Friday , November 27 2020
Home / Breaking News / Sah, Ibukota Baru RI Diputuskan Berada Di Provinsi Kalimantan Timur

Sah, Ibukota Baru RI Diputuskan Berada Di Provinsi Kalimantan Timur

Ketua Umum DPP REI, Soelaeman Soemawinata

NASIONAL – Teka-teki dimana letak ibukota baru negara Indonesia akhirnya terjawab sudah. Siang ini, Senin (26/8) Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) resmi mengumumkan bahwa pemerintah memilih Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di Kabupaten Kutai Kertangera, Provinsi Kalimantan Timur sebagai lokasi ibu kota baru. “Yang paling ideal sebagai lokasi ibu kota baru adalah di Kalimantan Timur,” kata Jokowi.

Pengumuman resmi dari Presiden ini disampaikan dengan didampingi oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Sejumlah pejabat terkait seperti Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. Hadir juga Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar ikut mendampingi.

BACA JUGA :   Membangun Family Resilience Di Tengah Pandemi Covid-19

Sebelumnya memang sudah ditebak bahwa Kalimantan Timur akan dipilih menjadi lokasi ibukota baru negara. Pasalnya, Kalimantan Timur memiliki keunggulan dari segala hal, didukung dengan infrastruktur yang sudah sangat lengkap. Daerah ini mempunyai dua kota besar yakni Samarinda dan Balikpapan dengan dua bandara besar.

Beberapa waktu lalu presiden Jokowi mengatakan, munculnya wacana pemindahan ibukota baru karena selama ini denyut kegiatan ekonomi terpusat di Jakarta dan Pulau Jawa. Dengan adanya kegiatan ekonomi yang terpusat ini membuat Pulau Jawa menjadi sangat padat dan menciptakan ketimpangan dengan pulau-pulau di luar Jawa.

BACA JUGA :   APL Rilis Hunian Bagi Millennial, Angsuran Hanya Rp2jutaan

“Rencana pemindahan ibukota ke Pulau Kalimantan diletakkan dalam konteks pemerataan. Saya berharap pemindahan ibu kota akan mendorong pertumbuhan ekonomi baru, sekaligus memacu pemerataan dan keadilan ekonomi di luar Jawa,” ujar Jokowi kala itu.

Jokowi juga menjamin dukungan pendanaan bagi pemindahan ibu kota akan sekecil mungkin menggunakan APBN. Pemerintah akan dorong partisipasi swasta, BUMN, maupun skema Kerja sama Pemerintah Badan Usaha.

BACA JUGA :   Buka Lagi Pasca PSBB, Okupansi Mall Milik Metropolitan Land Baru 30%

Menanggapi keputusan ini, Ketua Umum DPP REI Soelaeman Soemawinata mengatakan pihaknya mendukung dan siap memberikan dukungan untuk mengembangkan kawasan tersebut. Bahkan dirinya juga siap memberikan masukan langsung bagaimana menguasai lahan untuk pengembangan wilayah. Hal ini sudah terbukti sukses ia lakukan saat pengembangan kawasan Serpong dan sejumlah kawasan lainnya.

“Ada caranya yang tepat dan dijamin tidak merugikan semua pihak. Hal ini agar tidak banyak para spekulan yang akan bermain,” ujar Soelaeman Soemawinata.

Check Also

Ini Dia, Bank Syariah Yang Tetap Berkinerja Baik Di Tengah Pandemi

Perbankan : Potensi perbankan syariah di Indonesia dinilai sangat luas dan besar.  Bahkan diperkirakan perbankan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 174

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link