Friday , July 10 2020
Home / Breaking News / Pengembang Perlu Lakukan Tiga Hal Ini Dalam Menghadapi Covid-19  

Pengembang Perlu Lakukan Tiga Hal Ini Dalam Menghadapi Covid-19  

Manfaat teknologi digital dalam memasarkan produk

BERITA PROPERTI – Dalam kondisi pandemi Covid-19 yang saat ini tengah melanda dunia, dibutuhkan inovasi pengembang properti untuk tetap bertahan. Menurut Lamudi.co.id, ada tiga kunci utama yang harus dilakukan pengembang saat ini.

Mart Polman, Managing Director Lamudi.co.id mengatakan, virus covid-19 yang melanda Indonesia akan memberikan kesulitan tersendiri bagi pengembang untuk melakukan aktivitas bisnis mereka. Saat ini hal terpenting yang harus dilakukan adalah bagaimana cara pengembang bisa beradaptasi dengan kondisi ini dengan memberikan nilai kepada masyarakat dan konsumen, dan itu memaksa kita untuk berinovasi dalam bekerja.

BACA JUGA :   2017, Optimis Properti Akan Rebound

“Karena meningkatnya jumlah orang yang bekerja dari rumah, kami melihat ada peningkatan aktivitas berselancar di dunia maya, termasuk pada portal kami Lamudi.co.id dan media sosial seperti Facebook dan Instagram. Ini memberikan peluang bagi pelaku bisnis properti untuk menjangkau orang-orang ini menggunakan pemasaran digital,“ kata Mart.

Lamudi.co.id menyampaikan hal tersebut dalam webinar Strengthening Your Marketing Strategy in Times of Crisis, pekan lalu. Webinar yang digelar bekerjasama dengan Facebook ini sendiri sengaja diadakan oleh Lamudi untuk membantu para pangembang properti memasarkan produk mereka agar tetap mendapatkan hasil yang maksimal di tengah pandemi corona.

BACA JUGA :   Pendapatan SCG Meningkat, Namun Laba Alami Penurunan

Bagi pengembang yang saat ini ingin mengetahui bagaimana cara memasarkan produk properti di tengah wabah corona, berikut ini adalah beberapa hal yang disampaikan dalam webinar tersebut dan harus diperhatikan :

Pastikan Keamanan Konsumen
Memberikan nilai keamanan untuk konsumen merupakan hal terpenting dalam memasarkan produk properti, apalagi di tengah wabah seperti ini. Untuk itu, hal yang bisa pengembang lakukan adalah menyebarkan informasi secara aktif tentang kegiatan yang dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona di lokasi proyek, kantor marketing ataupun show unit. Contohnya seperti pemeriksaan suhu ketika ingin masuk ke kantor marketing, distribusi masker, penyemprotan cairan desinfektan dan lain-lain. Informasi-informasi tersebut bisa pengembang sebar melalui sosial media.

Berkontribusi untuk Masyarakat
Nilai lain yang bisa pengembang lakukan adalah berkontribusi untuk masyarakat dengan cara melakukan aktivitas corporate social responsibility (CSR) untuk melawan virus corona. Atau bisa juga dilakukan dengan charity program, seperti membuat program amal 10% dari pembayaran angsuran tunai akan digunakan untuk membeli APD.

BACA JUGA :   Kini, Beli Unit Apartemen Defontein Menteng Bisa Melalui KPA BCA

Inovasi Cara Kerja Pengembang
Guna memutus mata rantai penyebaran virus corona, pemerintah akhirnya menyerukan physical distancing, kebijakan ini tentunya dapat membatasi aktivitas masyarakat termasuk kegiatan jual-beli properti. Melihat kondisi ini, sebaiknya pengembang sekarang dapat memikirkan kembali proses pemasaran dengan cara menawarkan produk tanpa harus bertemu langsung dengan calon pembeli.

Check Also

bedah rumah jambi

Program BSPS, Kementerian PUPR Rehab 4.500 Unit RTLH di Jambi

DAERAH – Sebanyak 4.500 unit rumah tidak layak huni (RTLH) di Provinsi Jambi tahun ini …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 172

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link