Wednesday , October 28 2020
Home / Nasional / Ekonomi / Intiland Kembangkan Kawasan Terpadu Aeropolis

Intiland Kembangkan Kawasan Terpadu Aeropolis

PT Intiland Development Tbk berkomitmen untuk terus mengembangkan Aeropolis, megaproyek kawasan pengembangan terpadu (mixed-use) di dekat bandara internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang. Aeropolis dibangun dengan konsep kota bandara atau airport city yang bersifat saling melengkapi dengan perkembangan bandara yang pesat.
Wakil Presiden Direktur dan Chief Operating Officer Intiland, Suhendro Prabowo mengatakan bahwa sebagai kota bandara, Aeropolis dibangun untuk memenuhi beragam kebutuhan pengembangan bandara yang berkembang sangat pesat. Di kawasan tersebut tersedia beragam fasilitas mulai dari perkantoran, ritel, hunian, hotel, hingga kebutuhan gaya hidup kota bandara yang lengkap dan modern.
“Kami percaya dengan konsep pengembangan kawasan terpadu, Aeropolis akan menghidupkan kawasan bandara dan sekitarnya, serta memberikan kontribusi pertumbuhan yang signifikan dalam jangka panjang bagi perusahaan,” jelasnya lebih lanjut.
Menurut Suhendro, Aeropolis merupakan pengembangan skala besar dengan luas kawasan yang direncanakan mencapai 350 hektar. Perseroan telah memulai pembangunan tahap pertama seluas 14 hektar tahun 2012 yang meliputi apartemen, area komersial, serta fasilitas gaya hidup dan hotel.
Untuk fasilitas hunian, perseroan mengembangkan apartemen Aeropolis Residence(AR) dan Aeropolis Crystal Residence (ACR). Hingga saat ini sebanyak 3.097 unit apartemen telah terjual atau 92,39 persen dari total 3.352 unit yang telah dipasarkan.
Pada saat ini Aeropolis Residence 1 telah selesai dibangun. Seluruh unit apartemen telah habis terjual dan sebanyak 60 persen sudah ditempati. Perseroan juga mengoperasikan dua unit shuttle bus untuk memudahkan mobilitas penghuni dari kawasan Aeropolis menuju bandara Soekarno-Hatta.
“Setelah sukses memasarkan Aeropolis 1, kami juga telah mulai membangun Aeropolis Residence 2 dan meluncurkan Aeropolis Residence 3 pada tahun 2013. Kami melihat pasar dan tingkat kebutuhan masyarakat terhadap hunian apartemen di sekitar bandara sangat tinggi,” ujar Suhendo.
Selain mengembangkan Aeropolis Residence, perseroan juga telah memulai tahapan konstruksi Aeropolis Crystal Residence (ACR). ACR merupakan pengembangan baru berupa apartemen eksklusif yang terdiri dari enam tower. Saat ini pembangunan dua tower pertama telah dimulai, Tower 1 merupakan apartemen dengan unit 1 kamar yang dilengkapi ruang keluarga dan dapur. Saat ini seluruh unit apartemen maupun toko pendukung lantai dasar di ACR Tower 1 telah habis terjual.
Sementara Tower 2 merupakan apartemen dengan dua kamar yang juga dilengkapi dengan ruang keluarga dan dapur. Memiliki jumlah unit terbatas, 140 unit apartemen, saat ini penjualan ACR Tower 2 telah mencapai 95 persen.
Perseroan juga mengembangkan Aeropolis Commercial Park sebagai pusat fasilitas bisnis dan komersial dengan luas lahan perencanaan sebesar 5,3 hektar. Pengembangan tahap I terdiri dari 99 unit perkantoran dan komersial, saat ini sebanyak 91 unit telah terjual dan sebagian besar sudah secara bertahap diserahterimakan kepada pembeli mulai November 2013. Beberapa pembeli sudah memulai proses penyelesaian interior atau fit-out di unit-unitnya. Aeropolis Commercial Park diproyeksikan mulai beroperasi pada pertengahan tahun 2014.
Pengembangan Aeropolis tak luput dari strategi perseroan untuk mengantisipasi pesatnya pertumbuhan bandara Soekarno Hatta. Sejak diluncurkan tahun 2012, Aeropolis menjadi salah satu proyek kunci dengan skala besar dan jangka panjang yang memberikan kontribusi positif bagi kinerja Intiland ke depan.
Potret ini tak luput dari lokasi Aeropolis yang strategis, terletak hanya sekitar 500 meter dari pintu masuk bandara Soekarno Hatta. Pertumbuhan arus penumpang bandara Soekarno Hatta yang diproyeksikan mencapai 64 juta penumpang pada 2014 serta rencana pengembangan bandara ke depan, turut menjadi salah satu faktor sukses dari pengembangan proyek ini.
Pengembangan Aeropolis dilakukan secara bertahap. Pengembangan tahap I yang meliputi area seluas 14 hektar dikonsentrasikan untuk menciptakan kawasan hunian, usaha, ritel, dan gaya hidup yang terintegrasi. Pada area tersebut dilakukan pembangunan apartemen Aeropolis Residence, Aeropolis Commercial Park, apartemen Aeropolis Crystal Residence dan hotel.
“Kami juga akan membangun fasilitas pendukung seperti hotel butik, sport club, serta fasilitas food center sebagai sarana rekreasi dan gaya hidup,” ungkap Suhendro. Perseroan akan terus melakukan pengembangan kawasan Aeropolis di masa depan. Dengan mengandalkan konsep pengembangan kawasan terpadu yang modern dan berlokasi strategis, perseroan yakin Aeropolis akan berkembang pesat. Kehadiran proyek ini diharapkan tidak hanya mampu memberikan kontribusi bagi perusahaan, namun lebih dari itu juga memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, pengembangan bandara, serta para konsumen dan investor.

Check Also

BI Pangkas Lagi Suku Bunga Acuan, Analis : Sektor Properti Jadi Menarik

EKONOMI – Bank Indonesia (BI) kembali memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 174

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link