Friday , July 10 2020
Home / Breaking News / Menhub Resmikan St. Metland Telaga Murni, Pengembang Siapkan Fasilitas Tambahan

Menhub Resmikan St. Metland Telaga Murni, Pengembang Siapkan Fasilitas Tambahan

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, meresmikan Stasiun KRL Metland Telaga Murni, Kabupaten Bekasi, Selasa (13/08/2019).

TRANSPORTASI – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Selasa (13/8) meresmikan stasiun Kereta Api Metland Telaga Murni di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Dengan persemian stasiun ini diharapkan  dapat meningkatkan konekvitas dan pelayanan Jasa transportasi kereta api khususnya komuter Jabodetabek.

Prosesi peresmian Stasiun KRL Metland Telaga Murni ditandai dengan penandatanganan serah terima hibah yang dilakukan Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Zulfikri, dengan Presiden Direktur PT Metropolitan Land Tbk, Thomas J. Angfendy.

BACA JUGA :   Paramount Land Luncurkan Commercial Kavlings

Menhub Budi Karya Sumadi, mengatakan ini merupakan stasiun yang pertama dibangun atas kerjasama antara pemerintah dengan swasta, dalam hal ini PT Fajarputra Dinasti sebagai pengembang kawasan perumahan Metland Cibitung yang diserahkan kepada pemerintah. “Metland merupakan yang pertama kerja sama dalam pengembangan moda trasportasi kereta api.  ini bisa menjadi contoh yang baik atas kerjasama antara pemerintah dengan swasta,” katanya.

Sebelum diresmikan, Menhub datang dari Jakarta menggunakan KRL Commuterline dan sempat melihat fasilitas yang ada di Stasiun Telaga Murni Cibitung. Stasiun ini secara fasilitas hampir sama dengan stasiun KRL lain, bedanya adalah pembangunan stasiun dilakukan seluruhnya oleh swasta.

BACA JUGA :   Pendapatan Triniti Land Sepanjang Tahun 2019 Lalu Naik 8,3%

“Semoga ini bisa meningkatkan pelayanan untuk warga Bekasi, jika sebelumnya penumpang KRL naik dari atau ke stasiun mana sekarang dia sudah dekat tidak perlu waktu lama menuju stasiun langsung ke Jakarta,” katanya.

Kehadiran stasiun ini tentunya akan meningkatkan konektivitas dan meningkatkan pelayanan transportasi massal kereta komuter Jabodetabek yang selamat, aman, nyaman dan terjangkau bagi masyarakat,” ujar kepala biro Komunikasi dan informasi publik, Hengki Angkasawan.

Pembangunan stasiun Metland Telaga Murni merupakan tindak lanjut perjanjian kerjasama antara direktorat Jenderal Perkeretaapian dengan pemerintah kabupaten wilayah Bekasi dan PT Fajarputra Dinasti pada tahun 2014. Kemudian dilanjutkan dengan proses pembangunan pada tahun 2015 sampai dengan tahun 2018.

BACA JUGA :   PUPR Serahterimakan 20 Unit Rumah Khusus Untuk Warga Pegunungan Arfak

Pembangunan tersebut diprakarsai Pemerintah Kabupaten Bekasi yang pembangunannya melibatkan peran serta Swasta, dalam hal ini pengembang kawasan pemukiman di wilayah Kabupaten Bekasi. Lokasi Stasiun Metland Telaga Murni ini terletak di antara lintas Jakarta – Cikampek, tepatnya antara stasiun Cibitung dan stasiun Cikarang di Desa Telaga Murni.

Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja mengatakan, hasil pembangunan ini merupakan wujud nyata dan sinergitas perencanaan pembangunan dan pola kerja sama antara pemerintah pusat, daerah, dan swasta yang didasari kepentingan bersama untuk mengatasi masalah kemacetan yang terjadi di wilayah mitra DKI Jakarta.

“Warga Bekasi patut bangga dengan kehadiran stasiun baru ini karena proses pembangunan stasiun ini sudah melalui proses yang cukup panjang memakan waktu lima tahun,” katanya.

BACA JUGA :   Metland Rilis Royal Venya Ubud Bali

Menurut Eka, masih terdapat beberapa rencana pembangunan infrastruktur penunjang yang dibutuhkan dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Di antaranya penyediaan tempat parkir sebagai fasilitas penunjang stasiun tersebut.

