Home / Breaking News / Indonesia Punya Sarana Pelatihan Konstruksi Layang Berstandar Internasional

Indonesia Punya Sarana Pelatihan Konstruksi Layang Berstandar Internasional

tol layang makassar
Jalan Tol Ujung Pandang Seksi 3 atau dikenal dengan Jalan Tol Layang Andi Pangeran (AP) Pettarani Kota Makassar

NASIONAL – Pelaku jasa konstruksi harus terus meningkatkan keamanan dan keselamatan konstruksi sesuai dengan UU No.2 tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi dan peraturan turunannya.

Terkait dengan hal tersebut, salah satu upaya pembinaan yang dilakukan pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUR) yakni melalui Pembangunan Sarana dan Prasarana Pelatihan Konstruksi Layang di area Kantor Bersama Kementerian PUPR Citeureup, Jawa Barat, di bawah Balai Jasa Konstruksi Wilayah III Jakarta, Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Konstruksi.

BACA JUGA :   Perlancar Arus Mudik Lebaran 2019, Lima Ruas Tol Fungsional Dibuka

Sarana dan prasarana pelatihan tersebut akan dimanfaatkan untuk pelaksanaan kegiatan pelatihan konstruksi layang dengan standar internasional. “Diharapkan alumni pelatihan konstruksi layang ini dapat ikut bekerja pada sektor konstruksi di seluruh negara ASEAN maupun di kancah Internasional,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Mohammad Zainal Fatah beberapa waktu lalu.

Zainal mengatakan, pembangunan infrastruktur yang berhasil dan berkualitas bukan hanya diukur oleh dimensi penyelesaian tepat biaya, mutu, dan waktu, tetapi juga ditentukan oleh kinerjanya. Hal ini mencakup antara lain keandalan (aspek struktur), berfungsinya bangunan sesuai rencana, dan keselamatan dalam pelaksanaan, serta dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dikatakan Zainal, di tengah tantangan situasi global tidak menentu, maka diharuskan untuk menyiapkan diri dengan baik dan melakukan berbagai terobosan dalam pembangunan infrastruktur. “Kita harus mampu untuk lebih adaptif terhadap kebutuhan industri konstruksi, produktif dan inovatif, berdaya saing, dan menguasai berbagai ilmu pengetahuan, serta teknologi terbaru,” ungkapnya.

Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah III Jakarta Afriandi Pohan dalam laporannya mengatakan, pembangunan sarana dan prasarana konstruksi layang dilaksanakan oleh PT Wijaya Karya Komponen Beton sebagai kontraktor pelaksananya dan PT Angelia Oerip Mandiri sebagai konsultan pengawas pembangunan dengan kontrak tahun jamak 2021-2022 senilai Rp74,22 miliar.

Check Also

Adanya Relaksasi, Penjualan Diprediksi Meningkat Hingga Akhir Tahun

PROPERTI – Berbagai langkah yang dilakukan pemerintah, diharapkan dapat menumbuhkan kembali gairah sektor properti di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 178

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link