Friday , October 30 2020
Home / Indeks Berita / Didukung LPM dan Pengembang, Warga PDM Normalisasi Aliran Kali Krukut

Didukung LPM dan Pengembang, Warga PDM Normalisasi Aliran Kali Krukut

Proses pengerukan Kali Krukut yang berada di samping perumahan Puri Depok Mas

PERUMAHAN – Sejak seminggu lalu, sejumlah alat berat dan truk tampak lalu lalang di perumahan Puri Depok Mas, Pancoran Mas, Depok. Aktifitas ini diperkirakan akan berlangsung hingga satu bulan ke depan. Para pekerja yang teribat dalam aktifitas tersebut, sedang melakukan normalisasi Kali Krukut yang melintasi perumahan yang dikembangkan sejak tahun 1990 an itu.

Normalisasi sungai yang kerap menimbulkan banjir itu, diinisiasi oleh warga Puri Depok Mas yang tergabung dalam Forum PDM Cegah Banjir. Selain mendapat dukungan dari Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kota Depok, kegiatan ini juga mendapat perhatian dari PT Perdana Satya Bhakti, pengembang perumahan Puri Depok Mas.

BACA JUGA :   Banyak Hadiah Istimewa, BCA Expoversary 2020 di ICE BSD Resmi Digelar

“Normalisasi ini sebetulnya sudah kami gaungkan sejak lama dan memang baru sekarang bisa terealisasi. Alhamdulilah dukungan dari sejumlah warga terhadap kegiatan ini sangat besar, dan beberapa waktu lalu secara personal, pak Akbar selaku Komisaris PT Perdana Satya Bhakti juga memberikan dukungan, meskipun secara nominal belum disebutkan,” jelas Iserlal, salah seorang penggiat Forum PDM Cegah Banjir, Rabu (8/7).

Iserlal mengaku, sebelumnya beberapa elemen warga yang kerap terkena imbas banjir sepakat akan memasang spanduk tentang kegiatan normalisasi mengantisipasi banjir tersebut. Namun karena pengembang akhirnya ikut memberikan dukungan, maka rencana tersebut dibatalkan karena kuatir akan membuat ketidaknyamanan.

BACA JUGA :   Crown Group Siapkan Proyek di Melbourne, Launching Perdana di Indonesia

Meski begitu, Iserlal mengatakan, warga berharap kepada pengembang untuk selanjutnya agar air yang tumpah ke kawasan perumahan Puri Depok Mas, bisa ditampung dulu ke sebuah danau kecil. Sehingga, semua air yang berasal dari sekitar perumahan seluas lebih dari 10 hektar itu, tidak masuk ke dalam kawasan secara bersamaan dan mengakibatkan banjir.

“Kita sangat maklum bahwa Puri Depok Mas ini terletak di kawasan yang rendah. Oleh karena itu, dibutuhkan solusi yang tepat, agar tidak menjadi penampungan air di saat hujan. Salah satu rekomendasi kami yaitu dengan adanya penampungan air. Jadi masalahnya bukan hanya terjadi saluran yang mengecil di ujung kali, tapi besarnya curah air yang turun ke kawasan Puri Depok Mas menjadi masalah utama,” ujar Iserlal.

BACA JUGA :   Penjualan Rp 2 Triliun, Ciputra Development Sebar Dividen Rp 8 per saham

Selanjutnya, sambung Iserlal, untuk menjaga aliran sungai agar tetap lancar diperlukan pengerukan sungai secara rutin, baik oleh pemerintah daerah setempat, pengembang maupun warga Puri Depok Mas. Terlebih lagi, kawasan resapan di Puri Depok Mas sudah semakin berkurang karena pengembang sudah membangun hampir semua lokasi hingga mencapai pengembangan ke tahap tiga.

Tim Satgas penanggulangan banjir PDM, Iserlal (kanan) dan Philipus (kiri)

“Dari kegiatan yang dilakukan hingga satu bulan ini saja, diperkirakan hanya mampu mengurangi dampak banjir sebesar 30 %, sehingga masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan. Kami sudah merumuskan ada tiga hal penting yang harus segera dilakukan untuk menanggulangi banjir di Puri Depok Mas dan sekitar Kali Krukut ini,” tegas Iserlal.

BACA JUGA :   Ribuan Nelayan Di Kabupaten Kaur Butuh Bantuan Rumah Khusus

Pertama, tutur Iserlal adalah normalisasi karena pendangkalan kali, yang harus dilakukan oleh pemerintah daerah, pengembang dan warga, lalu mengendalikan air yang turun ke Puri Depok Mas dengan menyiapkan danau kecil atau tandon dan ini merupakan kewajiban pengembang serta yang ketiga adalah segera menutup kembali sodetan air yang dulu secara sengaja dibelokkan ke Puri Depok Mas, yang menjadi tugas pengembang dan pemerintan daerah.

“Jika tiga hal tersebut dapat terealisasi, maka harapan kita agar Puri Depok Mas menjadi kawasan bebas banjir akan mudah untuk diwujudkan,” pungkas Iserlal.

Check Also

IKEA

Dalam Satu Tahun, IKEA Food Mampu Kurangi 31% Limbah Makanan

SEKITAR KITA – Permasalahan sampah makanan sudah menjadi isu global yang patut diperhatikan dalam beberapa …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 174

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link