Thursday , June 4 2020
Home / Indeks Berita / Bersiap Sambut The New Normal, Pelaku Bisnis Harus Segera Berinovasi

Bersiap Sambut The New Normal, Pelaku Bisnis Harus Segera Berinovasi

untar
Webinar dengan tema “The New Normal in the World’s Post Covid-19: How The Landscape of Retail Business is Transformed”.

UMUM – Universitas Tarumanagara (Untar) melalui Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota dengan FIABCI (Real Estate Federation) Indonesia kembali menggelar webinar dengan tema “The New Normal in the World’s Post Covid-19: How The Landscape of Retail Business is Transformed”.

Dalam webinar seri kedua tersebut, diikuti oleh 200 an lebih partisipan dengan nara sumber antara lain, Director of Ciputra Group Sugwanto Tanto, COO Agung Sedayu Retail Indonesia David Hilman, Founder of Architect Indomegah Henry Kusnadi, dan CMO Starbucks Indonesia Liryawati.

BACA JUGA :   Nurmansyah Lubis, Auditor dan Barista Yang Siap Dampingi Anies Baswedan

Sebagai pembicara pertama, Liryawati berpendapat bahwa pandemi saat ini  mempengaruhi perubahan perilaku dan gaya hidup (changing of behaviour and lifestyle) para konsumen. Menurut dia, perlu diyakinkan kepada pembeli akan keamanan dan kebersihan produk, agar terjamin.

“Ada peluang saatnya nanti, kita akan mengandalkan teknologi digital baru yang tidak perlu sentuhan (touchless). Ketika Covid-19 berakhir, kita dihadapkan pada the new normal. Saat ini yang bisa dilakukan yaitu terus bergerak ke depan untuk mempersiapkannya. Ekspansi seperti memperbanyak drive-thru or pilot store merupakan salah satu langkahnya,” ujar Liryawati.

BACA JUGA :   PT Jaya Bersama Saputra Perkasa Rancang Pintu Baja Bermotif Kayu solid

Sementara Designer sekaligus Founder of Architect Indomegah, Henry Kusnadi menyoroti, bahwa untuk suatu rentang waktu akibat pandemi, trend yang ada akan berubah menjadi pola, lalu menjadi permintaan karena  kebutuhan.

“Dapat disimpulkan bahwa design merupakan suatu proses dan hasil. Desain adalah bagaimana permintaan akan kebutuhan bergabung dengan pemikiran yang kreatif. Arsitek berperan menciptakan sebuah karya yang memenuhi permintaan kebutuhan  tersebut, sekaligus berkreasi dengan mempertimbangkan segmen pasar seperti desain, optimalisasi, efisiensi dan biaya,” ujar Henry.

BACA JUGA :   Park Hill, Cluster Terbaru Di CitraGarden City Malang

Sedangkan David Hilman memandang bahwa dengan munculnya pandemi global ini menjadi game changer, karena segala sesuatunya berubah menyesuaikan kondisi. Penggunaan seluruh platform yang dimiliki untuk mendukung penyewa-penyewa untuk migrasi secara online dengan cara yang ekonomis. Pihak mall memfasilitasi ojek online tempat tunggu, menyediakan hand sanitizer serta makanan ringan.

“Transparasi sangat dibutuhkan, tidak ada yang siap dengan situasi PSBB, namun kita perlu menjaga hubungan baik dengan para konsumen. Mall dan para penyewa butuh bekerja sama menentukan standard manual kebersihan dan kesehatan. Perlu dilihat dari sisi positifnya yaitu kita menjadi berpikir kreatif diluar kebiasaan,” tegas David.

BACA JUGA :   Siasati Anggaran, Pembangunan Rusun Dengan Skema KPBU Dijajaki

David mencontohkan, misalkan bioskop yang sudah beberapa bulan belakangan ini tutup, perlu tetap menjalankan bisnis misalnya drive-in atau digital streaming yang bisa menjadi solusi. Tidak mudah, sambungnya tapi harus dilakulan. Dia mengajak untuk berjuang bersama dan selalu berpikir positif.

“Pengalaman konsumen merupakan hal penting untuk sebuah pusat perbelanjaan. Walaupun dengan segala kendala yang ada, tentu setiap mall harus berusaha menciptakan sesuatu yang menarik untuk menjaga kesetiaan pelanggan. Sejauh ini banyak peluang dan inisiatif yang dapat diupayakan seperti bisnis online. Bukan tidak mungkin dengan berbelanja online dapat menambahkan pengalaman pelayanan yang berbeda. Kita disadarkan, offline dan online itu saling mendukung. Menjadi lebih kreatif dalam menghadapi kondisi dengan melihat potensi baru yang dapat dilakukan. Sehingga dapat menghasilkan hasil yang baik untuk pusat perbelanjaan,” ungkap Director of Ciputra Group Sugwanto Tanto.

BACA JUGA :   PUPR dan Jepang Perpanjang Kerja Sama Pengembangan Infrastruktur

Di akhir seminar, Wakil Rektor bidang Akademik Dr. Gatot P. Soemartono, S.E., S.H., M.M., LL.M., mengatakan tema yang diangkat dalam webinar kali ini sangat relevan karena akan dihadapi dalam waktu dekat ini. “Dalam setiap krisis, di sana ada peluang. The New Normal membawa transformasi baru dalam dunia bisnis yang membutuhkan ketahanan menentukan strategi yang tepat untuk mengantisipasi agar dapat berkembang,” pungkasnya.

Check Also

rumah khusus

PUPR Bangun Rumah Khusus Nelayan di Konawe Utara Senilai Rp 3,6 M

PROPERTI – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendorong para nelayan di kawasan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 171

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link