Monday , September 28 2020
Home / Indeks Berita / Jelang Libur Lebaran, PPDPP Telah Salurkan 51% Dana FLPP Untuk MBR

Jelang Libur Lebaran, PPDPP Telah Salurkan 51% Dana FLPP Untuk MBR

rumah sederhana
Realisasi penyaluran FLPP oleh PPDPP hingga Rabu (20/5/2020) sebanyak 52.284 unit senilai Rp5,27 triliun.

PEMBIAYAAN – Menjelang libur menyambut Hari Raya Idul Fitri 1441 H, Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat telah menyalurkan 51% dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dari target yang ditetapkan pemerintah kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Tercatat, realisasi hingga Rabu (20/5) sebanyak 52.284 unit senilai Rp5,27 triliun. Penyaluran ini setara dengan 51,01% dari total target yang telah ditetapkan pemerintah, yaitu senilai Rp11 triliun untuk 102.500 unit rumah. Sehingga total penyaluran FLPP dari tahun 2010 – 2020 mencapai Rp49,64 triliun untuk 707.886 unit.

BACA JUGA :   PT JTE Ajak BUMN dan Swasta Bangun Energi Listrik Terbarukan

Dari realisasi yang ada, Bank BTN sebagai bank pelaksana dengan penyaluran tertinggi sebanyak 30.939 unit, disusul oleh Bank BNI sebanyak 5.739 unit. Selanjutnya posisi ketiga ditempati oleh Bank BTN Syariah sebanyak 3.089 unit, BRI Syariah sebanyak 2.530, Bank BJB sebanyak 1.576 unit dan posisi keenam ditempati oleh Bank Artha Graha sebanyak 921 unit. Saat ini, dana FLPP disalurkan oleh 41 Bank Pelaksana, yang terdiri dari 5 bank himbara, 2 bank nasional Syariah, 3 bank swasta nasional, dan 31 Bank Pembangunan Daerah (BPD).

Selama Work From Home (WFH) yang berlangsung semenjak 19 Maret hingga kini, penyaluran dana FLPP tidak mengalami hambatan yang berarti. Pencairan tetap berjalan lancar. Bahkan layanan pencairan paling lama 3 hari bisa dilakukan hanya dalam 1 hari bahkan dalam hitungan jam. Selain itu, dari sisi verifikasi data tagihan dana FLPP yang masuk dari bank pelaksana, terhitung dari Januari hingga Mei 2020, rata-rata mencapai 471 unit per hari senilai Rp48 miliar. “Verifikasi data tertinggi pernah mencapai 2.475 unit dalam sehari pada 17 April lalu,” ujar Direktur Utama PPDPP, Arief Sabaruddin.

BACA JUGA :   PUPR Bangun Rusunawa dan Embung Dengan Anggaran Rp 12,6 Miliar di Unila

Sementara itu jika melihat data dari aplikasi SiKasep, data per Rabu (20/5) pukul 14.08 WIB, menunjukkan terdapat 180.123 calon debitur yang mengakses aplikasi ini, 28.599 calon debitur yang belum mengajukan subsidi checking, 58.424 calon debitur telah lolos subsidi checking, 664 dinyatakan tidak lolos subsidi checking dan 51.177 calon debitur dalam proses verifikasi bank pelaksana.

Jelang New Normal, PPDPP Siapkan Pola Kerja Semi WFH
Sejalan dengan kebijakan Pemerintah yang mulai mengambil langkah New Normal terhadap Pandemi Corona Virus Dissease (COVID-19) pada Juni mendatang, PPDPP Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, juga akan menerapkan hal yang sama usai hari besar Idul Fitri, awal Juni nanti.

BACA JUGA :   Pengembangan Food Estate di Kalteng Dimulai Oktober 2020 Mendatang

Arief Sabaruddin menyampaikan PPDPP nantinya akan menerapkan pola kerja semi Work From Home, yaitu dengan melakukan Flexy Work atau hadir bekerja di kantor secara bergiliran sesuai dengan kebutuhan. Sejauh ini PPDPP sedang merancang dan menyiapkan konsep pola kerjanya, nantinya pegawai yang hadir tiap hari di kantor selama new normal hanya sekitar 50% dari jumlah keseluruhan, selebihnya tetap bekerja dari rumah.

Pola kerja WFH yang diterapkan PPDPP selama kondisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada dasarnya efektif dilakukan dan justru lebih efisien, karena cukup menghemat biaya operasional. Selain itu Arief juga menilai produktifitas kerja PPDPP selama WFH juga lebih baik.

BACA JUGA :   HOMEDEC 2018 Digelar September, Targetkan Pengunjung 27.000 Orang

“Selama WFH berlangsung, PPDPP terbukti tidak hanya dapat mempertahankan produktifitas kerjanya, malah justru lebih meningkat. Bisa jadi ke depannya PPDPP tidak terlalu membutuhkan operasionalisasi yang besar” ujar Arief menjelaskan.

Meskipun penyaluran FLPP terus berjalan selama pandemi COVID-19 berlangsung, Arief Sabarudin tidak menampik bahwa saat ini minat masyarakat dalam mencari rumah sedang menurun. Hal tersebut tampak dari database management control PPDPP, data yang bersumber dari aplikasi SiKasep (Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan) tersebut menunjukkan adanya tren penurunan pengajuan user SiKasep selama pandemi COVID-19 berlangsung.

BACA JUGA :   Kunjungan Ke Garut, Presiden Jokowi Tinjau Rusun Ponpes

“Jika dalam kondisi normal (sebelum COVID-19), rata-rata tiap harinya masyarakat yang mendaftarkan diri sebagai user mencapai tiga ribu calon debitur, namun saat ini tidak sampai seribu user per harinya, menurun hingga sepertiga dari kondisi normal” ujar Arief. Arief berpendapat kondisi tersebut terjadi dikarenakan kondisi perekonomian masyarakat, terutama MBR, sedang dalam kondisi terdampak COVID-19. Tidak menutup kemungkinan berdampak juga kepada MBR yang telah menerima bantuan dan mulai kesullitan melakukan angsuran.

Guna mendukung rencana pemerintah terhadap restrukturisasi kredit pembiayaan perumahan bersubsidi terdampak COVID-19, Arief Sabaruddin menyampaikan bahwa jauh hari sebelumnya PPDPP telah berkoordinasi dengan bank pelaksana mitra kerjanya untuk mendata MBR KPR Sejahtera FLPP terdampak COVID-19 dan melaporkannya kepada PPDPP.

BACA JUGA :   Pemerintah Melelang Proyek Penyedian Air Minum Regional SPAM Djuanda

Berdasarkan data yang telah disampaikan oleh 37 bank pelaksana terkait debitur FLPP terdampak COVID-19, per tanggal 6 Mei 2020 terdapat sekitar 273.980 debitur perlu mendapat perhatian khusus. “Ketika kebijakan ini sudah berlaku, maka PPDPP pastikan dapat segera bertindak. Kami berharap kondisi ini dapat berlalu dan dapat kembali normal” ujar Arief menambahkan. Saat ini Kementerian PUPR hanya tinggal menunggu tindak lanjut dari Kementerian terkait, yaitu Kementerian Keuangan dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Check Also

IFRA 2020

Animo Tinggi, IFRA Virtual Expo 2020 Diperpanjang Hingga 30 September

UMUM – Gelaran pameran waralaba dan lisensi virtual ‘IFRA Virtual Expo 2020’ memasuki hari ketiga …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 173

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
cover majalah
close-link