Sunday , November 29 2020
Home / Indeks Berita / Dalam Satu Tahun, IKEA Food Mampu Kurangi 31% Limbah Makanan

Dalam Satu Tahun, IKEA Food Mampu Kurangi 31% Limbah Makanan

IKEA
Gerai IKEA, (poto : minews.id)

SEKITAR KITA – Permasalahan sampah makanan sudah menjadi isu global yang patut diperhatikan dalam beberapa tahun terakhir, khususnya Indonesia. Sebagai negara penghasil limbah makanan terbesar kedua di dunia menurut Economist Intelligence Unit tahun 2018, sudah seharusnya masyarakat Indonesia, khususnya pelaku bisnis kuliner mencari solusi untuk dapat mengatasi masalah ini.

Menanggapi hal tersebut, IKEA sebagai perusahaan perabot asal Swedia yang juga memiliki bisnis kuliner melalui IKEA Food, berkomitmen untuk mengurangi limbah makanan melalui inisiatif Food is Precious. IKEA Food berhasil mengurangi limbah makanan sebesar 31% atau setara dengan 15,000 makanan. Pencapaian tersebut berhasil diraih melalui penggunaan alat timbang pintar, Waste Watcher dari tahun 2019 hingga 2020.

BACA JUGA :   Antisipasi Industri 4.0, LJ Hooker Siapkan Platform Digital Bagi PC

IKEA percaya bahwa makanan terlalu berharga untuk dibuang. Oleh karena itu, IKEA berupaya untuk mengurangi limbah makanan berskala industri dengan menggunakan hirarki pengelolaan sampah sebagai pedoman. Di dalam hirarki pengelolaan limbah tersebut, IKEA fokus pada upaya pencegahan dan daur ulang.

IKEA Food Commercial Manager, Ririh Dibyono menjelaskan, menjaga lingkungan dengan mengurangi limbah makanan sudah menjadi tanggung jawab IKEA yang juga memiliki bisnis kuliner. IKEA, katanya, percaya bahwa semua individu maupun organisasi yang bergerak dalam rantai pasokan makanan (food chain) memiliki peran penting untuk mengurangi limbah pangan.

BACA JUGA :   OYO Hotels Kelola 60 Unit Apartemen The Amethyst Kemayoran

Oleh karena itu, jelas Ririh, dengan program Food is Precious ini pihaknya yakin IKEA dapat berkontribusi dalam mengurangi limbah pangan dan juga menginspirasi pelanggan untuk melakukan hal yang sama. “Kami terus berupaya untuk meningkatkan kualitas penerapan program Food is Precious di dalam operasional kami,” jelasnya dalam keterangan tertulis.

Dikatakan Ririh, IKEA Indonesia fokus dalam melakukan tindakan pencegahan dan daur ulang untuk mengurangi jumlah limbah makanan untuk skala industri di Indonesia. Mulai dari optimalisasi operasional hingga pengolahan limbah makanan dari dapur, IKEA Indonesia yakin bahwa tingkat limbah makanan di Indonesia dapat berkurang.

Check Also

Intiland Luncurkan Klaster DUO di Talaga Bestari, Harga Mulai Rp 700 jutaan

PERUMAHAN – PT Intiland Development Tbk (Intiland; DILD) berkolaborasi dengan PT Quanta Land Indonesia (Quanta …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 174

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link