Stasiun Metland Telaga Murni, ini telah dilakukan uji coba pengoperasian sejak tanggal 18 mei 2019 hingga diresmikan pengoperasiannya (Selasa 13/8).  Dari hasil uji coba  selama dua bulan tersebut telah dilakukan evaluasi secara keseluruhan, Stasiun Metland Telaga Murni dinyatakan layak operasi.

BACA JUGA :   Dukung Pengembangan BIJB, Metland Bangun Hotel Horison Ultima

PT Metropolitan Land (Metland) telah melakukan pembangunan Stasiun Telaga Murni sejak Agustus 2016. Dana yang dikucurkan untuk membangun stasiun ini mencapai Rp 51 miliar.

Luas tanah Stasiun Metland Telaga Murni 2,051 m2 dan luas bangunan 2,630 m2. Stasiun ini memiliki fasilitas peron 260 meter untuk melayani 12 rangkain kereta. Stasiun ini dibangun sesuai spesifikasi teknis sehingga memenuhi standar pelayanan minumum stasiun perkotaan, berupa fasilitas seperti ticketing gate, closed Circuit Television (CCTV) serta petunjuk informasi kereta dan petunjuk jalur bagi penumpang.

BACA JUGA :   Olympic Kembangkan Kawasan Industri Berkonsep Ecosentro

Anhar Sudradjat, Wakil Presiden Direktur PT Metropolitan Land Tbk, menerangkan saat jumpa pers bahwa pembangunan stasiun KRL ini merupakan sebuah pola pengembangan baru, dimana swasta membangun kemudian menyerahkan kepada pemerintah.

“Stasiun ini dibangun dengan skema agak berbeda. Biasanya beberapa pihak melaksanakan revitalisasi atau renovasi terhadap stasiun, namun kalau ini kami membangun dari awal. Dari tadi tidak ada fasilitas stasiun, menjadi ada,” ujar Anhar.

Untuk itu, tambahnya kami berharap stasiun Metland Telaga Murni menjadi salah satu fasilitas yang bisa digunakan oleh para penghuni di kawasan metland Cibitung untuk memudahkan akses dalam berpergian.

BACA JUGA :   Infinity by Crown diperkenalkan di Jakarta

Selanjutnya pengembangan stasiun baru ini bukan hanya untuk meningkatkan peran pelayanan KRL tetapi juga dapat mendorong masyarakat untuk menggunakan sarana transportasi massa, sehingga dapat mengurangi beban jalan yang sudah sedemikan padat dan mengurangi emisi kendaraan bermotor.

“Apalagi Pembangunan stasiun ini juga sudah disiapkan jalur dwiganda, sehingga rencana pemerintah untuk menuntaskan pembangunan jalur doubledouble track (DDT) dapat segera dituntaskan sampai Cikarang sehingga frekuensi perjalanan kereta menjadi lebih sering,”tambahnya.

Dalam pengembangan kedepan, Pengembang  akan membangun beberapa fasilitas kawasan disekitar stasiun tersebut, seperti lahan parkir, apartemen, milenial park yang merupakan fasilitas FnB serta Waterland untuk wahana bermain anak yang akan diwujudkan pada kuartal IV-2019.

BACA JUGA :   Momen Pilpres dan Lebaran Telah Usai, Pasar Properti Mulai Tancap Gas

Nitik Hening Muji Raharjo, Direktur Operasional Metland menambahkan untuk fasilitas perparkiran, pihaknya telah menyiapkan lahan fasos fasum yang akan segera di serah ke pemerintah daerah, diantaranya lahan tersebut akan digunakan sebagai fasilitas parkir sebagai penunjang stasiun ini.

Selain itu lanjutnya, akan dibangun terminal bus yang lokasinya juga tidak jauh dari Stasiun Metland Telaga Murni dengan luas lahan sekitar 3000 meter untuk keperluan pembangunan terminal tersebut. (*)

Check Also

bedah rumah jambi

Program BSPS, Kementerian PUPR Rehab 4.500 Unit RTLH di Jambi

DAERAH – Sebanyak 4.500 unit rumah tidak layak huni (RTLH) di Provinsi Jambi tahun ini …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 172

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link