Thursday , December 3 2020
Home / Indeks Berita / Pentingnya Menjaga Keamanan Data di Era ‘New Normal’

Pentingnya Menjaga Keamanan Data di Era ‘New Normal’

foto : ilustrasi

Teknologi : Masalah keamanan data merupakan salah satu aspek penting dari sebuah sistem informasi. Namun masalah keamanan sering kali kurang mendapat perhatian dari para pemilik dan pengelola sistem informasi. Bahkan Seringkali masalah keamanan berada diurutan kedua, atau bahkan di urutan terakhir dalam daftar hal-hal yang dianggap penting. Kebocoran atau pembobolan akses keamanan dan database konsumen tentunya akan membahayakan bisnis serta reputasi perusahaan.

Sejak penyebaran Virus corona mulai teridentifikasi pada Desember  2019, roda ekonomi maupun kebiasaan orang perlahan berubah. Berbagai sektor industry mengalami kemacetan. Namun tidak dengan bisnis e-ccommerce.

BACA JUGA :   Wika Gedung Bangun Apartemen Di Karawang

Bahkan di Indonesia, di Indonesia, aplikasi e-commerce merupakan aplikasi yang paling banyak diunduh oleh masyarakat yakni sebesar 48,9 %, hal ini menjadi salah satu indikasi kebiasaan masyarakat telah berubah.

Seiring dengan gencarnya belanja melalui daring, keamanan data pribadi masyarakat dipertanyakan. Pada prinsipnya konsumen memiliki berbagai opsi keamanan ketika mengakses akun mereka, dari sidik jari, PIN, hingga OTP.

Julyanto Sutandang, CEO PT Equnix Business Solutions, sebuah perusahaan lokal penyedia jasa solusi teknologi informasi berbasis Open Source mengungkapkan bahwa Keamanan data nasabah adalah kebutuhan yang mutlak, tanpa itu perusahaan tidak dapat mempertahankan kepercayaannya. Data nasabah adalah kekayaan perusahaan yang terbesar.

BACA JUGA :   3.500 Unit Rumah Penerima BSPS Di Lampung Disemprot Desinfektan

“Security breach atau pembobolan sistem yang berakibat kebocoran data akan membahayakan bisnis perusahaan tersebut, dan bisa memberikan dampak negatif seperti hilangnya kepercayaan konsumen dan rusaknya reputasi perusahaan. padahal kita semua sedang menuju era ‘New normal’ yang bergantung pada platform digital,” kata Julyanto dalam keterangan persnya yang diterima redaksi Kamis (21/5/2020)..

Kondisi tersebut, pada akhirnya akan merugikan perusahaan karena konsumen akan pindah ke kompetitor. Intinya, jika data dalam suatu sistem rusak, hilang, atau dicuri, maka bencana akan menghampiri.

Berdasarkan statusnya, data dikategorikan menjadi tiga jenis, yakni Data In transit (bergerak), Data In Use, dan Data at Rest (diam).  Umumnya pengamanan dilakukan dengan metode enkripsi yang akan menjadikan data tersebut tampil dalam bentuk scrambled sehingga menjadi tak memiliki arti.

Apalagi Data  merupakan harta terpenting dalam perusahaan finansial, sehingga pengamanan data mutakhir adalah wajib, memastikan tingkat keamanan tertinggi dan tetap dapat terkelola dengan baik. Semakin perusahaan menghargai nasabahnya, makin tinggi standar keamanan yang digunakan untuk mengamankan data at rest, data in use, maupun data in transit.

Dalam hal konteks keamanan, idealnya data wajib memenuhi tiga syarat CIA (Confidentiality, Integrity, dan Availability) dan akan menjadi rentan bocor jika tidak memenuhi salah satu saja dari tiga syarat keamanan tersebut.

Enkripsi setidaknya sudah memenuhi dua syarat dan kendali akses dengan ACL dn Manajemen Key menyempurnakannya.

BACA JUGA :   Bank DKI Distribusi KJP Plus Tahap Dua Ke Kepulauan Seribu

Guna mengatisipasi dan mengatasi hal tersebut, Julyanto mengungkapkan ada dua hal yang harus diterapkan, Pertama, Memperkuat autentikasi dengan Single Sign On dan HSM/Smartcard. Dengan proteksi yang lebih baik ini, tidak ada password akses yang dapat dipergunakan oleh siapapun kecuali sistem. Kedua, Menerapkan Enkripsi data dengan autentikasi yang canggih agar data yang sedang berada dalam storage (Data-At-Rest) tidak dapat disadap/diambil (bocor) oleh yang tidak berwenang.

Demi mengamankan data at rest, perusahaan bisa menggunakan dua cara yakni mengenkripsi data tepat sebelum disimpan atau mengenkripsi lokasi penyimpanan tersebut, di manapun data tersebut disimpan.

BACA JUGA :   Begini Kondisi Pasar Properti Batam di Tengah Pandemi

CubeOne™ adala produk Enkripsi yang sangat cocok untuk aplikasi yang membutuhkan database kinerja tinggi, menyimpan informasi penting (pribadi),  memiliki sistem manajemen kunci yang mumpuni dan tidak memungkinkan terjadinya pengungkapan data dan kunci pada saat bersamaan –dalam kondisi apapun–. Hal itu karena plaintext tidak disimpan dalam disk server Aplikasi. Didukung  algaritma ARIA, AES, SEED, TDES, DES, dan SHA.

CubeOne™ juga mendukung integrasi dengan HSM (Hardware Security Module) –perangkat standar industri perbankan untuk menjamin end-to-end security– maupun SSM. CubeOne memiliki 2 fitur sebagi Plug-in atau API untuk Aplikasi.

“Keunggulan terbesar dari Enkripsi yang diberikan oleh CubeOne, adalah kemampuannya melakukan pengurutan data yang terenkripsi. CubeOne adalah satu-satunya di dunia yang menyediakan fitur canggih ini. Pengurutan data atau data Indexing, di atas data enkripsi,” ujar Julyanto.

BACA JUGA :   Bidik Kalangan Milenial, Penjualan Apple3 Condovilla Capai 200 Unit

Kondisi ini akan menjamin keamanan sekaligus memudahkan dan mempercepat proses pencarian data karena tidak diperlukan lagi proses dekripsi data. Fitur ini menjadikan CubeOne™ sebagai satu-satunya produk enkripsi data/database yang bisa memberikan proteksi keamanan maksimal hingga ke Data-In-Use.

Kemampuan dan keunggulan CubeOne™ sudah diakui dan dibuktikan dengan mendapat penghargaan NEP (New Excellent Product) serta hak paten di dalam maupun luar negeri. Banyak proyek pengembangan sistem berskala besar sudah mengakui dan menggunakan CubeOne™ seperti SKT (South Korean Telecom) dan Health Insurance Review & Assessment Services.

BACA JUGA :   Sedang Dibangun, YELLO Hotel Cilacap, hotel YELLO Pertama di Jateng

“Dengan beberapa alternatif solusi keamanan database yang dapat dijalankan oleh perusahaan, setidaknya konsumen dapat tidur nyenyak dan tidak perlu khawatir data pribadinya berpindah kepada pihak yang tidak bertanggungjawab,”ujarnya.

Check Also

CubeOne Hadirkan Solusi Enkripsi Hindari Dari Pencurian Data

Teknologi:   Di era sekarang ini, hampir semua kegiatan dilakukan secara digital. Mulai dari hingga …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 174

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link