Thursday , January 21 2021
Home / Breaking News / PUPR dan UGM Jalin Kerjasama, Luncurkan KKN Tematik Perumahan

PUPR dan UGM Jalin Kerjasama, Luncurkan KKN Tematik Perumahan

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid (dua dari kiri) saat kunjungan ke UGM

BERITA PROPERTI – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggandeng Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta untuk melaksanakan kerjasama di bidang perumahan. Salah satunya melalui pelaksanaan perjanjian kerjasama untuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik untuk Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

“Kementerian PUPR menginginkan adanya keterlibatan perguruan tinggi untuk ikut mengawal program perumahan untuk masyarakat,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid di Yogyakarta, Jumat, (6/3).

BACA JUGA :   Jawa Dominasi Smart City Di Indonesia, Mulai Berkembang di Wilayah Lain

Khalawi menerangkan, pelaksanaan Kuliah KKN Tematik perumahan merupakan salah satu bentuk kerjasama yang disepakati Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR dan UGM. Selain itu ada juga program magang mahasiswa serta kerjasama dalam program penelitian dan pengembangan.

Kerjasama KKN Tematik untuk program BSPS, imbuhnya, sudah dimulai pada tahun lalu dengan pilot project kegiatan di wilayah Kedungsari, Pengasih, Kulon Progo. Setidaknya ada 50 mahasiswa yang ikut membantu proses pembangunan rumah penerima manfaat program bedah rumah. “Mahasiswa harus ikut berperan aktif dalam program prumahan. Dari Program BSPS ini mereka dapat ikut membantu masyarakat dalam mewujudkan rumah yang layak huni,” terangnya.

BACA JUGA :   Jelang Akhir Maret 2020, Belanja Infrastruktur PUPR Tembus Rp 9,13 Triliun

Khalawi berharap pada tahun ini UGM dapat menerjunkan sekitar 1.000 mahasiswa untuk bisa mengikuti kegiatan KKN Tematik bidang perumahan mulai April 2020 mendatang.

Senagai informasi, Kementerian PUPR dalam pelaksanaan Program Sejuta Rumah memiliki berbagai macam program seperti pembangunan rumah susun, rumah khusus bantuan prasarana sarana utilitas (PSU) perumahan dan penyaluran BSPS atau bedah rumah. Dalam Program BSPS ini Kementerian PUPR menyalurkan bantuan berupa dana pembangunan Rp. 17,5 juta untuk peningkatan kualitas rumah dan Rp 35 juta untuk pembangunan rumah baru.

BACA JUGA :   ISPI Rilis New London Di Mutiara Gading City

Dana Program BSPS teesebut disalurkan melalui perbankan dan diterima oleh masyarakat dalam bentuk bahan material bangunaj dan upah tukang. Guna melakukan verifikasi terhadap calon penerima bantuan dan penetapan lokasi bedah rumah, Kementerian PUPR juga menugaskan Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) serta mendampingi masyarakat dalam pembangunan rumahnya.

Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Kerjasama Sugeng Sapto Suryono mengatakan, UGM siap membantu Kementerian PUPR untuk pendampingan mahasiswa dalam program BSPS. Adanya KKN Tematik akan lebih memberi manfaat bagi mahasiswa untuk belajar bagaimana membantu masyarakat kurang mampu untuk meningkatkan kualitas rumahnya.

BACA JUGA :   Metro Penthouse Pelopor Kawasan Metropolis di Bandung Timur

“Kami siap menerjunkan mahasiswa akan untuk ikut serta dalam kegiatan pendampingan seperti melakukan verifikasi masyarakat kurang mamou yang layak mendapatkan bantuan bedah rumah dan mengoptimalkan bantuan stimulan yang diberikan. Kami juga siap membantu membuat desain rumah layak huni yang akan dibangun sehingga ada ciri khas daerahnya,” katanya.

Check Also

Pemerintah Perbaiki Rumah dan Bangunan Terdampak Gempa di Sulbar

UMUM – Presiden Joko Widodo menyatakan, untuk gedung-gedung pemerintahan yang rusak dan roboh akan dibangun …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 175

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link