Friday , October 23 2020
Home / Indeks Berita / Aturan SSB Terbit Lagi, Apersi Apresiasi KemenPUPR dan KemenKeu

Aturan SSB Terbit Lagi, Apersi Apresiasi KemenPUPR dan KemenKeu

ppdpp
Pada tahun 2019 penyaluran FLPP yang dilakukan PPDPP mencapai 113,04% dengan nilai mencapai Rp7,545 triliun untuk 77.835 unit rumah

BERITA PROPERTI – Pengembang perumahan bersubsidi menyambut positif pasca ditandatanganinya perjanjian kerjasama (PKS) program Subsidi Selisih Bunga (SSB)/Subsidi Selisih Marjin (SSM) dan Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) antara Kementerian PUPR dan sejumlah bank pelaksana, pekan lalu.

Sekjen DPP APERSI (Asosiasi Pengembangan Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia) Daniel Djumali mengatakan adanya penandatangan kerjasama tersebut, memberikan harapan yang sangat besar kepada pengembang perumahan sederhana, karena habis kuota Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bisa digantikan dengan skema tersebut.

BACA JUGA :   Diikuti Sebanyak 1.673 Peserta, Bank BTN Gelar BTN Santri Developer

“Adanya skema SSB misalnya, tentu bagi konsumen masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang membutuhkan hunian sangat membantu. Oleh karena, kami sangat mengapresiasi langkah tersebut, terutama pada saat kondisi pandemi yang terjadi ini,” ujar Daniel kepada propertynbank.com, Senin (11/5).

Lebih lanjut dikatakan Daniel, langkah selanjutnya yang harus dilakukan dalam rangka mencari solusi terhadap dampak Covid-19, dimana banyak perusahaan dan instansi mengurangi jam kerja operasionil bahkan tutup, maka perlu dilakukan relaksasi dan percepatan persetujuan akad KPR Bank Pelaksana hingga pencairannya.

BACA JUGA :   Survey PUPR, Ini Penyebab Banjir Di Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat Lalu

“Termasuk juga OTS di lapangan, pecahan SHGB, PBB, IMB, validasi pajak, BPHTB, pemasangan jaringan listrik atau token PLN yang tertunda atau belum dapat dikerjakan. Bisa juga surat jaminan pengembang atau sejenisnya diganti selama masa Covid-19 dan adanya aturan pembatasab sosial berskala besar (PSBB). Ini harus segera dibenahi saat ini,” kata Daniel.

Dengan kendala yang ada tersebut, sambung Daniel, menyebabkan banyak rumah-rumah yang sudah selesai dalam kondisi 100%, tapi tidak bisa diakad KPR. Padahal, tegasnya, pihaknya adalah pengembang perumahan subsidi yang banyak membangun dan terus menyerap tenaga kerja termasuk informal dan padat karya yang mengusahakan tidak adan pemutusan hubungan kerja.

BACA JUGA :   Bank BTN Targetkan Rp 6 Triliun Dalam Ajang IPEX 2019

“Akibat Corona, banyak pekerja diam dirumah dan karena tidak boleh mudik. Sementara konsumen MBR perlu beli rumah karena belum memiliki rumah subsidi MBR. Maka, untuk meringankan beban konsumen MBR memperoleh Rumah Subsidi, Apersi mengusulkan besaran BPHTB (Bea Pemilikan Hak atas Tanah dan Bangunan) untuk Rumah Subsidi diturunkan menjadi 1% atau 2,5% final,” tutur Daniel.

Selain itu, dirinya berharap adanya insentif, relaksasi dan restrukturisasi berupa pengurangan bunga dan penundaan angsuran pokok (bukan penghapusan) bagi pengembang dan konsumen MBR yang terdampak Covid-19. Ketentuan pelaksanaan stimulus lanjutan ini bisa dibuat lebih simple dan mudah oleh pemerintah yang dalam hal ini adalah Otoritas Jasa Keuangan atau Kementerian Keuangan.

BACA JUGA :   Pemerintah Gulirkan Stimulus, Giliran Perbankan Permudah Akad KPR

“Sama dengan sektor industri lainnya yang terdampak Covid-19, sektor perumahan terutama perumahan menengah bawah bersubsidi bisa memperoleh pengurangan suku bunga seperti kredit KUR/UMKM, pengurangan beban bunga 6% untuk 3 bulan dan 3% untuk 3 bulan berikutnya bagi kredit dibawah Rp.500 juta,” ujar Daniel

Pihaknya juga ingin adanya pengurangan beban bunga 3% untuk 3 bulan dan 2% untuk 3 bulan berikutnya bagi kredit sampai dengan Rp. 10 miliar, serta penundaan pembayaran angsuran pokok, sesuai seperti kredit KUR /UMKM /Sektor Industri yang diumumkan MenKeu/OJK beberapa waktu lalu.

Check Also

rumah

Evaluasi Penyaluran FLPP, 30 Bank Pelaksana Berkinerja di Atas 70% Dari Target

PEMBIAYAAN – Jelang akhir tahun 2020, Kementerian PUPR melalui Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 174

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link