Friday , October 30 2020
Home / Nasional / Ekonomi / Intiland Ground Breaking AR 3 Aeropolis

Intiland Ground Breaking AR 3 Aeropolis

79intiland1.jpgPT Intiland Development Tbk melakukan ground breaking pengembangan Aeropolis Residence (AR 3) pada Selasa, 9 September 2014. Ground breaking AR 3 ini merupakan lanjutan dari pengembangan kawasan terpadu Aeropolis yang dikembangkan oleh perseroan di dekat Bandara Internasional Soekarno Hatta, Jakarta.

Mulai dikembangkan sejak 2012, Aeropolis berhasil menjadi salah satu pusat hunian dan bisnis yang bersinergi dengan pengembangan kawasan bandara. “Aeropolis akan menjadi kawasan terpadu yang bersinergi dengan perkembangan bandara. Kami mengembangan beragam fasilitas dan gaya hidup seperti untuk hunian, perkantoran, ritel, komersial, hotel, hingga pergudangan,” ungkap Wakil Presiden Direktur dan Chief Operating Officer Intiland, Suhendro Prabowo.

Direktur Aeropolis Didik Riyanto mengatakan, pembangunan Aeropolis Residence 3 menjadi pengembangan terbaru di Aeropolis. AR 3 merupakan pengembangan apartemen terbaru setelah sukses meluncurkan AR 1 dan 2 serta Aeropolis Crystal Residence (ACR). Apartemen ini terdiri dari empat tower dengan jumlah unit per Tower adalah 470 unit apartemen dan 12 toko.

Di Aeropolis, PT Intiland Development Tbk sampai saat ini telah mengembangkan produk residensial yaitu AR1, AR2, AR3, dan ACR dengan total unit mencapai 4.335 unit, sampai dengan Agustus 2014 telah terjual 4.053 unit. Selain hunian, Aeropolis juga memiliki bangunan perkantoran dan ritel, Aeropolis Commercial Park (ACP) dengan total 105 unit, sampai dengan Agustus 2014 telah terjual 73 unit.

Saat ini pengembangan ACP telah menyelesaikan tahap pembangunan dan beberapa tenant sudah memulai tahap fit-out. Sampai saat ini dua tenant telah beroperasi yaitu Oryx Bistro, sebuah restoran dan sebuah kafe. Selain produk residensial dan komersial, Aeropolis juga mengembangkan hotel butik yang terdiri dari empat tower dengan 300 kamar.

Saat ini, tercatat lebih dari 600 unit dari apartemen di Aeropolis Residence 1 telah dihuni. Aeropolis juga menyediakan dua shuttle bus untuk transportasi penghuni ke bandara telah beroperasi. Fasilitas ini memberikan akses mudah ke bandara bagi para penghuni yang kebanyakan beraktivitas di bandara Soekarno-Hatta baik flight attendant, ground crew, maupun pilot. Beberapa fasilitas gaya hidup yang dikembangkan untuk melengkapi kegiatan di kawasan ini adalah Club house, hotel butik, kondotel dan food center.

“Sampai dengan Agustus 2014 sebanyak 4.125 unit apartemen dan hotel telah terjual. Proyek Aeropolis memberikan kontribusi pendapatan penjualan mencapai Rp330 miliar hingga akhir semester I tahun ini. Kami percaya pada konsep pengembangan kawasan terpadu dengan skala besar dan jangka panjang dapat memberikan kontribusi positif pada perkembangan perusahaan,” kata Suhendro.

Check Also

BI Pangkas Lagi Suku Bunga Acuan, Analis : Sektor Properti Jadi Menarik

EKONOMI – Bank Indonesia (BI) kembali memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 174

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link