Tuesday , September 22 2020
Home / Indeks Berita / Bukan Hanya Syarat Urus SIUP4, Sertifikasi Kompetensi Agen Properti Sangat Penting

Bukan Hanya Syarat Urus SIUP4, Sertifikasi Kompetensi Agen Properti Sangat Penting

Sebuah rumah dijual melalui jasa agen properti

AGEN PROPERTI – Tingginya minat investor dan minat investasi ke Pulau Batam, bakal mendorong besarnya kebutuhan jasa pemasaran properti yang dilakukan oleh para agen/broker.

Hal ini diakui dan disambut baik oleh sejumlah perusahaan agen properti di Batam. Dengan maraknya pasar properti di Batam, maka tenaga kerja broker/agen properti yang profesional sangat dibutuhkan untuk mendukung terciptanya pasar yang kredibel bisa dipercaya oleh pembeli dan investor.  Apalagi di tengah membengkaknya tingkat PHK yang terjadi akibat efek pandemic.

BACA JUGA :   Laris Manis, ISPI Group Luncurkan New De Valley

Menurut Ruslan Weng, Principal RW Properti yang beroperasi di Batam, untuk bisa memasarkan properti dengan baik, agen/broker properti harus bekerja dengan professional. Bukan sekedar menjual dan menguasai ilmu marketing saja.

“Tapi juga harus mengerti legalitas properti, mengerti aturan aturan yang terkait dengan properti dan transaksinya, mengerti juga aturan bangunannya. Agen/Broker harus bisa menjelaskan ke investor tentang Sertipikat, IMB, dan aturan khusus tentang Batam,” ujar Ruslan Weng yang juga Ketua AREBI DPD Kepri (2014 – 2020).

BACA JUGA :   Kembangkan SDM Konstruksi, PUPR Luncurkan Program Studi Master
Ruslen Weng
Ruslan Weng, Ketua AREBI DPD Kepri (2014 – 2020)/Principal RW Properti, Batam

Terkait dengan himbauan pemerintah kepada pengembang untuk menggunakan jasa agen properti bersertfikasi, Ruslan mengajak teman-teman agen properti di Batam dan Kepri untuk bekerja secara professional dan dibuktikan oleh Sertifikat Kompetensi Profesi Agen Properti dari BNSP.

Ruslan Weng menilai, saat ini setiap agen property wajib punya sertifikasi kompetensi, karena bukan hanya diperlukan sebagai syarat mengurus SIUP4 saja, tapi juga penting dalam menjawab tantangan pasar bebas Asean sudah semakin dekat.

“Arus masuk profesi agen/broker dari negara tetangga yang sudah bersertifikasi dengan skill mereka yang tinggi, tidak dapat ditahan. Jangan sampai investor atau pembeli masuk ke Pulau Batam, negeri kita sendiri, tapi mereka melakukan transaksi melalui agen/broker luar negeri,” tegas Ruslan Weng.

Check Also

Dari Bank Muamalat, Andi Buchori Kini Nahkodai Bank Riau Kepri

Perbankan : Hampir setahun lebih beroperasi tanpa Nakhoda, akhirnya Bank Riau Kepri menggelar Rapat Umum …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 173

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
cover majalah
close-link