
Propertynbank.com – Didukung oleh Bank Jakarta, program Mudik Gratis yang digagas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali digelar pada Lebaran 2026 dengan skala yang semakin besar. Tingginya minat masyarakat mendorong penambahan armada transportasi, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan badan usaha milik daerah (BUMD) dalam menghadirkan perjalanan mudik yang aman dan nyaman.
Dukungan dari Bank Jakarta kali ini melalui penyediaan armada bus bagi warga ibu kota yang ingin pulang ke kampung halaman. Tahun ini, Bank Jakarta menyediakan 20 unit bus yang diberangkatkan bersama total 709 bus dalam program Mudik Gratis Lebaran 2026.
Pelepasan peserta mudik dilakukan di kawasan Silang Monas, Jakarta, oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Plh Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Ujang Harmawan, serta Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo bersama jajaran direksi BUMD DKI Jakarta lainnya.
Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo mengatakan, partisipasi dalam program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan sebagai BUMD untuk mendukung mobilitas masyarakat, khususnya menjelang hari raya.
“Dukungan terhadap program mudik gratis tidak hanya berkaitan dengan penyediaan transportasi, tetapi juga menjadi bentuk sinergi berkelanjutan antara Bank Jakarta dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menghadirkan layanan publik yang lebih inklusif,” ujar Agus dalam siaran pers.
Program Mudik Gratis sendiri merupakan agenda tahunan Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang bertujuan memberikan kesempatan bagi warga untuk merayakan Lebaran bersama keluarga tanpa terbebani biaya perjalanan.
Pada tahun 2026, jumlah armada yang disiapkan meningkat menjadi 709 bus dari rencana awal 667 unit. Penambahan tersebut dilakukan setelah jumlah pendaftar melonjak hingga 30.774 pemudik, lebih tinggi dari estimasi awal sebanyak 26.000 peserta.
Bus yang disediakan Bank Jakarta melayani berbagai kota tujuan di Pulau Jawa dan Sumatra, antara lain Semarang, Solo, Lampung, Sidoarjo, Kediri, Yogyakarta, Purwokerto, hingga Wonogiri. Jumlah armada yang disediakan juga meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, seiring tingginya kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas mudik gratis.
Selain Bank Jakarta, sejumlah BUMD lain yang turut mendukung program ini antara lain PT Transportasi Jakarta, PT MRT Jakarta, PT LRT Jakarta, PAM Jaya, serta PT Pembangunan Jaya Ancol.
Kehadiran berbagai BUMD tersebut menunjukkan pendekatan kolaboratif dalam penyelenggaraan layanan publik berskala besar, terutama pada momentum mobilitas tahunan seperti Lebaran.
Posko Mudik dan Layanan Tambahan
Tidak hanya menyediakan armada transportasi, Bank Jakarta juga menghadirkan Posko Mudik di Rest Area KM 429 Semarang yang beroperasi pada 14–20 Maret 2026. Posko ini ditujukan sebagai tempat istirahat bagi pemudik yang melakukan perjalanan darat menuju berbagai daerah di Pulau Jawa.
Fasilitas yang tersedia meliputi area istirahat, kursi pijat, layanan wifi gratis, hingga fasilitas pengisian daya perangkat elektronik. Kehadiran posko tersebut diharapkan dapat membantu pemudik menjaga kondisi fisik selama perjalanan panjang.
Selain layanan fisik, Bank Jakarta juga menghadirkan berbagai program promosi, mulai dari souvenir pembukaan rekening hingga cashback transaksi QRIS melalui aplikasi JakOne Mobile.
Apresiasi Bank Jakarta Kepada Masyarakat
Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, menyampaikan bahwa dukungan terhadap program Mudik Gratis merupakan bentuk apresiasi atas kepercayaan masyarakat kepada Bank Jakarta.
Menurutnya, keterlibatan dalam kegiatan sosial seperti ini juga menjadi langkah perusahaan untuk semakin dekat dengan masyarakat sekaligus memperkuat peran sebagai bank daerah yang hadir dalam berbagai kebutuhan warga.
Mobilitas Lebaran dan Peran Lembaga Daerah
Lonjakan jumlah peserta mudik gratis tahun ini menunjukkan bahwa kebutuhan transportasi yang terjangkau dan aman masih menjadi perhatian utama masyarakat perkotaan. Program seperti ini tidak hanya membantu mengurangi beban biaya perjalanan, tetapi juga berkontribusi pada pengelolaan arus mudik yang lebih tertib.
Sinergi antara pemerintah daerah dan BUMD dinilai akan semakin penting dalam menghadirkan layanan publik yang adaptif, terutama pada momen mobilitas besar seperti Lebaran.
“Melalui dukungan armada, fasilitas perjalanan, hingga layanan digital, Bank Jakarta berupaya mengambil peran lebih luas dalam mendukung kenyamanan masyarakat, sekaligus memperkuat kedekatan dengan warga Jakarta di momentum kebersamaan hari raya,” tutup Arie.
















