Monday , August 10 2020
Home / Daerah / Bedah Rumah di Jabar, PUPR Alokasikan Anggaran Rp 243,28 Milyar

Bedah Rumah di Jabar, PUPR Alokasikan Anggaran Rp 243,28 Milyar

bedah rumah
Program bedah rumah untuk 13.902 unit rumah tidak layak huni di Provinsi Jawa Barat.

DAERAH – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengalokasikan anggaran sebesar Rp 243,28 Milyar guna melakukan bedah rumah untuk 13.902 unit rumah tidak layak huni di Provinsi Jawa Barat.

“Kami siap melaksanakan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah sebanyak 13.902 unit rumah tidak layak huni di Jawa Barat pada tahun ini. Anggaran yang kami alokasikan untuk Program BSPS di Jawa Barat sebesar Rp 243,28 Milyar,” ujar Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Jawa II (BP2PJ2), Kiagoos Egie Ismail di Jawa Barat, Sabtu (4/7/2020).

BACA JUGA :   REI : 2016 Masih Rendah, 2017 Optimis Bangkit

Menurut Kiagoos, program BSPS merupakan salah satu upaya Kementerian PUPR dalam rangka mengurangi rumah tidak layak huni di daerah. Untuk itu, pihaknya berharap dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat guna pelaksanaan bedah rumah di lapangan.

Pelaksanaan Program BSPS di Jawa Barat, imbuhnya, dilaksanakan dalamdua tahap yakni tahap pertama sebanyak 10.000 unit dan tahap kedua sebanyak 3.902 unit. Seluruh Program BSPS yang dilaksanakan di Jawa Barat adalah Peningkatak Kualitas Rumah Swadaya (PKRS).

BACA JUGA :   Abdul Khair ; Politisi Perumahan Anak Desa Langkat Sumatera Utara

Berdasarkan data yang ada, untuk tahap pertama Program BSPS di Provinsi Jawa Barat yakni 10.000 unit rumah tersebar di Kabupaten Cianjur (2.190 unit), Kabupaten Tasikmalaya (2.575 unit), Kota Tasikmalaya (425 unit), Kabupaten Subang (210 unit), Kabupaten Sukabumi (1.960 unit), Kota Sukabumi (130 unit), Kabupaten Indramayu (1.070 unit), Kabupaten Sumedang (90 unit), Kabupaten Bandung (1.350 unit).

Sedangkan untuk Program BSPS tahap kedua akan dilaksanakan di Kabupaten Tasikmalaya (420 unit), Kabupaten Pangandaran (200 unit), Kabupaten majalengka (200 unit), Kabupaten garut (80 unit), Kota Bandung (350 unit), Kabupaten Ciamis (200 unit), Kabupaten Kuningan (100 unit), Kota Cirebon (100 unit), Kabupaten Cirebon (630 unit), Kabupaten Indramayu (370 unit), Kabupaten Cianjur (125 unit).

BACA JUGA :   Metrostater Depok Mulai Dibangun, Sekda : Akan Bermanfaat Bagi Masyarakat

“Setiap unit rumah tidak layak huni yang dibedah mendapatkan bantuan sebesar Rp 17,5 juta. Dana tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk pembelian bahan material bangunan sebesar Rp 15 juta dan Rp 2,5 juta untuk upah tukang,” terangnya.

Check Also

rumah khusus

Pengembang Minta Relaksasi, Bank Tegaskan Tidak Ada Pengetatan KPR

BERITA UTAMA – Indonesia masih berpeluang untuk mencatatkan pertumbuhan ekonomi positif di tengah pertumbuhan ekonomi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 172

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link