Tuesday , July 7 2020
Home / Figur / Begini Strategi Pemasaran Properti Di Tengah Pandemi Covid-19

Begini Strategi Pemasaran Properti Di Tengah Pandemi Covid-19

Widodo, Pemerhati Branding Properti

SOSOK  – Pemerintah Indonesia terus mengambil langkah-langkah tegas guna memutus penyebaran virus corona (covid-19) yang mematikan ini. Dalam kurun waktu tiga bulan, sejumlah kebijakan pemerintah telah dikeluarkan, guna mencegah penyebaran covid-19,  diantaranya meminta agar masyarakat melakukan social distance, bekerja dan beraktivitas di rumah (Work From Home), belajar dan beribadah semuanya dilaksanakan di rumah, Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar  (PSPB), hingga himbauan larangan untuk tidak Mudik.

BACA JUGA :   Bidik Potensi Ekonomi Syariah, Agung Sedayu Bangun Menara Syariah di PIK 2

Sejak terdeteksi awal Maret 2020 lalu, Virus Corona di Indonesia, khususnya di Jakarta telah menjangkiti ribuan orang. Adanya pandemi virus corona ini berdampak terganggunya hampir semua industri bisnis dari berbagi sektor kecuali bidang kesehatan dan merubah pola perilaku masyarakat dunia di semua kalangan. Termasuk juga dengan industry property.

Kondisi ini tentunya menjadi tantangan yang sangat berat, pasalnya selain menghadapi pandemi virus corona dihadapkan pula dengan saatnya masuk puasa dan lebaran serta adanya tahun ajaran baru sekolah.

BACA JUGA :   Saya Harus Hard Work, Tidak Hanya Smart Work

Widodo, seorang Praktisi Branding Property, mengatakan perlu dilakukan perubahan pola strategi pemasaran properti agar dengan kondisi saat ini tetap menjadi peluang yang menguntungkan.

“untuk itu kita perlu memanfaatkan teknologi informasi yang kini telah cukup familiar yang digunakan masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA :   Jangan Pernah Menunda Pekerjaan

Beberapa langkah strategi pemasaran property ditengah pandemi virus corona, dengan memanfaatkan teknologi infromasi yakni digital marketing. Diantaranya melalui Media Online, Media social, SEO / Ads Google serta SMS / WA blast.

Selain penggunaan media-media tersebut, tambah Widodo, yakni dengan memberikan beberapa gimmick seperti pemberian Diskon dan kemudahan cara bayar serta pemberian hadiah langsung kepada costumer.

BACA JUGA :   Rahasia Sukses Anak Medan di Jakarta, Sudah Bekerja Sejak Masih Kuliah

Kondisi apapun hunian akan selalu menjadikan kebutuhan utama setiap orang. Saat kondisi pandemi virus corona seperti ini, diharapkan properti juga tidak ikut larut terbawa pengaruh yang kurang baik. Untuk itu perlu dilakukan terobosan – terobosan agar selalu tetap menjadikan kebutuhan terus dicari.

BACA JUGA :   Haris Lambey Ingin Mengembalikan Kejayaan Kota Batam

“Dengan memanfaatkan teknologi informasi ini, para pemasar property ini, masih dapat melakukan aktivitasnya sebagai sales marketing. Dengan begitu, industry property masih bisa bertahan dan tetap eksis melakukan membukukan penjualan produk propertinya,” tutup Widodo.

SAKSIKAN JUGA VIDEO TERKAIT

Check Also

The NextDev Hub Virtual Talk

Telkomsel Luncurkan The NextDev Hub Virtual Talks Bagi Komunitas Startup

UMUM – Telkomsel menghadirkan The NextDev Hub Virtual Talks, sebuah inisiatif corporate social responsibility (CSR) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 171

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link