Di Balik Wabah Pandemi, Masih Ada Peluang Bisnis Hotel Untuk Bertahan

0
Wahana air Matador, fasilitas bagi tamu di ibis Budget Hotel, Cifest

BISNIS HOTEL – Dari sekian banyak hotel yang tutup karena sepinya tamu, ada beberapa hotel yang mendapatkan tamu khusus yakni para medis yang bekerja di rumah sakit dalam menangani pasien covid-19. Contohnya adalah MaxOne Hotel Pemuda yang tingkat huniannya bisa mencapai seperti kondisi normal.

Ini artinya, masih ada peluang yang masih bisa digarap oleh operator hotel, yakni tenaga medis maupun masyarakat umum yang sedang melaksanakan work from home. Tapi yang penting harus sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku saat ini.

[irp]

“Kami menetapkan standar operasi yang sudah ditentukan dalam rangka menampung tenaga medis menginap di hotel kami. Bahkan tidak perlu kuatir, setelah pandemi ini berakhir hotel kami masih tetap bisa melayani tamu umum seperti biasa, karena tenaga medis yang menginap saat ini lebih dijamin kesehatannya,” ujar owner MaxOne Hotel Pemuda, Hartono.

Hartono menyampaikan hal tersebut dalam Webinar video conference via aplikasi Zoom oleh Majalah Property&Bank dan Majalah MyHome, dengan tema Nasib Industri Perhotelan & Strategi Pengelola Bertahan Ditengah Pandemi Covid 19, Kamis (16/4). Menurut dia, pengelola hotel harus mencari peluang dan celah bisnis di tengah wabah dan krisis saat ini.

[irp]

Sementara itu, Ibis Budget Cifest Cikarang juga mengaku masih mendapat tamu yang menginap sejak pandemi Covid – 19 mewabah. Mereka pada umumnya adalah warga negara asing yang selama ini bekerja di kawasan industri Cikarang, namun tidak diperbolehkan pulang ke negaranya masing-masing karena adanya aturan lockdown. Di hotel milik ISPI Group ini, umumnya mereka menginap longstay atau dalam jangka waktu yang cukup panjang.

“Saat ini tingkat hunian Ibis Budget Cifest Cikarang memang jauh menurun dibanding pada hari-hari biasanya sebelum pandemi. Namun, kami memutuskan tetap beroperasional karena jika memilih tutup akan lebih rugi. Kami hanya menyesuaikan jam operasional agar tidak terlalu memakan biaya yang tinggi,” ujar Owner Representative ISPI Group untuk Ibis budget Cifest Cikarang, Gajah Rahmat.

[irp]

Menurut Gajah, pada umumnya tamu tersebut menginap hingga Mei dan Juni tahun 2020. Untuk standar operasionalnya, kata dia, hotel mengirimkan breakfast dan lunch ke kamar masing-masing tamu, sehingga tidak terjadi kerumunan, yang berpotensi menyebarkan wabah Covid-19. Sehingga, semua tamu merasa lebih aman jika tinggal di hotel

Melalu Accor Hotel Group sebagai opeator hotel, sambung Gajah, pihaknya juga sudah menyampaikan kesiapan untuk mendukung pemerintah daerah Bekasi, dalam rangka pengadaan kamar untuk tenaga Medis. Mengenai pengajuan tersebut, kata dia, saat ini tinggal menunggu persetujuan dari pihak pemerintah daeah.

[irp]

“Kami sudah mendapatkan edarannya untuk kawsan Cikarang dan sekitarnya dan kami sudah mengisi form kesediaan dan keikutsertaan. Kami sudah alokasikan sebanyak empat lantai atau sekitar 100 kamar. Selain itu, kami juga menjalankan strategi food delivery ke kantor-kantor perusahaan yang selama ini menjadi langganan kami, lumayan untuk nambah napas,” ujar Gajah.

Gajah sepakat, di tengah kondisi pandemi saat ini sangat diperlukan kreatifitas untuk tetap bertahan. Pihak hotel, kata Gajah, sampai saat ini juga tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan yang ada, namun masuk bergantian dan tidak ada lembur maupun insentif. “Semoga kita bisa melalui pandemi ini dengan baik,” harap Gajah.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 182

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link