Tuesday , August 4 2020
Home / Indeks Berita / ACP Optimis Hunian TOD Masih Menjadi Pilihan Saat Pandemi

ACP Optimis Hunian TOD Masih Menjadi Pilihan Saat Pandemi

ACP
Direksi Adhi Commuter Properti tengah mengamati maket proyek LRT City Bekasi, Eastern Green

PROPERTI – Menghadapi pandemi Covid – 19 yang belum mereda dan berimbas kepada krisis ekonomi yang telah menglobal, diperlukan keyakinan dan optimisme untuk bisa melewatinya. Yang terpenting adalah tetap menyusun dan menjalankan strategi yang tepat guna menghadapi lesunya perekonomian saat ini.

Sebagai salah satu pengembang properti yang terus melakukan aktifitas di tengah pandemi, baik pembangunan maupun penjualan, PT Adhi Commuter Properti tetap berkeyakinan proyek-proyek hunian yang terintegrasi transportasi atau konsep Transit Oriented Development (TOD) yang mereka bangun, akan tetap terserap oleh pasar.

BACA JUGA :   Pikko Bangun Kawasan Terpadu Di Kota Bekasi

“Bisnis properti sempat membaik pada akhir tahun 2019 hingga awal tahun 2020 setelah terjadi perlambatan selama tiga tahun terakhir ini. Namun kami tetap optimis permintaan pasar terhadap pengembangan hunian yang dengan konsep TOD akan tetap tinggi. Hal ini karena bersamaan dengan terus meningkatnya kebutuhan akan hunian, terlebih di Jabodetabek,” ujar Direktur Utama PT Adhi Commuter Properti Rizkan Firman dalam keterangan tertulis.

Menurut Rizkan, masih tingginya kebutuhan akan hunian karena terus meningkatnya pertambahan jumlah penduduk. Dirinya juga mengakui dampak pembangunan MRT dan LRT yang masif dilakukan oleh pemerintah, ikut mendorong pembangunan hunian atau properti berkonsep TOD karena mengedepankan kemudahan akses transportasi.

BACA JUGA :   Kolaborasi Dengan Tim Dokter, Ninja Xpress Bantu Kirim APD dan Produk Kesehatan

Sebagaimana diketahui, konsep TOD selaras dengan Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2018 tentang Rencana Induk Transportasi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi Tahun 2018 – 2029. Aturan itu menyatakan bahwa pemerintah mengatur pengurangan penggunaan kendaraan pribadi dan memacu orang untuk menggunakan transportasi publik.

“Prospek hunian berkonsep TOD di tahun 2020 sangat bagus karena transportasi massal semakin berkembang, seperti MRT, LRT dan kereta cepat. Sehingga, masyarakat semakin sadar terhadap kelebihan-kelebihan hunian yang dekat atau bahkan terintegrasi langsung dengan transportasi massal seperti produk hunian dari LRT City,” ujar Direktur Pemasaran ACP Indra Syahruzza.

BACA JUGA :   Jababeka Creed Residence Mulai Bangun Kawana Golf Residence

Project Director Eastern Green Apartemen Setya Aji Pramana mencontohkan LRT City Bekasi, Eastern Green yang dikembangkan oleh ACP. Hunian berkonsep TOD di kawasan Bekasi Timur ini, kata dia, mengusung konsep Your Smart Move, Smart Acces dan Smart Facility. Lokasinya, sangat strategis yang dekat Stasiun LRT Jatimulya, Exit Tol Bekasi Timur, Green Walk Mall, BRT Transjabodebek, dan RS Awal Bros (Primaya Hospital).

“Penghuni dapat memanfaatkan Smart Facility, yakni fasilitas yang mempermudah  penghuni dalam beraktivitas dengan penggunaan smart home. Penghuni dapat mengontrol peralatan elektronik di unitnya dengan handphone yang terkoneksi internet. Fasilitas lainnya juga ada seperti Swimming Pool, Jogging Track, Gym, Uptown Garden, Green Edge Plaza dan masih banyak lagi,” ungkap Aji.

BACA JUGA :   Intiland Hadirkan Klaster Acacia Mulai Rp 1,6 Miliar di Graha Natura Surabaya

Dan yang terpenting, sambung Aji, LRT City Bekasi – Eastern Green di masa pandemi Covid-19 ini menjalankan protokol kesehatan dan memastikan bahwa konsumen loyal dan calon konsumen merasa #StaySafeatLRTCity dengan konsep Healthy & Hygienist, Safety dan Convenience.

LRT City Bekasi – Eastern Green terdiri dari dua tower, yakni Tower Primrose dan Tower Clove dengan total unit Tower Primrose sebanyak 634 unit dengan beragam tipe, seperti Premiere (studio), Executive (1BR) dan Suite (2BR). Untuk Tower Primrose telah diserahterimakan pada bulan Juli 2020. Saat ini penjualan dilakukan secara digital, seperti iklan dan show unit melalui 3D Show.

BACA JUGA :   MT Haryono-Cawang, The Next CBD in Jakarta

“Berinvestasi properti saat pandemi menjadi prospek yang nilainya tidak akan turun, justru meningkat secara signifikan. Keuntungan yang didapatkan dari investasi properti antara 15-20% per tahun. Pemilik juga dapat menyewakan kepada pihak lain, sehingga dapat menghasilkan keuntungan bulanan atau tahunan,” tutup Rizkan Firman.

Check Also

rupst ctra

Penjualan Rp 2 Triliun, Ciputra Development Sebar Dividen Rp 8 per saham

PROPERTI – Emiten properti, PT Ciputra Development Tbk. dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 172

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link