Thursday , October 29 2020
Home / Sosok / Kolaborasikan Konsep Brilian

Kolaborasikan Konsep Brilian

Membangun sebuah bisnis membutuhkan networking yang luas. Terlebih dalam bisnis properti, network ini sangat dibutuhkan agar proyek yang dikerjakan sukses.  Untuk itu diperlukan strategi yang matang, baik dari segi lokasi proyek, hingga mitra-mitra usaha dengan kredibilitas yang tentunya harus baik.
Membangunan dan menjalankan bisnis properti di Bali dengan pengelolaan sebagai hotel memang tidaklah mudah.  Apalagi di Pulau Bali ini sudah banyak sekali kondotel yang menawarkan suatu investasi yang menarik. Namun perlu satu strategi jita dalam menawarkan sebuah produk kondotel maupun villatel.
Geliat bisnis kondominium hotel (kondotel) dan Vila Hotel (Vilatel) semakin berkembang pesat di Bali. Sebagai salah satu pusat wisata dunia, pasar kondotel di Bali masih menjajikan.
“Bali adalah surga wisata. Dengan demikian, bisnis perhotelan adalah bisnis yang cukup menjanjikan di pulau dewata ini. Investor bisa mendapatkan nilai investasi yang cukup baik melalui yield dan capital gain,” ujar Direktur Prima Propertindo Group Ronny Tandanu.
Sebagai pelaku bisnis properti muda, tentunya hasil yang telah dicapainya tidak terlepas dari konsep yang ditawarkan pada proyek-proyek yang ditawarkan.  Menurutnya, saat ini banyak pengembang yang membangun baik apartemen maupun kondotel hanya menawarkan konsep bangunan minimalis moderen.
“Konsep yang kita tawarkan ini berbeda, kita membangun itu untuk end user. sementara investor itu sebagai pemilik belum tentu akan menggunakannya. karena itu, konsep bangunan yang kita bangun itu memang tujukan kepada end user, dimana bali yang menjadi target end user kita ini adalah wisatawan asing, jadi investor itu tinggal menikmati hasilnya yang diterimanya setiap tahun.
Di Bali yang benar-benar  harus di jaga adalah bisnis hospitality. jadi saya bisa katakan bahwa Agranusa dan The nest ini berada di jalur yang tepat sebagai investasi.
Untuk proyek Kondotel The Nest dan Villatel Agranusanya, Ronny tidak hanya menawarkan produk properti, namun juga program investasi yang terbilang sangat baik.  
Ronny menjelaskan bahwa program kita,  untuk kondotel atau villatel ini, berbeda dengan program-program yang sudah ada. Karena ini menyangkut opertor hotel yang kita pakai, yakni Prasanthi. Kita menawarkan program revenue sharing. Dimana investor akan mendapatkan revenue sharing sebesar 42,5 %.
“Ini berarti 57,5 %  untuk operator hotelnya. Jadi konsumen tidak perlu pusing, mau berapa besar operator hotel itu punya biaya-biaya pengelolaan, yang penting dia tahu dari seluruh omzet investir akan menerima 42,5 %.,” ujar pria kelahiran Medan tahun 1984 sambil menambahkan ini akan lebih mempercepat balik modalnya konsumen .
Dengan program seperti ini tambah Ronny, paling lama 10 tahun konsumen sudah BEP. Dimana konsumen punya uang sudah kembali, unit juga sudah menjadi miliknya dia. Ini yang membedakan dengan profit sharing yang BEP nya bisa lebih dari 10 tahun.
Disisi lain, suksesnya sebuah produk properti juga di dukung oleh tim marketing sebagai ujung tombak. Untuk masalah marketing ini, Ronny mempercayakan penjualan propertinya kepada para broker. Menurut Ronny, saat ini para investor lebih percaya kepada para broker.  
“investor-investor itu rata-rata lebih percaya kata-kata dari para broker ini. Apalagi broker-broker yang sudah ada nama. Kalau broker itu sudah mengatakan bahwa produk ini sangat bagus, para investor itu sudah yakin dan percaya dengan kata-kata broker tersebut,” ujar Ronny.   
Tidak tangung-tanggung, untuk memacu semangat para broker ini, perusahaan harus mengeluarkan kocek lebih dengan menawarkan berbagai program kepada para broker ini.
Sebelum mendatangkan para investor ke Bali untuk melihat lokasi proyek, para brokerpun di undang untuk menijau lokasi. Sedikitnya 120 broker diboyong untuk meninjau lokasi. Tujuannya agar para broker ini lebih yakin bahwa lokasi dan proyek kondotel dan villatel ini memang  benar-benar layak sebagai investasi yang menguntungkan.
“kita ingin memberikan kepercayaan kepada broker, bahwa kita tidak hanya memberikan informasi yang tidak hanya sekedar tong kosong nyaring bunyinya. Karena itu, kita berikan insetive yang demikian bagus, dengan mengadakan peninjauan ke lokasi,” papar Ronny.
Selain itu, tambah Ronny, kita juga memberikan insetive yang sangat menarik kepada para broker yang berhasil menjual. “kita akan memberikan 1 tiket ke Negara Rusia kepada broker-broker yang berhasil menjual 1 unit villa. Jadi setiap 1 unit villa yang berhasil mereka jual, mereka akan mendapatkan 1 tiket ke Negeri Rusia,” tutur Ronny.
Dengan strategi menggandeng broker ini, hasilnya cukup fantastis. Melalui program yang ditawarkan kepada para broker ini, hanya dalam kurun waktu dua bulan report penjualan pun meningkat.
“Terbukti saat gathering investor yang dihadiri 80 investor pada 14 September 2013, 95 % penjualan telah dibekukan dalam dua mega proyek tersebut,”ujar pria yang mengenyam pendidikan di salah satu Universitas di Singapura.
Target di bulan-bulan berikut, kita akan adakan gala dinner beserta undian untuk konsumen-konsumen yang sudah memastikan unitnya mereka dengan hadiah 1 unit brio dan 1 unit motor kawasaki 250 cc.
Untuk hal marketing ini, dikatakan Ronny, kita memang mempercayakan kepada para broker untuk melakukan penjualan. Apalagi, mereka para broker ini merupakan profesional dibidangnya. “jadi waktu akan menjadi lebih efisien,  daripada harus membentuk tim marketing sendiri yang tentunya akan lebih banyak memakan waktu lama. Mulai dari proses perekrutan hingga harus memberikan traning,” ujar Ronny.

Check Also

bang ancah

Nurmansyah Lubis, Auditor dan Barista Yang Siap Dampingi Anies Baswedan

SOSOK – Sudah dua tahun, kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong, sejak ditinggalkan Sandiaga Uno …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 174

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link