktis pemerintah kota dan pemerintah kabupaten Bekasi mesti sigap mengantisipasi pertumbuhan kawasan yang demikian pesat. Kehadiran proyek properti tersebut idealnya tidak mengusik rencana tata ruang kota, namun sebaliknya mampu menggairahkan pertumbuhan ekonomi dan sosial kawasan tersebut. Peran pemerintah daerah menjadi kunci dalam mendorong hadirnya proyek properti yang bisa mendorong pertumbuhan kota.

Salah satu developer yang ikut menyemarakan pembangunan apartemen di Bekasi adalah PT Langgeng Makmur Perkasa (LMP). Wismaya Residence terletak di Jalan M.Hasibuan, Kota Bekasi, Jawa Barat. Proyek ini dibangun di atas lahan seluas 10.904 meter persegi. Kelak akan berdiri dua menara apartemen, dengan total 2.317 unit. Apartemen Wismaya dibanderol mulai Rp 325 juta sampai Rp 700 jutaan per unit.

Di sela-sela acara diskusi Forum Wartawan Perumahan Rakyat yang diadakan di Hotel Horison Bekasi yang bertemakan “Potensi Hunian Vertikal Mendorong Pertumbuhan Kawasan Penyangga Jakarta”, Corporate Secretary and Branding Custodian PT Langgeng Makmur Perkasa, Iwan Nur Iswan mengatakan Apartemen seharga Rp300 jutaan ini, ditargetkan selesai pada 2018.

”Market kita orang Bekasi sendiri, orang Bekasi mungkin mayoritas bekerja di Jakarta, cari uang di Jakarta tapi belum punya hunian karena harga rumah mahal. Sebagai penghubung menuju kawasan industri besar, pastinya investor pembelinya manajer,”imbuhnya.

Dirinya pun optimis, produk properti khususnya apartemen di Bekasi akan terus berkembang ke depannya. Pasalnya, lokasi Wismaya yang strategi dengan didukung dua akses gerbang tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur. Di sisi lain, dekat dengan stasiun Light RapidTransit (LRT) Bekasi Barat yang akan dibangun. Selain itu, dekat dengan gerbang tol Becakayu.

Iwan pun optimis dalam tiga bulan mampu menjual 25 persen apartemen Wismaya Residence. Proyek hunian vertikal ini memiliki dua menara dengan total kapasitas 2.317 unit apartemen. “Hingga akhir tahun kami optimistis menjual 25% untuk menara pertama Wismaya Residence,” tutup Iwan.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*