Friday , September 25 2020
Home / Nasional / Ekonomi / REI Beri Masukan Pada DPR

REI Beri Masukan Pada DPR

Permasalahan pertanahan masih sering muncul hingga saat ini. Oleh karena itu, Rancangan Undang-undang (RUU) Pertanahan yang saat ini tengah dibahas di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) disambut baik oleh sejumlah kalangan, khususnya para pengusaha properti. Bahkan, pengusaha yang tergabung di Realestate (REI) itu banyak memberikan masukan untuk RUU tersebut.
“Sebagai wadah bagi perusahaan pengembang, maka Dewan Pimpinan Pusat Realestat Indonesia (DPP REI) menyambut positif pembahasan RUU tentang Pertanahan di Komisi II DPR RI. Karena itulah, REI telah membentuk kelompok kerja RUU Pertanahan untuk memberikan masukan konstruktif kepada pembuat undang-undang,” ujar Ketua Umum DPP REI Eddy Hussy pada pembukaan seminar sehari Bedah RUU Pertanahan Demi Menghasilkan Produk Hukum yang Memberi Kepastian Usaha Jangka Panjang, Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat, dan Daya Saing Global, Selasa (6/5/2014).
Masukan tersebut, sambung Eddy, melibatkan para pakar dari berbagai disiplin ilmu. Hasil pemikiran para pakar itulah yang kemudian diusulkan kepada DPR dan pemerintah, agar produk hukum yang akan dihasilkan tersebut mampu menciptakan pertumbuhan iklim invetasi yang kondusif sekaligus menjadi solusi komprehensif terhadap berbagai persoalan pertanahan di Indonesia,” jelas Eddy.
Menurut Eddy, ada beberapa pasal dalam RUU Pertanahan yang berpotensi menurunkan daya saing dan kepastian usaha jangka panjang. Salah satunya pasal yang menyebutkan pembatasan luas maksimal lahan untuk pengembangan kawasan perumahan. Tanpa pembatasan itu sebenarnya masyarakat sendiri yang diuntungkan. Pengembang bisa membuat fasilitas sosial dan fasilitas umum.
“RUU Pertanahan bisa menjawab secara menyeluruh masalah pertanahan di Indonesia. Harapannya, hal ini akan mendorong iklim bisnis yang sehat. Kami berkeyakinan hasil kajian akademik yang digagas DPP REI akan memberikan pemikiran segar dan diimplementasikan untuk melengkapi UUPA,” ujar Eddy.

Check Also

BI Pangkas Lagi Suku Bunga Acuan, Analis : Sektor Properti Jadi Menarik

EKONOMI – Bank Indonesia (BI) kembali memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 173

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
cover majalah
close-link