Saturday , October 31 2020
Home / Indeks Berita / Bersiap Sambut The New Normal, Pelaku Bisnis Harus Segera Berinovasi

Bersiap Sambut The New Normal, Pelaku Bisnis Harus Segera Berinovasi

untar
Webinar dengan tema “The New Normal in the World’s Post Covid-19: How The Landscape of Retail Business is Transformed”.

UMUM – Universitas Tarumanagara (Untar) melalui Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota dengan FIABCI (Real Estate Federation) Indonesia kembali menggelar webinar dengan tema “The New Normal in the World’s Post Covid-19: How The Landscape of Retail Business is Transformed”.

Dalam webinar seri kedua tersebut, diikuti oleh 200 an lebih partisipan dengan nara sumber antara lain, Director of Ciputra Group Sugwanto Tanto, COO Agung Sedayu Retail Indonesia David Hilman, Founder of Architect Indomegah Henry Kusnadi, dan CMO Starbucks Indonesia Liryawati.

BACA JUGA :   Cyber Home, Tak Hanya Sekedar Smart Home

Sebagai pembicara pertama, Liryawati berpendapat bahwa pandemi saat ini  mempengaruhi perubahan perilaku dan gaya hidup (changing of behaviour and lifestyle) para konsumen. Menurut dia, perlu diyakinkan kepada pembeli akan keamanan dan kebersihan produk, agar terjamin.

“Ada peluang saatnya nanti, kita akan mengandalkan teknologi digital baru yang tidak perlu sentuhan (touchless). Ketika Covid-19 berakhir, kita dihadapkan pada the new normal. Saat ini yang bisa dilakukan yaitu terus bergerak ke depan untuk mempersiapkannya. Ekspansi seperti memperbanyak drive-thru or pilot store merupakan salah satu langkahnya,” ujar Liryawati.

BACA JUGA :   PropertyGuru Indonesia Property Awards Kembali Digelar

Sementara Designer sekaligus Founder of Architect Indomegah, Henry Kusnadi menyoroti, bahwa untuk suatu rentang waktu akibat pandemi, trend yang ada akan berubah menjadi pola, lalu menjadi permintaan karena  kebutuhan.

“Dapat disimpulkan bahwa design merupakan suatu proses dan hasil. Desain adalah bagaimana permintaan akan kebutuhan bergabung dengan pemikiran yang kreatif. Arsitek berperan menciptakan sebuah karya yang memenuhi permintaan kebutuhan  tersebut, sekaligus berkreasi dengan mempertimbangkan segmen pasar seperti desain, optimalisasi, efisiensi dan biaya,” ujar Henry.

BACA JUGA :   Ingin Investasi Properti? Hadiri Talk Show Ini

Sedangkan David Hilman memandang bahwa dengan munculnya pandemi global ini menjadi game changer, karena segala sesuatunya berubah menyesuaikan kondisi. Penggunaan seluruh platform yang dimiliki untuk mendukung penyewa-penyewa untuk migrasi secara online dengan cara yang ekonomis. Pihak mall memfasilitasi ojek online tempat tunggu, menyediakan hand sanitizer serta makanan ringan.

“Transparasi sangat dibutuhkan, tidak ada yang siap dengan situasi PSBB, namun kita perlu menjaga hubungan baik dengan para konsumen. Mall dan para penyewa butuh bekerja sama menentukan standard manual kebersihan dan kesehatan. Perlu dilihat dari sisi positifnya yaitu kita menjadi berpikir kreatif diluar kebiasaan,” tegas David.

BACA JUGA :   Sejak 2005, SMF Telah Salurkan Pembiayaan Perumahan Rp 62,05 triliun 

David mencontohkan, misalkan bioskop yang sudah beberapa bulan belakangan ini tutup, perlu tetap menjalankan bisnis misalnya drive-in atau digital streaming yang bisa menjadi solusi. Tidak mudah, sambungnya tapi harus dilakulan. Dia mengajak untuk berjuang bersama dan selalu berpikir positif.

“Pengalaman konsumen merupakan hal penting untuk sebuah pusat perbelanjaan. Walaupun dengan segala kendala yang ada, tentu setiap mall harus berusaha menciptakan sesuatu yang menarik untuk menjaga kesetiaan pelanggan. Sejauh ini banyak peluang dan inisiatif yang dapat diupayakan seperti bisnis online. Bukan tidak mungkin dengan berbelanja online dapat menambahkan pengalaman pelayanan yang berbeda. Kita disadarkan, offline dan online itu saling mendukung. Menjadi lebih kreatif dalam menghadapi kondisi dengan melihat potensi baru yang dapat dilakukan. Sehingga dapat menghasilkan hasil yang baik untuk pusat perbelanjaan,” ungkap Director of Ciputra Group Sugwanto Tanto.

BACA JUGA :   JGC Hadirkan Ruang Komersial Baru

Di akhir seminar, Wakil Rektor bidang Akademik Dr. Gatot P. Soemartono, S.E., S.H., M.M., LL.M., mengatakan tema yang diangkat dalam webinar kali ini sangat relevan karena akan dihadapi dalam waktu dekat ini. “Dalam setiap krisis, di sana ada peluang. The New Normal membawa transformasi baru dalam dunia bisnis yang membutuhkan ketahanan menentukan strategi yang tepat untuk mengantisipasi agar dapat berkembang,” pungkasnya.

Check Also

BNI Life Raih Predikat Best Financial Performance & Good Corporate Governance

UMUM – PT BNI Life Insurance mendapatkan apresiasi  Top 5  Financial Performance Best Insurance Award …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 174

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link