Wednesday , December 2 2020
Home / Breaking News / Kuota FLPP 2021 Bertambah, PPDPP : Pengembang dan Bank Percepat Akselerasi

Kuota FLPP 2021 Bertambah, PPDPP : Pengembang dan Bank Percepat Akselerasi

FLPP
Pemerintah menetapkan alokasi anggaran FLPP tahun 2021 sebesar Rp16,62 Triliun,

PROPERTI – Direktur Utama Badan Layanan Umum Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Arief Sabaruddin mengatakan, untuk memaksimalkan serapan anggaran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tahun 2021, diperlukan akselerasi kerja dua kali lipat dibandingkan tahun 2020.

Hal tersebut disampaikan Arief pada Rapat Koordinasi Bulanan Terkait Penyerapan FLPP Tahun 2020 bersama 20 Asosiasi Perumahan dan Perum Perumnas melalui aplikasi Zoom, Kamis, 8 Oktober 2020 kemarin. Dirinya mengingatkan dibutuhkan koordinasi yang strategis pada tahun 2021, salah satunya dengan membentuk forum komunikasi antara PPDPP dengan mitra kerjanya seperti bank pelaksana maupun pengembang.

BACA JUGA :   Siap Dihuni ASN, 51 Tower Rusunawa Ditjen Imigrasi Batam Selesai Dibangun

Seperti diketahui, Pemerintah telah menetapkan alokasi anggaran FLPP tahun 2021 sebesar Rp16,62 Triliun, meningkat cukup signifikan dibanding tahun 2020 sebesar Rp11 Triliun. Untuk tahun 2021, dana FLPP bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) murni dan Rp2,5 Triliun dari dana bergulir. Sehingga total alokasi anggaran mencapai Rp19,1 Trilun murni tanpa dana talangan, untuk 157.500 unit rumah.

“Akselerasi yang dapat dilakukan pengembang adalah dengan cara menyiapkan administrasi dari sisi supply yang clear dan clean dengan menggunakan kemajuan teknologi informasi yang saat ini telah diterapkan 100% oleh PPDPP,” ujar Arief  yang didampingi Direktur Layanan, Christ Robert Panusunan Marbun dan Direktur Operasi, Martanto Boedi Joewono.

BACA JUGA :   SML Dan BCA Gelar BCA Expo Dan Autoshow

Dengan menerapkan sistem otomatisasi dan Artificial Intelegency (AI), sambung Arief, berarti melaksanakan pekerjaan sesuai yang telah diatur, sehingga tidak akan terjadi deviasi. “Para pengembang dapat melihatnya dari tingkat provinsi hingga kecamatan, karena yang kita bicarakan ini adalah data akurat,” imbuh Arief.

Lebih lanjut Arief menyampaikan dalam pengembangan teknologi informasi PPDPP saat ini, para pengembang akan diberikan peran lebih jauh untuk dapat mengakses perkembangan supply & demand dalam database PPDPP guna memastikan ketersediaan hunian yang dibangun dapat tersebar merata di berbagai wilayah sebagai dasar pengembangan hunian.

Sementara itu, beberapa waktu lalu Menteri PUPR Basuki Hadimuljono pada peringatan Hari Habitat pada 5 Oktober 2020 lalu mengatakan, Pemerintah dalam sektor hunian telah memperluas akses kepada masyarakatnya untuk memperoleh hunian yang layak dan dilengkapi fasilitas yang memadai. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui penerapan aplikasi Sistem informasi KPR Subsidi Perumahan (SiKasep) yang dikelola oleh PPDPP untuk mempermudah komunikasi dan teknologi informasi.

BACA JUGA :   Ditawarkan, Proyek Infrastruktur Senilai Rp 21,7 Triliun di Jawa dan Bali

Database Management Control (MACO) PPDPP mencatat, per tanggal 9 Oktober 2020 pukul 14.50 WIB, jumlah masyarakat yang mendaftar SiKasep telah mencapai 238.022 pengguna, yang diantaranya 98.622 lolos subsidi checking dan 9.438 dalam proses verifikasi oleh bank pelaksana, dan 94.954 masyarakat telah memperoleh bantuan pembiayaan perumahan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan

Sedangkan reliasasi penyaluran bantuan pembiayaan perumahan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tahun 2020 per 9 Oktober 2020 telah mencapai Rp9,70  Triliun yang didistribusikan untuk 94.954 rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), atau telah mencapai  92,64% dari target penyaluran yang ditetapkan yaitu sebesar Rp11 Triliun. Sehingga total penyaluran FLPP dari tahun 2010 hingga 9 Oktober 2020 telah mencapai Rp54,07 Triliun untuk  750.556 unit rumah

Check Also

CubeOne Hadirkan Solusi Enkripsi Hindari Dari Pencurian Data

Teknologi:   Di era sekarang ini, hampir semua kegiatan dilakukan secara digital. Mulai dari hingga …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 174

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link