Monday , September 28 2020
Home / Indeks Berita / Program Sejuta Rumah Efektif Bantu Masyarakat Hadapi Pandemi Covid-19

Program Sejuta Rumah Efektif Bantu Masyarakat Hadapi Pandemi Covid-19

Khalawi
Direktur Jenderal Perumahan, Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid saat video conference melalui aplikasi zoom

RUMAH RAKYATProgram Sejuta Rumah dinilai efektif dan sangat tepat untuk membantu masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Adanya rumah yang layak huni masyarakat diharapkan dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan kebersihan lingkungannya dapat membuat masyarakat dapat tinggal di rumah dengan nyaman dan terhindar dari penularan Covid-19.

BACA JUGA :   Progres Pembangunan Jembatan Tumbang Samba di Kalteng Mencapai 99%

“Program Sejuta Rumah ini adalah wujud nyata bahwa negara hadir untuk masyarakat agar dapat memiliki dan tinggal di rumah yang layak huni. Apalagi di masa pandemi Covid -19 ini, rumah menjadi salah satu elemen penting bagi masyarakat untuk melakukan aktifitas sehari-hari bersama keluarganya,” ujar Direktur Jenderal Perumahan, Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid melalui aplikasi video conference zoom di Jakarta, Selasa (2/6/2020).

Khalawi menerangkan, adanya berbagai bantuan Program Sejuta Rumah seperti pembangunan rumah, susun, rumah khusus, rumah swadaya dan bantuan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) perumahan dan KPR bersubsidi diharapkan dapat membuat masyarakat dapat menempati rumah yang layak. Dengan demikian, mereka bersama keluarganya dapat ikut mematuhi himbauan pemerintah untuk #dirumahsaja dan melakukan aktifitas seperlunya saja.

BACA JUGA :   Menteri PUPR : Infrastruktur Menjadi Pengungkit Pertumbuhan Ekonomi

Di masa pandemi Covid-19 ini, imbuh Khalawi, sekitar 80 persen lebih aktifitas masyarakat dilakukan di rumahnya masing-masing. Adanya kebijakan physical distancing atau menjaga jarak serta Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah tentunya membuat mobilitas masyarakat berkurang.

Adanya kebijakan new normal yang akan dilaksanakan pemerintah dalam waktu dekat tentunya diharapkan juga ikut mendukung kinerja dan capaian Program Sejuta Rumah di Indonesia.

BACA JUGA :   Tarif Tol Bandara Soetta Untuk Gol I dan II Naik, Berlaku Mulai 12 Mei

“Hampir 86 persen kegiatan masyarakat berada di rumah. Hal ini membuat pemerintah lebih bersemangat dalam melaksanakan Program Sejuta Rumah. Apalagi rumah kini tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal tapu juga sebagai tempat kerja, kantor, tempat belajar anak dan beribadah. Rumah itu sangat penting untuk masyarakat,” terangnya.

Terkait dengan pelaksanaan Program Sejuta Rumah dalam menyongsong new normal, Ditjen Perumahan Kementerian PUPR telah menyiapkan sejumlah kebijakan padat karya di dua program perumahan. Kedua program tersebut adalah Program Padat Karya di dalam pelaksanakan program Bantuan Stimulan perumahan Swadaya (BSPS) dan bantuan PSU rumah bersubsidi.

BACA JUGA :   Mudahkan Kelola Apartemen, Realta Luncurkan BIMASAKTI as a Service

“Melalui program padat karya bidang perumahan di seluruh Indonesia tersebut kami ingin menggerakkan perekonomian masyarakat dengan menyalurkan bantuan melalui alokasi upah kerja bagi masyarakat yang ingin bekerja di sektor pembangunan perumahan,” katanya.

Check Also

IFRA 2020

Animo Tinggi, IFRA Virtual Expo 2020 Diperpanjang Hingga 30 September

UMUM – Gelaran pameran waralaba dan lisensi virtual ‘IFRA Virtual Expo 2020’ memasuki hari ketiga …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 173

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
cover majalah
close-link