Wednesday , September 30 2020
Home / Nasional / Ekonomi / BI Pangkas Lagi Suku Bunga Acuan, Analis : Sektor Properti Jadi Menarik

BI Pangkas Lagi Suku Bunga Acuan, Analis : Sektor Properti Jadi Menarik

Bank Indonesia (BI) kembali memangkas suku bunga acuan. poto minews.id

EKONOMIBank Indonesia (BI) kembali memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 4,25%. Analis MNC Sekuritas Muhammad Rudy Setiawan mengaku jika pemangkasan tersebut sesuai dengan ekspektasi pasar dan dapat menjadi sentimen positif bagi sektor industri properti.

Ia menambahkan selama kuartal I-2020 ini bersamaan dengan masa pandemi Covid-19, penjualan properti mengalami penurunan 43,19% secara tahunan (yoy). Sementara kuartal I-2019, tren penjualan masih tumbuh 0,05%.

BACA JUGA :   Penjualan Tahap Terakhir The Riviera at Puri Resmi Diluncurkan

Kondisi itu juga tercermin dari pendapatan pra penjualan (marketing sales) baru mencapai 18,59% dari target yang ditetapkan. Sementara itu, pinjaman hipotek tercatat tumbuh 6,72% yoy, sedangkan indeks residensial stagnan di level 1,56% yoy selama kuartal I-2020.

“Selama pandemi Covid-19, sektor properti yang terpukul paling besar adalah hotel, retail, pusat belanja, perkantoran dan perumahan. Ini terjadi lantaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB),” jelas Rudy, Jumat (19/6).

BACA JUGA :   Alami Okupansi Terparah, 3.356 Unit Apartemen Sewa di Jakarta Kosong

Dalam jangka panjang, pemangkasan suku bunga BI dinilai dapat meningkatkan kembali permintaan di sektor properti meskipun tidak akan sekuat kondisi sebelumnya. Hal ini didukung dengan kebijakan The Fed, yang diprediksi tidak akan mengubah tingkat suku bunga hingga 2022.

Sehingga BI masih memiliki kesempatan untuk memangkas suku bunga 25 bps-50 bps selama tahun 2020. Di mana pemangkasan sebesar 25 bps telah direalisasikan. Selain itu, data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menunjukkan bahwa ada sekitar 81 juta milenial per tahun 2019.

BACA JUGA :   Relokasi Rumah Masyarakat Di Asmat Papua, Program Bedah Rumah Disiapkan

Jumlah ini setara 76% dari populasi membutuhkan rumah. “Dengan skenario ini kami merekomendasikan beli CTRA dan BSDE,” jelasnya. Ia merekomendasikan BSDE dengan target harga Rp 1.100 dan CTRA dengan harga Rp 880. Di luar skenario tersebut Rudy juga masih merekomendasikan hold SMRA dengan target harga Rp 610.

Ketiga perusahaan yang direkomendasikan ini masih mengandalkan penjualan perumahan sebagai tulang punggung, dengan marketing sales sebesar 64% berasal dari perumahan tapak tahun lalu. Rudy menambahkan MNC Sekuritas mempertahankan outlook netral pada sektor properti di tahun ini.

BACA JUGA :   Apa Saja Faktor Jika Rumah Disebut Tidak Layak Huni? Ini Kriterianya…

Namun, masih ada potensi kenaikan jangka pendek untuk sektor properti karena valuasi yang menarik dengan diskon rata-rata 65% untuk NAV. Hal ini juga didukung katalis positif dari pembukaan kembali pusat belanja di Jabodetabek setelah 15 Juni 2020.

Seperti diketahui, ini adalah kali ketiga BI menurunkan suku bunga acuan. Januar lalu, BI rate atau BI7DRR masih di posisi 5%. Pada Februari 2020, BI menurunkan BI7DRR sebesar 25 bps, dan kemudian memangkas lagi sebesar 25 bps pada Maret 2020.

BACA JUGA :   Buka Lagi Pasca PSBB, Okupansi Mall Milik Metropolitan Land Baru 30%

BI juga memutuskan untuk memberikan jasa giro kepada bank yang memenuhi kewajiban giro wajib minimum (GWM) dalam rupiah baik secara harian dan rata-rata sebesar 1,5% per tahun, dengan bagian yang diperhitungkan untuk mendapat jasa giro sebesar 3% dari dana pihak ketiga (DPK), efektif berlaku 1 Agustus 2020.

BI terus berkomitmen membantu pendanaan APBN melalui pembelian surat berharga negara (SBN) dari pasar perdana, maupun penyediaan dana likuiditas bagi perbankan, untuk kelancaran program restrukturisasi kredit (pembiayaan) dalam mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). (Artha Tidar)

Check Also

permata bank

PermataBank Dukung Upaya Pemerintah Putus Rantai Penyebaran COVID-19

INFO PERBANKAN – Dalam upaya mendukung pemerintah Indonesia untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 173

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
cover majalah
close-link