Friday , 21 February 2020
Home / Breaking News / Gulirkan Dana FLPP Rp11 T, PUPR Tunjuk BRI Agro dan 36 Bank Sebagai Pelaksana

Gulirkan Dana FLPP Rp11 T, PUPR Tunjuk BRI Agro dan 36 Bank Sebagai Pelaksana

PKO Dana FLPP PUPR
Program penyaluran dana bantuan pembiayaan perumahan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebesar Rp11 Triliun kembali dilanjutkan oleh pemerintah dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUPR) di 2020.

Berita Properti – Bertempat di Auditorium Kementerian PUPR, PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (BRI Agro) menandatangani Perjanjian Kerjasama Operasional (PKO) antara Bank pelaksana penyalur KPR Sejahtera FLPP tahun 2020 dengan Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PPDPP Kemen-PUPR).

Penandatanganan Kesepakatan Bersama ini dilakukan oleh Sigit Murtiyoso selaku Direktur Bisnis BRI Agro dengan Arief Sabaruddin selaku Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan, pada Kamis (19/12).

BRI Agro dipercaya menjadi Bank pelaksana program pemerintah bersama dengan 37 bank lainnya ditunjuk oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk penyaluran Kredit Pemilikan Rumah Bersubsidi Dalam Rangka Perolehan Rumah Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah.

“Kami bekerja sama dengan Badan Layanan Umum Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (BLU-PPDPP) yang berada di bawah Kemen-PUPR, menyalurkan dan mengelola dana untuk pembiayaan perumahan bagi rakyat”, jelas Sigit. Ia menjelaskan BRI Agro telah menyalurkan KPR Sejahtera sebesar 100% dari kuota FLPP sebesar Rp.15,8 milyar.

Jumlah ini sesuai porsi penyaluran yang disepakati dengan Kemen-PUPR. Dengan penandatangan Kesepakatan Bersama ini, maka BRI Agro membantu Pemerintah mensukseskan program sejuta rumah dengan memfasilitasi masyarakat berpenghasilan rendah untuk memperoleh rumah melalui KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Pemerintah (FLPP).

BACA JUGA :   Target Selesai Juni 2020, Progres Persiapan PON XX Papua Lebih Cepat

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian PUPR atas kepercayaan yang diberikan kepada BRI Agro, karena kerjasama ini merupakan kali ketiga kami diberikan kesempatan untuk menyalurkan KPR Sejahtera ini”, ungkap Sigit. Sejumlah penawaran menarik sudah mulai diberikan kepada calon debitur KPR Sejahtera.

“Fasilitas KPR Sejahtera dapat diberikan kepada para pekerja yang memiliki penghasilan rendah dengan kriteria karyawan tetap/wirausaha, gaji/pendapatan maksimal 4 Juta dan tak memiliki fasilitas pinjaman KPR di Bank lain dengan bunga rendah, pemberian suku bunga fixed rate dan jangka waktu hingga 20 tahun”, sambung Sigit.

Berdasarkan posisi November 2019, outstanding kredit konsumer yang disalurkan BRI Agro adalah sebesar Rp.1,06 triliun dengan porsi Produk KPR Agro Griya sebesar Rp. 395 milyar atau tumbuh 36,13% (yoy). Kerjasama ini diharapkan dapat berkontribusi positif bagi peningkatan kinerja masing-masing pihak.

“Harapan kami melalui penyaluran KPR bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah, dapat membantu memudahkan akses masyarakat berpenghasilan rendah ke perbankan dalam rangka mendapat bantuan pembiayaan perumahan sehingga masyarakat Indonesia semakin sejahtera”, tutup Sigit.

Untuk mencapai target tersebut pada penyaluran FLPP 2020, pemerintah menunjuk 37 Bank Pelaksana konvensional maupun syariah yang terdiri 10 Bank Nasional dan 27 Bank Pembangunan Daerah. Penunjukkan bank pelaksana sebagai bank penyalur dana FLPP berdasarkan beberapa kriteria khusus.

Antara lain hasil evaluasi kinerja realisasi penyaluran Dana FLPP sejak triwulan I – triwulan IV-2019, dengan unsur penilaian kinerja dalam proses verifikasi hasil pemantauan lapangan terkait ketepatan sasaran, termasuk dukungan pelaksanaan Host to Host, serta indikator kinerja keuangan.

Menurut Direktur Utama PPDPP Arief Sabaruddin, jumlah bank pelaksana kali ini, justru lebih lebih sedikit dibanding pada 2018 lalu, sebanyak 39 bank. Namun, meski berkurang, terdapat pemain baru yakni PT BNI Syariah (Persero).

“Sementara tiga bank yang tahun lalu tak mencapai target, tidak kami lanjutkan. Salah satunya karena wilayah kerja bank tersebut beroperasi, tak memiliki potensi untuk dibangun rumah bersubsidi. Karena memang pasarnya tidak ada,” terang Arief.

Porsi terbesar yang mendapat kuota dari total dana bantuan pembiayaan FLPP TA 2020 adalah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN dengan 39 persen. BTN mendapat kuota terbesar karena bisnis spesifiknya adalah perumahan. Kemudian disusul bank lain dengan porsi terbesar kedua sekitar 20 persen.

Menurut Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur dan Perumahan Eko Djoeli Heripoerwanto, nilai ini meningkat 38 persen dari target yang ditetapkan pada 2019. “Belum pernah sejak 2015, atau bahkan 2010 hingga 2019, dana FLPP ini mencapai Rp 9 triliun,” cetus Eko.

Sementara tahun 2019, dana bantuan pembiayaan perumahan FLPP senilai Rp 7,58 triliun dari DIPA untuk 74.068 unit rumah. Tercatat, hingga per 17 Desember 2019 realisasi FLPP telah mencapai 104,6 persen dengan nilai Rp 7,5 triliun, yang setara dengan 77.472 unit rumah.

Maka total penyaluran dana FLPP sejak 2010 hingga 17 Desember 2019 adalah Rp 44,329 triliun untuk 655.239 rumah. Bank Pelaksana yang menandatangani PKO tersebut antara lain Bank BTN, Bank BTN Syariah, Bank BNI, Bank BNI Syariah, Bank BRI, Bank Mandiri, Bank BRI Syariah, Bank Artha Graha, dan Bank Sumut.

Lalu Bank Sumut Syariah, Bank BJB, Bank BJB Syariah, Bank Kalsel, Bank Kalsel Syariah, Bank Jatim, Bank Jatim Syariah, Bank Sulselbar, Bank Sulselbar Syariah, Bank Sumselbabel, Bank Sumselbabel Syariah, Bank Papua, Bank Kalbar, Bank NTT, Bank Jambi, Bank Jambi Syariah, Bank Nagari, Bank Nagari Syariah, serta Bank NTB Syariah.

Kemudian ada Bank Aceh Syariah, Bank BRI Agro, Bank KEB Hana, Bank Riau Kepri, Bank Riau Kepri Syariah, Bank Sulteng, Bank Jateng, Bank Jateng Syariah, serta Bank Kaltimtara. (Artha Tidar)

Check Also

bank cahaya

Tempati Kantor Baru di Serpong, Bank Cahaya Tawarkan Promo Menarik

INFO PERBANKAN – Pasca diakuisisi oleh TMU Group pada September 2019 lalu, kinerja Bank Cahaya …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 168

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link