Friday , August 7 2020
Home / Indeks Berita / Hak Tanggungan Elektronik Berlaku Nasional, ATR Hapus Cara Konvensional

Hak Tanggungan Elektronik Berlaku Nasional, ATR Hapus Cara Konvensional

Hak Elektronik  pict by majalahagraria.today
Pelayanan Hak Tanggungan Elektronik (HT-el) berlaku secara nasional di seluruh Kantah di Indonesia.(poto majalahagraria.today)

NASIONAL – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mulai melaksanakan pelayanan Hak Tanggungan Elektronik (HT-el) secara nasional di seluruh Kantah di Indonesia.

“Mulai Rabu, 8 Juli 2020 pukul 12.00 WIB, Pelayanan Hak Tanggungan konvensional ditutup,” ujar Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Yulia Jaya Nirmawati, Rabu(9/7/2020). Ia menjelaskan, Hak Tanggungan adalah hak jaminan yang dibebankan pada hak atas tanah sebagaimana pada Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) 1960.

BACA JUGA :   Diamondland Gelar Zoom Gathering Bareng Chika Jessica Tawarkan Cluster Elis

“Diharapkan dengan HT-el ini akan mengurangi 40 persen antrean yang ada di loket kantor pertanahan, akan mengurangi potensi fraud, mengurangi warkah yang selama ini menumpuk di kantor pertanahan, dapat memberikan kepastian waktu dan juga kepastian biaya kepada masyarakat,” jelasnya.

HT-el ini salah satu bentuk layanan yang ada di Kantor Pertanahan di Era New Normal, membatasi interaksi melalui physical distancing dan ini merupakan satu perwujudan dari nilai-nilai Kementerian ATR/BPN, yaitu Melayani, Profesional dan Terpercaya.

BACA JUGA :   Sukses Mahogany, Cowell Bangun Acacia Di The Oasis

Kepala Pusdatin dan LP2B, Virgo Eresta Jaya mengatakan dalam penerbitan HT-el ini juga melibatkan 7.385 Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) serta sudah sepuluh provinsi yang sudah menerapkan 100 persen HT-el.

“Ada continuous improvement dalam HT-el, antara lain debitur yang berbeda dari pemilik, badan usaha sebagai kreditur, bank asing sebagai kreditur, yang berdasarkan verifikasi Kementerian ATR/BPN, perorangan kreditur, pengalihan pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) ke berkas baru jika terjadi force majeure,” katanya.

BACA JUGA :   PUPR Target Bantu PSU 2016 Capai 42.000 Unit

Dirjen Hubungan Hukum Keagrariaan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN ) Suyus Windayana mengungkapkan, bila layanan Hak Tanggungan Elektronik atau HT-el telah mencapai separuh dari target yang ditetapkan.

“Per Maret 2020, proses HT-el yang tercatat sudah mencapai angka 23.000 Hak Tanggungan yang terlayani. Hal ini karena perbankan sebagai pihak terkait sudah berbasis elektronik,” kata Suyus dalam konferensi video, April lalu. Elektronifikasi ini memungkinkan efisiensi waktu pengurusan sertifikat Hak Tanggungan jauh lebih cepat,

BACA JUGA :   REI Ajak Pengembang Arab Saudi Investasi di Indonesia

Yakni dari biasanya 100 hingga 200 hari, menjadi 7 hari saja. Suyus optimistis, target seluruh Hak Tanggungan terlayani secara elektronik pada Semester II mendatang. Hal ini mempertimbangan, hingga saat ini sudah 90 persen kantor pertanahan di seluruh Indonesia terintegrasi elektronik.

Adapun salah satu bentuk penerapan layanan pertanahan berbasis elektronik ini adalah dengan menggunakan tanda tangan elektronik. Tanda tangan tersebut dapat digunakan untuk memberikan persetujuan atau pengessahan dokumen elektronik pertanahan.

BACA JUGA :   Dibangun, Apartemen Pertama Di CitraRaya

Layanan HT-el ini berdasarkan Peraturan Menteri ATR/Kepala BPN Nomor 5 Tahun 2020 tentang Pelayanan Hak Tanggungan Terintegrasi Secara Elektronik. Layanan yang dapat dilayani secara elektronik adalah Hak Tanggungan (pendaftaran, peralihan, penghapusan, perubahan nama, serta perbaikan data) serta Zona Nilai Tanah (ZNT).

Selain itu, pengecekan sertipikat tanah serta Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT), juga masuk dalam servis ini. Dalam pelayanan Hak Tanggungan secara elektronik (HT-el), Kementerian ATR/BPN akan bermitra dengan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) serta perbankan.

BACA JUGA :   Berkantor Lebih Nyaman Di Green Building

HT-el ini merupakan langkah awal untuk menyiapkan kantor pertanahan berbasis e-office dan zero warkah. Saat ini, Kementerian ATR/BPN sedang menyiapkan sebagian besar layanan elektronik termasuk juga informasi tata ruang. (Artha Tidar)

Check Also

triniti land

Triniti Land Berencana Buyback Saham TRIN Sebesar Rp 20 Miliar

PROPERTI – PT Perintis Triniti Properti Tbk (IDX: TRIN) akan melakukan pembelian kembali (buyback) saham. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 172

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link