Monday , October 26 2020
Home / Breaking News / Baru Dilantik, Penyerahan PSU Jadi Pilot Project REI Komisariat Malang Raya

Baru Dilantik, Penyerahan PSU Jadi Pilot Project REI Komisariat Malang Raya

Hendra
Sektretaris REI Komisariat Malang Raya, Hendra Hartanto (kiri) bersama ketua Umum DPP REI Paulus Totok Lusida usai pelantikan pengurus REI Komisariat Malang Raya

PROPERTI – Sebuah momen penting, terjadi di Hotel Swiss-Belinn Surabaya, 2 September 2020 lalu. Saat itu adalah dilantiknya pengurus Real Estat Indonesia (REI) Komisariat Malang Raya untuk periode 2020 hingga 2023. Di kesempatan yang sama, juga dilakukan pengukuhan pengurus REI Komisariat Sidoarjo, Gresik, dan Surabaya oleh Ketua DPD REI Jawa Timur Soesilo Effendy.

Yang menarik adalah, sejumlah pengembang modern di Malang, seperti Patraland, Greenstone, Green Orchid, Batu Panorama, Primaland, Srimaya, Adong Property, dan beberapa pengembang lainnya bergabung dalam kepengurusan REI Komisariat Malang Raya kali ini. Diharapkan, dengan terlibatnya pengembang-pengembang modern tersebut, dapat meningkatkan kinerja dan program yang akan dijalankan selama tiga tahun mendatang.

BACA JUGA :   Ray White Gandeng Dua Rekanan Guna Permudah Transaksi Properti

”Kami ingin mengajak seluruh developer (pengembang perumahan), baik developer lama maupun developer baru. Bahkan jika belum terdaftar di REI pun, bisa kami gandeng. Supaya saat bergabung dan merasakan manfaatnya, pengembang tersebut bisa semakin bertumbuh,” ujar Ketua REI Komisariat Malang Raya Suwoko SH, seperti dikutip harian Jawa Pos.

Meskipun banyak pengembang modern yang bergabung, Suwoko mengaku tetap menggandeng dan bersinergi dengan pengembang senior yang ada di Malang. Dirinya mencontohkan PT Batu Maju Bersama yang sukses mengembangkan Jatim Park sebagai salah satu kawasan wisata paling populer di Jawa Timur, agar tetap ikut memajukan organisasi REI di Malang Raya tersebut.

BACA JUGA :   Dampak Pandemi Covid-19, Airy Rooms Stop Beroperasi Mulai 31 Mei 2020

“REI Komisariat Malang Raya juga akan bersinergi dengan tiga pemerintahan daerah di Malang Raya yang meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu. Salah satu fokusnya adalah terkait penyerahan prasarana, sarana, dan utilitas atau PSU. Sebagai mana kita ketahui, Pemkot Malang gencar melakukan sosialisasi agar para pengembang segera melakukan penyerahan PSU,” jelas Suwoko.

Sementara itu, Sektretaris REI Komisariat Malang Raya, Hendra Hartanto mengatakan, percepatan proses serah terima fasilitas umum (fasum) dan PSU dari developer kepada pemerintah daerah khususnya di Kota Malang, merupakan pilot project pengurus yang baru dilantik tersebut. Terlebih lagi, kata Hendra, program ini mendapat dukungan penuh dan salah satu agenda yang fokus dijalankan oleh DPP REI, dibawah kepemimpinan Paulus Totok Lusida sebagai Ketua Umum.

“Kami menyadari bahwa dalam penyerahan fasum oleh developer kepada pemerintah daerah, seringkali terjadi keterlambatan yang disebabkan oleh berbagai hal. Ada developer kecil yang memang tidak mampu melakukannya karena masalah biaya, atau juga ada yang bermasalah dalam manajemen internal. Maka, kami sebagai pengurus akan berupaya menjembatani hal tersebut sehingga proses penyerahan fasum atau PSU bisa dipercapat,” tegas Hendra.

BACA JUGA :   Peduli Covid-19, Metland Menteng Bagikan Sembako Untuk Warga Sekitar

Presiden Direktur Bumi Nusantara Megah Group yang mengembangkan Green Orchid Residence, Malang ini menambahkan, program ini menjadi penting untuk dilaksanakan dengan proses penyerahan fasum yang cepat, maka jika ada perbaikan fasum tersebut, akan lebih mudah melakukan kordinasinya. Pada akhirnya, tentu saja akan memberikan kenyamanan kepada konsumen atau masyarakat.

Hendra merupakan salah seorang pengembang muda di Malang dan dipercaya menjadi Sekretaris, posisi yang sangat penting dalam sebuah organisasi. Sebagai salah satu pengembang modern, jiwa muda Hendra diharapkan bisa memajukan komisariat REI khususnya di wilayah Malang Raya.

BACA JUGA :   Pemda Diminta Evaluasi Pembangunan Perumahan

Terkait sektor properti di Malang saat ini, Hendra menjelaskan kondisi berangsur sudah mulai membaik. Ini artinya ekonomi sudah mulai ada pergerakan meskipun dirinya merasakan sangat lambat, khususnya dalam era new normal ini. “Kami berharap teman-teman developer dapat bekerjasama dengan media dan media digital untuk bisa berjualan secara online dan daring (dalam jaringan), sehingga tetap mengutamakan pyhsical distancing yang dianjurkan oleh pemerintah,” pungkas Hendra.

Check Also

Peminat Rumah DP Rp 0 Tinggi, DPRD : Bangunan Rampung, Kok Penghuni Sepi

PROPERTI – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) DKI Jakarta menyebut peminat hunian dengan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 174

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link